BREAKING NEWS
latest
header-ad

468x60

header-ad

GLOBAL

internasional
Sa'adillah Fajar Mokhammad


Skrinews.com - Semakin hari jumlah pasien yang terinfeksi virus corona kian bertambah, dari beberapa wilayah Indonesia paling besar terinfeksi adalah Jakarta. Alasan selain jakarta berpenduduk banyak, mobilitas sosial disana tergolong tinggi. Karena merupakan ibukota negara Indonesia sehingga banyak interaksi antar masyarakat. Meskipun dari beberapa warga yang sadar akan bahaya nya virus ini, tetapi tidak sedikit juga yang masih saja menjumpai kerumunan orang contohnya anak muda yang masih nongkrong seakan akan mereka tidak takut akan bahaya corona padahal telah dihimbau untuk dirumah saja oleh pemerintah.
Beberapa kebijakan telah dilakukan salah satunya dengan social distancing. Social distancing berarti pemberian jarak kegiatan sosial. Namun hingga saat ini social distancing tidak mengurangi penyebaran corona, malah sampai saat ini penyebaran virus ini kian bertambah pesat. Sebagian warga yang panik akan penyebaran yang bertambah luas ini sehingga menginginkan pemerintah untuk melock down sementara negara indonesia. Tetapi sebagian warga yg lain tidak ingin lockdown dikarenakan mereka masih membutuhkan pekerjaan, dimana pekerjaan mereka adalah yg dibayar per hari seperti buruh pabrik bahkan ada juga yang per jam. Selain itu ada pedagang pedagang kecil yang penghasilannya didapat setiap hari dengan berdagang. Mereka tidak mendapat penghasilan jika lockdown di terapkan. Untuk itu diharap ada bantuan dari pemerintah untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.
Mungkin saat ini pemerintah juga binggung dalam menangani penyebaran corona karena sampai saat ini dari kebijakan social distancing hingga diganti nama physical distancing yg berarti tidak hanya social yang kita batasi tetapi juga fisik kita yg benar-benar beberapa hari harus di rumah saja tanpa beraktifitas sedikiptpun di luar. Tetapi belum membantu penyebaran virusnya. Untuk itu perlu kebijakan lain yang benar-benar mewajibkan orang agar di rumah saja. Banyak yang bilang bahwa perekonomian mati jika seperti itu. Namun jika tidak demikian penyebaran akan meningkat dan yang mati bukan hanya perekonomian namun bisa negara kita yg mati. Jadi perlu adanya penegasan dari pemetintah. Tidak hanya semata mata di lockdown tetapi mereka perlu karantina wilayah. Maksud dari karantina wilayah itu sendiri yaitu mereka yang berada d luar Indonesia maupun luar daerah tidak diperbolehkan untuk kemana mana selama waktu yang telah ditentukan, jika ada yang masih keluar diberikan sanksi yg tegas agar masyarakat juga takut untuk keluar rumah. Disamping itu, pemerintah tidak hanya diam ketika karantina wilayah. Pemerintah ikut membantu men supply bahan makanan kepada keluarga yang kurang mampu yang tidak bisa membeli bahan pokok ketika karantina wilayah berlangsung.  Jadi yang benar-benar bekerja hanya yang benar-benar dibutuhkan seperti rumah sakit yang menangani corona. Seharusnya kita sebagai masyarakat menaati peraturan yang dibuat oleh pemerintah dan melakukan aktivitas sewajarnya saja.

Nama : Sa'adillah Fajar Mokhammad
Tempat tanggal lahir : Lamongan, 04 April 1996
No HP : 081554948250
Pekerjaan : Mahasiswa Program Studi Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Universitas Muhammadiyah Malang)
Alamat : Perumda deket gang 8 no 20, Kecamatan Deket, Kabupaten Lamongan

Skrinews - Pekerjaan Manusia Mulai Digantikan Oleh Robot, Adakah Pajak Untuk Robot ?

Moh.Rizal

Skrinews.com - Jika berbicara tentang teknologi kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi selalu untuk membantu,disamping juga sebagai pengacau karena saat ini hampir di semua Negara berkembang sudah mulai memanfaatkan kemajuan teknologi yang sudah ada karena tidak dapat di pungkiri lagi seiring berjalanya waktu kemajuan teknologi itu sendiri sudah mempermudah manusia dalam berbagai hal karena hal yang mungkin dulu sangat mustahil dilakukan saat ini sudah lumrah dilakukan,seperti halnya saling member kabar dengan sangat cepat dengan ponsel yang kita miliki saat ini dengan jarak jauh,sedangkan dulu kita harus menggunakan surat sebagai pemberi kabar,namun saat ini kita tidak perlu lagi melakukan hal itu lagi karena dengan ponsel yang kita punya kita bias menggunakan sosial media seperti whatsapp,instagram dan lain sebagainya dengan sangat cepat. Bahkan kita bias saling bertatap muka dengan kerabat kita dengan melakukan panggilan vidio. Namun kita juga harus melihat dari kacamata yang berbeda karena selain mempermudah aktivitas manusia saat ini kemajuaan teknologi saat ini sudah mulai meresahkan manusia karena dengan kecanggihan yang terus menerus di update saat ini sudah mulai menggantikan pekerjaan yang di lakukan manusia dengan kemajuan teknologi yang bernama Robot. Yang dimana saat ini sudah banyak terjadi di berbagai Negara termasuk di Indonesia sendiri. Pekerjaan yang sudah bertahun-tahun di lakukan oleh manusia di berbagai perusahaan atau pabrik sebagai sumber pendapatan manusia saat ini sudah banyak di gantikan oleh Robot. Jika Robot sendiri sudah bisa menggantikan pekerjaan manusia jadi otomatis prusahaan atau pabrik sudah tidak menggunakan manusia dalam berbagai hal yang memang bisa di lakukan oleh Robot.
Dalam hal pengalihan manusia dengan Robot ini tidak hanya akan berdampak pada kesejahteraan manusia saja yang pekerjaannya sudah di gantikan oleh Robot,namun juga akan berdampak kepada Negara itu sendiri. Kenapa saya mengatakan akan menimbulkan dampak terhadap Negara,karena otomatis jika hampir semua pekerjaan yang dilakukan oleh manusia digantikan oleh Robot maka para buruh akan kehilangan pekerjaan dan jelas mereka aka menjadi pengangguran dan jelas saja mereka tidak akan membayar pajak dan di kebanyakan Negara barat mereka akan mengklaim tunjangan pengangguran yang dimana ini akan sangat membebani Negara bagian.
Di AS, 48% pemasukan federal berasal dari pajak pemasukan perseorangan,dan 35% berasal dari pajak asuransi sosial sedangkan pajak dari prusahaan sendiri hanya 9%. Jadi yang menjadi pertanyaan disini apakah aka ada pengennaan pajak pada Robot itu sendiri. Pajak Robot sendiri akan sangat berguna untuk Negara karena dananya bisa digunakan untuk perawatan kesehatan dan pendidikan,atau bahkan penyediaan penghasilan dasar bagi semua orang dan pada saat yang sama pemerintah harus mengurangi pajak buruh. Jika di Indonesia sudah menerapkan Robot pekerja pemerintah harus bersikap tegas dalam hal ini dengan memberlakukaan penarikan bajak kepada setiap pabrik atau prusahaan yang menggunakan tenaga Robot dalam keberlangsungan usahanya. Dengan demikian dapat mempertimbangkan penggunaan Robot yang mempengaruhi lapangan pekerjaan untuk masyarakat.
Namun dalam kemajuan dan kecanggihan teknologi ini kita tidak usah terlalu cemas karena kita sebagai manusia adalah mahluk yang paling sempurna memang pasti aka ada kecanggihan teknologi yang akan bermunculan namun seperti yang kita ketahui Robot itu sendiri di ciptkan oleh manusi dan manusialah penciptanya jadi kita hanya harus lebih berfikir saja kedepannya untuk membuat trobosan sendiri saja untuk tetap menyetabilkan prekonomian kita. Karena sebaik-baiknya Robot tidak akan sepenuhnya bisa menggantikan manusia karena sangat banyak hal pada manusia yang tidak akan bisa di di tiru atau digantikan oleh Robot. Memang pasti aka ada pengalihan pekerjaan manusia oleh Robot tetapi kita sebagai manusia memiliki pemikiran yang bisa kita gunakan untuk melakukan hal-hal baru yang mungkin bisa menjadi hal baru untuk keberlangsungan hidup kita sebagai sumber pendapatan untuk kita. Robot sendiri hanya akan menjadi pembantu manusia bukan untuk menjatuhkan manusia itu sendiri jadi kita tidak perlu khawatir.


Riwayat Hidup
Nama : Moh.Rizal
Tempat, Tanggal lahir : Probolinggo 12 September 1998
Alamat : Probolinggo, Desa Ambulu, kec. Sumberasih
No Hp : 082131261612
Agama : Islam
Status   : Mahasiswa

Skrinews - Terkait Covid-19, Rabu tanggal 1– 21 April 2020, Dibatasi Jam Operasi Pasar Tradisional Kota Bitung.



Nasional-skrinews.com.bitung.
Peran aktif Pemerintah kota Bitung melawan dan memutuskan mata rantai Virus Covid- 19 Corona sampai saat ini Pemerintah Mengeluarkan Surat Edaran Dari Disprindag, Dengan N 083/ DISDAG - BTG/III/2020 Selasa 31 Maret 2020.

Dalam rangkah mencegah dan memutus rantai penyebaran Covid-19, khususnya pasar pasar tradisional se Kota Bitung,  memperhatikan surat edaran Menteri Dalam Negeri nomor : 440/2436/SJ, Maklumat Kapolri dan arahan Walikota Bitung sebagai berikut.

Mulai hari Rabu tanggal 1 – 21 April 2020, seluruh pasar tradisional se Kota Bitung, hanya dapat beroprasi sampai dengan jam 15.00 wita (3 sore), setelah itu pasar akan dilakukan penyemprotan disinfektan.

Dinas Perdagangan Kota Bitung, akan menyiapkan tempat cuci tangan di dua (2) titik, untuk dapat digunakan oleh pengunjung pasar. Diharapkan juga untuk penjual dan pembeli, agar menggunakan alat pelindung, seperti masker dan sarung tangan, agar kesehatan tetap terjaga.

Dihimbau juga untuk para pedagang, agar tidak menaikan harga secara sepihak dan tidak wajar, karena SEMBAKO dan BARITO merupakan kebutuhan yang sangat penting bagi masyarakat.

Untuk pengunjung pasar diharapkan, agar membeli persedian rumah tangga secukupnya sesuai dengan kebutuhan. Diharapkan juga, untuk mengurangi kunjungan ke pasar, sehingga mengurangi perkumpulan banyak orang.

Aparat dan instansi terkait, kiranya dapat menyesuaikan dengan edaran ini, sehingga kita semua, khususnya Kota Bitung terhindar dari virus corona (Covid-19)

(Jmmy Ishak)

Skrinews - Kepedulian Babinsa 1312-07/Miangas Pertahankan Ketahanan Pangan




Talaud - Skrinews,
Anggota Koramil 1312-07/Miangas, Sersan Dua Aser Papea (Babinsa) turut serta membantu Ibu-ibu Dharma Wanita dalam bercocok tanam di Desa Miangas Kec Khusus Miangas Kab Kepl Talaud, Senin (30/3).

Bertempat di Desa Miangas komplek Babinsa 1312-07/Miangas, Sersan Dua Aser Papea turut ambil bagian membantu ibu - ibu Dharma wanita dalam bercocok tanam, demi menjaga hubungan baik antara Serda Aser Papea Babinsa 07/Miangas dengan organisasi Dharma wanita selalu ambil bagian dalam segala bidang terutama dalam ketahanan pangan, upaya untuk terus mendukung program pemerintah dalam ketahanan pangan terus di galakan oleh Koramil 1312-07/Miangas melalui Serda Aser Papea dengan membantu bercocok tanam sayuran dan apotek hidup serta memberikan arahan kepada ibu - ibu dharma wanita cara merawat agar tanaman tersebut tumbuh subur dan tidak mudah mati apabila terserang hama

Kehadiran Sersan Dua Aser Papea (Babinsa) di sambut baik oleh para ibu - ibu Dharma wanita dan antusias mendengarkan apa yang di sampaikan oleh Serda Aser Papea, kegiatan ini merupakan bentuk pembinaan teritorial bagi satuan kewilayahan yang mempuyai warga binaan di wilayahnya.

Babinsa 1312-07/Miangas, Sersan Dua Aser Papea menyampaikan, dengan adanya organisasi dharma wanita yang bergerak di bidang ketahanan pangan dapat mengatasi kesulitan perekonomian di lingkungam mereka tinggal, ujarnya.

Komandan Koramil 1312-07/Miangas, Mayor Inf Syamsul Ma'arif menyampaikan, dengan adanya keterlibatan anggota Koramil 07/Miangas itu membuktikan kepedulian akan program pemerintah dalam hal ini tentang ketahanan pangan, ungkapnya.

Dengan adanya anggota TNI AD yang turun langsung kelapangan, itu adalah wujud nyata dan benar keberadaannya. (Red).

Skrinews - BABINSA KORAMIL 1312-05/ESSANG SOSIALISASI TTG COVID-19 SECARA DOOR TO DOOR



Talaud - Skrinews,
Bertempat di Desa Bannada, kec Gemeh, kab kepl Talaud Babinsa dari Koramil 1311-05/Essang, Serda Andris Porobaten menghimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan jangan panik tentang pencegahan Virus Corona (Covid 19) dengan mendatangi langsung setiap rumah yg ada di wilayah binaannya agar masyarakat memahami tentang cara pencegahan penyebaran Virus Corona, Senin (30/3).

Sebagai Satuan Komando Kewilayahan yang bertanggung jawab di tingkat Kecamatan, Plh Danramil 1312-05/Essang, Serma Iwan Tembo langsung memerintahkan para Babinsa untuk mensosialisasikan kepada masyarakat agar masyarakat terhindar dari virus yang mematikan di wilayah Desa binaanya.

Serda Andris Porobaten mensosialisasikan kepada masyarakat di Desa Bannada, kec Gemeh, kab kepl Talaud tentang bagaimana cara mengatasi virus corona (Covid 19) agar tidak menular ke masyarakat kab kepl Talaud.

Sebagai Aparat kewilayahan (Apkowil) para Babinsa akan siap mensosialisasikan kepada masyarakat di wilayah jajaran Koramil 1312-05/Essang tentang cara mencegah Virus Corona (Covid 19) agar tidak menular ke masyarakat kab kepl Talaud. (Red).

Skrinews - Koramil 1312-08/Melonguane Bersama Pika Patroli Sosialisasikan Tentang Cegah Menularnya Virus Covid-19



Talaud - Skrinews,
Komando Rayon Militer (Koramil) 1312-08/Melonguane bersama Pika Kecamatan Melonguane Timur wilayah Koramil 08, Senin (30/1) melaksanakan kegiatan Sosialisasi tentang Menularnya wabah Virus Korona Covid-19 dikalangan warga Masyarakat yang ada di desa-desa wilayah binaan Koramil 08 termasuk 6 (enam) desa di kecamatan Melonguane Timur yaitu:
1. Desa Bowombaru Induk
2. Desa Bowombaru tengah
3. Desa Biwombaru utara
4. DesaTule Induk
5. DesaTule tengah
6. Desa Tule utara

Danramil 1312-08, Lettu Inf Rudolf J. Maariwuth mengatakan, kegiatan patroli Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan Pemahaman terhadap warga Masyarakat di kecamatan Melonguane Timur agar dapat mengerti dan memahami hal-hal yang telah dianjurkan oleh pemerintah untuk menjamin warga masyarakat secara umum agar tidak tertular wabah virus Corona Covid 19 ini termasuk warga Masyarakat di desa Kecamatan Melonguane Timur.

Hal-hal yang disosialisasikan adalah sbb:
1. Rajin Cuci Tangan.
2. Jaga Pola hidup Sehat
3. Perbanyak Makanan bernutrisi & mengandung Vitamin C.
4. Hindari Keramaian dan Jaga Jarak Interaksi Sosial
5. Hindari Kunjungan Wilayah/Negara  Terinfeksi
6. Terus berdoa Kepada Tuhan yang Maha Esa
7.Apabila merasa Flu, batuk, panas badan dan beringus segera memeriksakan diri ke puskesmas.

Camat Melonguane Timur Herby Langi, S.E, M.E mengatakan, kegiatan Sosialisasi ini dilaksanakan untuk menindak lanjuti Perintah/Himbauan dari Pemerintah Pusat sampai Pemerintah Daerah Gubernur, Bupati Walikota dan Pimpinan TNI/Polri yang tujuannya untuk memutus rantai penyebaran Virus Corona Covid 19.

"Mari sama sama kita  mentaati dan melaksanakan Himbauan Pemerintah demi Keselamatan Warga masyarakat di tanah air pada umumnya dan Khususnya di wilayah Kecamatan Melonguane Timur," ujarnya.

Kepala Puskesmas (Kapus) Kecamatan Melonguane Timur, Ibu Yolce Gahiwu A.M.D menyampaikan, selain kegiatan Sosialisasi yang dilaksanakan untuk menghimbau setiap warga masyarakat wilayah Kecamatan Melonguane Timur, juga kami tetap melaksanakan Penyempron disetiap rumah warga di enam desa wilayah Kecamatan Melonguane Timur dengan menggunakan disinfektan (Kaporit) untuk antisipasi virus yang sdh meyebar dipemukiman Warga Masyarakat baik dilantai rumah maupun benda-benda di dalam rumah, ungkap Kepala Puskemas, ibu Yolce. (Red).

Skrinews - Cegah Penyebaran Covid 19 Relawan Pagaralam Cerah Bagikan Wastafel Potable.



Pagaralam SkriNews

"Semoga dengan pemberian ini bisa mengurangi resiko penyebaran virus Covid 19 ( Corona) yang sampai saat ini masih kita lawan secara bersama ," ujar Inisiator Relawan Pagaralam cerah (cegah Corona rakyat sehat) Ahmad tagar riagun usai pembagikan Wastafel Portable bagi masyarakat Kota Pagaralam 31/03 .


"Pria yang akrab di sapa Tagar ini juga menambahkan saat ini baru dua Wastafel portable yang kita serahkan satu di depan pos polisi tepat nya di simpang empat pasar dempo dan satu lagi di depan pos POL PP depan Pagaralam Square ,dan kegiatan ini tak lain dari inisiatif dari saya sendiri bersama saudara saya Bayu,Fallie, dan rangga dan anggaran tentunya patungan secara bersama yang  kegunaan nya adalah untuk mencegah penularan virus Covid 19 yang saat ini kita lawan secara bersama dan Alhamdulilah sampai saat ini Pagaralam Masih aman dan belum ada yang positif dan tentunya hal tersebut jangan sampai terjadi di Kota Pagaralam ini ," Tegas Pria yang berprofesi sebagai dokter kandungan ini.


Sasaran kita selanjutnya adalah menambah unit Wastafel Portable untuk kita tempatkan di tempat keramaian seperti pasar, kantin tempat Nongkrong serta tempat Umum laninya bukan hanya itu Kita juga mengajak para pengusaha Rumah makan dan Kuliner untuk bekerja sama dalam pembuatan Wastafel Portable ini dengan Donasi Patungan 50% -50% karena mencegah penyebaran virus yang mendunia ini merupakan tugas  kita bersama dan selain itu sangatlah penting menjaga kebersihan itu di mulai dari diri sendiri dengan selalu mencuci tangan dengan sabun serta menjaga kebersihan lingkungan sekitar," Tegas Dokter Tagar.


AKP Herry Widodo Kapolsek Pagaralam Utara Polres Pagaralam mengucapkan terima kasih atas bantuan Wastafel Portable nya dan semoga setelah ini akan banyak para relawan yang peduli akan kesehatan dan keselamatan bersama karena kegiatan  ini sangat terutama bermanfaat bagi para pengunjung yang melintas di Pos Polisi dan akan kami jaga agar barang itu tetap awet dan menjadi amal ibadah bagi para relawan Pagaralam Cerah. " Kata Herry.


Aceng

Skrinews - Polres Minsel (Minahasa Selatan)adakan tenda disinfektan cegah Covid-19(Virus Corona)




Minsel.Skrinews.Com."31 Maret 2020"Polres (Minsel) Minahasa Selatan melakukan upaya antisipatif terhadap bahaya penyebaran Covid-19 atau Virus Corona di lingkungan internal perkantoran dengan pengadaan tenda disinfektan, yang diletakkan di depan pintu gerbang gedung utama.


Dalam hal peruntukannya, tenda disinfektan ini berfungsi sebagai ruang transit darurat yang berfungsi sebagai sterilisasi bagi para personel serta masyarakat yang datang di Polres Minsel.


"Dengan adanya tenda disinfektan ini seluruh personel maupun para tamu, masyarakat, yang datang di Polres Minsel wajib disterilisasi terlebih dahulu, sebelum memasuki gedung utama markas komando," terang Kapolres Minsel AKBP Bangun Widi Septo, SIK, saat ditemui di ruang kerjanya pada Selasa pagi (31/03/2020).


Ditambahkan Kapolres bahwa memasuki tenda disinfektan sudah menjadi Protap (Prosedur Tetap) dalam lingkungan internal yang berlaku bagi siapapun yang datang di Polres Minsel.

"Ditekankan bahwa memasuki tenda disinfektan adalah wajib karena sudah menjadi Protap (Prosedur Tetap) kami, berlaku untuk siapa saja yang datang di Polres Minsel. Hal ini sebagai upaya pencegahan terhadap penyebaran Virus Corona," tegas Kapolres.
(Annas.A.Salam)

Skrinews - Dampak Virus Corona Terhadap Situasi Perekonomian Di Indonesia

Makko eka pradana
Mahasiswa Ilmu Pemerintahan


Skrinews.com - Maraknya persebaran virus Corona (COVID-19) di Indonesia membuat lemahnya sektor industri yang menyebabkan macetnya laju pertumbuhan ekonomi di Indonesia,Jika diperkirakan perekonomian Indonesia tahun ini akan tertahan karena kebijakan pemerintahan terhadap pembatasan aktivitas sosial yang mempengaruhi kinerja pemerintahan serta penutupan segala aktivitas kerja membuat produktifitas dan laju pertumbuhan fiskal sedikit terganggu,Menurut BI (Bank Indonesia) Perekonomian Indonesia akan pulih kemungkinan mulai awal tahun 2021,Apa lagi nilai tukar rupiah yang saat ini semakin tidak terkendali 1$ dolar Amerika sama dengan 16.000 rupiah Indonesia,situasi ini tidak bisa dibiarkan begitu saja karena jika tidak akan menimbulkan kerugian ekonomi yang besar di Indonesia.Permasalahan ini perlu ditopang dengan sebuah kebijakan dan strategi guna menopang stabilitas dan sistem keuangan ekonomi di Indonesia.Apalagi ditambah dengan barang medis yang harganya kian naik dan tidak terkontrol seperti masker dan hand sanitizer membuat permasalahan baru di masyarakat karena perbedaan harga jual dari pabrik dengan penjual apotik maupun reseller yang sangat berbeda membuat daya beli masyarakat menurun,Di saat barang medis yang sangat dibutuhkan dalam kondisi seperti ini para penjual malah mencari keuntungan yang sebesar besarnya.Bahkan menghambat kegiatan ekspor impor ke negara tirai bambu tersebut,Karena ini merupakan bencana dalam tingkat pandemi yang artinya negara negara juga sedang menghadapi penyebaran wabah virus COVID-19 yang berasal dari Wuhan Cina.Selain itu jika dilihat dari sektor kinerja karyawan  perusahaan di Indonesia menyebabkan kebijakan PHK dicanangkan hal ini disebabkan karena banyak kegiatan industri yang tidak mungkin untuk dilakukan di rumah seperti halnya kegiatan produksi yang melibatkan mesin yang berada di tempat perusahaan.PHK ini juga dilakukan karena kurangnya pembelian dari konsumen serta dibatasinya ekspor ke negara negara tertentu yang juga menyebabkan pendapatan perusahaan mengalami kerugian,serta perusahaan yang mengalami hambatan dalam produksi juga akan berdampak terhadap tingkat PDB (Produk Domestik Bruto).Hal ini juga tidak terlepas dari polemik kebijakan LOCKDOWN yang disatu sisi guna menekan penyebaran virus COVID-19 ini namun disisi lain kebijakan ini juga mengambat roda perekonomian Indonesia.Hal ini juga melihat dari tingkat kedisiplinan dari tiap warga negara yang berbeda sehingga kebijakan LOCKDOWN ini masih menjadi perdebatan apakah akan diterapkan di Indonesia,oleh karena itu kebijakan Social Dsitancing menjadi solusi untuk menekan perserbaran virus COVID-19 ini karean memungkinkan untuk kegiatan sosial dan kegiatan kerja yang masih mungki untuk dilakukan di rumah dengan menggunakan sistem daring (online) menggunakan beberapa aplikasi sosial seperti yang sekarang marak yaitu Zoom dan aplikasi lainnya sehingga sektor pemerintahan tetap berjalan dan masyarakat tetap dapat melakukan komunikasi sosial via online.Tidak hanya itu sektor Jasa disini juga akan terkena dampak dan kerugian yang sangat besar karena jika seperti sektor maskapai dan pariwisata maka hotel dan restoran dan yang lainnya juga mengalami dampak lanjutan akibat terbatasinya kegiatan masyarakat.Selain itu sektor pangan juga merupakan perhatian utama yang tidak bisa dikesampingkan begitu saja karena dampak dari virus COVID-19 membuat lonjakan kebutuhan akan bahan pangan pokok juga meningkat hal ini tidak terlepas dari anjuran pemerintah untuk melakukan kegiatan di rumah membuat permintaaan stok sembako secara besar besaran oleh masyarakat terjadi hal ini semata mata untuk menopang kebutuhan pangan dan stok selama beberapa hari kedepan saat mereka melakukan social distancing.Hal ini perlu dilakukan strategi seperti memetakan daerah mana yang termasuk red zone atau daerah dengan tingkat positif COVID-19 yang sangat krisi untuk lebih diprioritaskan karena jika tidak maka akan terjadi krisis stok pangan di Indonesia karena tingkat permintaan dan pembelian secara masif dan tidak terkontrol.Oleh karena itu dalam situasi yang seperti ini diperlukan sinergi antara pemerintah dengan masyarakat untuk bersama melakukan kegiatan sesuai anjuran serta bijak dalam membeli barang barang medis dan pangan agar terjadi keseimbangan antar jumlah permintaan dan produksi di Indonesia alangkah baiknya kita menjadi warga cerdas dan saling meningkatkan tingkat kepedulian antar sesama.Serta untuk menjaga daya beli masyarakat sebagai dampak agar mengantisipasi dampak pelamabatan roda perekonomian akibat Pandemi COVID-19 ini,pemerintah harus mengurangi beban biaya yang secara langsung dalam kendali pemerintah seperti tarif dasar listrik,BBM,serta air bersih.Selain itu Bank Indonesia harus membuat kebijakan untuk mengatasi suku bunga bank yang menjadi pelaku utama dalam ekonomi khusunya dalam perlambatan ekonomi saat ini.

Skrinews - Pelanggaran HAM Tak Kunjung Sembuh

Agus Suryanto
Mahasiswa Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Malang



Skrinews.com - Seperti saat ini masyarakat disuguhkan dengan penuntasan pelanggaran HAM Indonesia khususnya di Paniai Papua. Kasus tersebut dikategorikan dalam pelanngaran HAM berat oleh Komas HAM. Pemerintah sempat kecolongan atas peristiwa tersebut yang menyerang wargannya saat sedang asyik mengurusi pekerjaan kenegaraan yang lain. Kasus-kasus pelanggaran HAM yang terjadi di Indonesia sudah terjadi sejak dulu hingga detik ini. Mulai dari pelanggaran HAM kecil hingga besar serta kurang adanya penindakan hingga ramai dibicarakan untuk dituntaskan.
Hak hak dasar yang dimiliki manusia mutlak melekat dari mereka lahir di dunia. Filsuf John Locke merumuskan hak alamiah (natural rights) di diri manusia yaitu hak hidup, hak kebebasan, dan hak milik. Jika hak tersebut direnggut oleh orang lain maka akan menimbulkan masalah, apalagi di dalam negara Indonesia atau negara manapun jelas hal itu akan mendapatkan pasal hukum yang berlaku. Setiap individu sudah memiliki hak tersebut mengapa orang lain ingin mengambilnya?
Memang kasus pelanggaran HAM sukar untuk terekspose dikarenakan kurang adanya kesadaran setiap individu dalam melaporkan kejadian kepada yang berwajib. Mereka takut akan adanya intimidasi dari seseorang, kurang adanya dukungan untuk melapor, maupun dianggap biasa masalah pelanggaran tersebut di masyarakat. Ini menjadi problem serius dalam penuntasan pelanggaran HAM di Indonesia menuju angka nol terhadap kasus. Sebenarnya sangat bisa dituntaskan oleh kerja keras pemerintah, lembaga kepolisian, stakeholder, hingga peran Komnas HAM harus diperkuat demi mengungkapkan kasus HAM berat Dimasa lalu sampai saat ini yang terjadi dengan memiliki jumlah yang banyak.
Komnas HAM sendiri termasuk dalam lembaga yang dibuat berdasarkan undang-undang. Maka setiap kasus pelanggaran masuk ke dalam komisi ini untuk proses penyelesaian masalah. Sudah banyak yang berhasil dituntaskan dan bekerja hebat dalam masalah HAM di Indonesia, namun juga masih memiliki catatan-catatan kasus lain yang belum terselesaikan. Tidak tanggung-tanggung lembaga ini dalam mengusut sebuah perkara yang terkait Hak Asasi Manusia di Indonesia, sudah banyak yang di angkat seperti kasus penembakan mahasiswa Trisakti, kasus Wamena Papua, kasus Aceh, dll. Memang harus diperkuat lagi dalam penuntasan kasus supaya tidak adanya pelanggaran yang banyak.
Kasus pelanggaran HAM berat Paniai Papua baru-baru ini pada Desember 2014 sebagai pelanggaran HAM Berat oleh Komnas HAM menjadi luka yang tergores kembali. Bukan untuk menuduh siapapun dalam kasus ini, namun kembali lagi kepada diri sendiri atas pengetahuan dan wawasan terhadap hak asasi setiap manusia yang kurang dipelajari sendiri maupun yang di berikan pemerintah untuk masyarakat. Nampaknya penegak hukum pun perlu diperkuat dalam mengungkap kasus demi menyembuhkan luka yang telah diperbuat. Konsep Keadilan yang ada dalam pembukaan undang-undang dasar pun bisa terwujud dengan harmonis bukan malah menjadi angan-angan saja sejak dulu.
Penguatan perlindungan HAM baru terwujud ketika pada posisi transisi Orde Baru ke era Reformasi dengan dibentuk UU No. 39 tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia serta di dukung dengan UU No. 21 tahun 2000 tentang Pengadilan HAM. Dengan interval waktu tersebut sekitar 54 tahun (1945-1999) semacam kondisi pembiaran atas beberapa rezim yang memerintah untuk mewujudkan penguatan aturan tentang HAM. Memang tak terpungkiri seringkali sesuatu yang penting dan fundamental justru yang terabaikan. Bayangkan pada waktu sebelum terbentunya Undang-Undang berapa banyak kasus Pelanggaran Hak Asasi Manusia yang terjadi dan mereka belum memiliki pegangan hukum untuk menuntut hak mereka yang terampas. Era sekarang pun tak luput masih banyak pelanggaran hukum meski sudah ada Undang-Undang yang berlaku dan berbagai Komisi serta badan hukum yang ada, belum maksimal untuk menuntaskan pelangaran Hak Asasi Manusia.
Dalam catatan sejarah pelanggaran HAM banyak dilakukan oleh kelompok-kelompok kepolisian yang memiliki kekuasaan tersendiri dalam lingkup masyarakat sipil. Apalagi dalam daerah operasi militer disitu banyak terjadi kasus pelaporan pelanggaran HAM. Kekuasaan yang dimiliki membuat diri tersebut merasa tinggi dihadapan masyarakat lainya dalam mengatur dan menertibkan kondisi yang ada. Bersentuhan langsung terhadap masyarakat sebagai bentuk tugasnya, maka tidak heran kontak langsung bisa terwujud. Hal tersebut salah satu pemicu terjadinya kekerasan, pemukulan, penganiyayaan dengan fisik maupun psikis dengan senjata yang dimiliki oleh pihak kepolisian.
Pihak korporasi pun tidak luput terhadap track record pelanggaran HAM, perusahaan besar yang harusnya bisa menarik hak-hak masyarakat dalam mendapatkan pekerjaan malah menjadi perampasan hak-hak manusia terhadap besarnya kekuatan korporasi untuk bisa mendapatkan tempat di masyarakat. Banyak kasus pelanggaran HAM dalam sengketa memperebutkan lahan antara masyarakat dengan korporasi besar. Tanah yang akan digunakan untuk perusahaan memang sudah makin sedikit, dan bagaimana harus bisa membangun perusahaan tersebut dengan lancar, ya jawabanya cuma merebut dan memaksa lahan masyarakat yang dikorbankan dengan cara apapun, salah satunya dengan sedikit kekerasan supaya masyarakat mau mengalah.
Terkait proses hukum yang tidak prosedural dalam penanganannya, di antaranya dugaan tindak kekerasan dan lambatnya penanganan laporan yang masuk menjadikan problem tersendiri. Hal tersebut disebabkan antara lain karena kurangnya pemahaman mendasar tentang prinsip-prinsip HAM oleh aparat kepolisian, khususnya pada tingkat polsek dan polres, serta pengawasan dan penindakan internal yang dianggap tidak tegas. Dengan prinsip menerima tugas dari atasan, maka tidak adanya inisiatif menindak pelanggaran secara langsung terhadap apa yang menjadi permasalahan lingkungan.
Semua elemen perlu adanya pembangunan atas kesadaran guna menjadikan negara yang penuh cinta dalam hidup bersosial. Polemik ini menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah supaya kasus pelanggaran HAM yang ada di Indonesia ini segera di usut tuntas sampai keakar-akarnya. Apalagi mengenai kasus HAM berat di masa lalu yang hingga kini belum ada kejelasan penyelesainya. Hanya sebatas angin lalu saja untuk diusung dan diusung berulang kali sampai kapan mau diakhiri.



Agus Suryanto
Mahasiswa Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Malang

Skrinews - Pemindahan Ibu Kota dan Lompatan pikiran Pemerintah

Salahudin Al-Ayubi Sarabiti, Mahasiswa Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Malang



Skrinews.com - Pemindahan ibu kota dari Jakarta memang sudah menjadi rencana beberapa puluh tahun yang lalu sejak presiden pertama Indonesia Ir. Soekarno. Rencana tersebut kemudian di bumingkan kembali pada pemerintahahn Presiden Jokowi saat ini. Yang di perkirakan akan menelan biaya sebesar 466 Triliun. Bagi saya ini bukan prioritas, dalam kebikan pemerintahan harus di lihat dulu situasi dan kondisi, terkait  kebutuhan ekomoni yang hari ini angka nya di bawah 5 %, kesejahteraan masyarakat, kesehatan dan lain sebagainya yang lebih urgen untuk di fokuskan. Apalagi beberapa bulan terakhir ini kita di hadakan dengan wabah covid-19 yang menguras keuangan negara. Belum lagi utang Indonesia di luar  negeri yang mencapai angka 5000 Triliun yang jelas bukan angka yang kecil. Maka dari itu pemerintah buka mata soal problematika bangsa ini.
Jokowi sesungguhnya sedang membuat sejarah baru di republik ini bahwa dialah presiden yang memindahkan ibu kota. Oleh karena itu, jokowi harus melawan ego nya, dengan menundah pemindahan ibu kota baru dan sebagian anggran di alihkan terlebih dahulu untuk proyek kemanusiaan melawan virus Corono.
Logika dari pemerintah yang berdalih pemindahan ibu kota itu mempunyai alasan bahwa jakrta hari ini adalah ibu kota yang sudah tidak lagi menampung kepadatan penduduk, banjir dan lain sebagainya menjadikan ibu kota ini sakit.  Tentu pro dan kontra terkait pemindahan ibu kota ini sempat mengemuka di sebakan lahan disana sebagian nya adalah bekas tambang batu bara dengan memakan biaya yang triliunan tersebut. Belum lagi kita bicara dari sisi Environmental Etics. Saya melihat terjadi lompatan logika dari pemerintah pusat terkait kebijakan pemindahan ibu kota tersebut. Kebijakan pemerintah berikutnya adalah merancang ibu kota baru dengan konsep Green dan smart city dengan tidak memakai lahan kategori hutang lindung dan juga menggunakan smart system pada infrastruktur dasar, memenjemen kota dan lain sebagainya. Lompatan logika pemerintahan berikut nya adalah berdalih pembangunan dengan smart system, padahal smart city ini tidak hanya memainkan teknologi saja. Smart sistem itu digunakan untuk mengefektifkan sistem yang sudah ada, yang menjadi pertanyaan adalah apakah sistem nya belum ada atau belum terbangun dengan baik apapun sitem yang di gunakan tidak akan efektif.  Bappenas menyatakan bahwa pemindahan ibu kota ini tinggal menunggu pengkajian di bidang pertanahan dan anggaran. Dan dipilihlah sala satu wilayah di kalimanatan timur tersebut menjadi ibu kota negara tekah melalui berbagai penilaian berdasarkan dokomen rencana pemindahan ibu kota dari Bappenas.
Bicara Public Policy tentu kita bicara terkait checks and Balances antara pemerintahan dan Dewan Perwakilan Rakyat dalam hal ini DPR RI terkait pemindahan Ibu kota mealui mekanisme dan pembahasan bersama DPR. Saya menemukan kejangalan dan over proteksi di tubuh pemerintahan Jokowi. Disinilah terjadi lompatan pemikiran dari pemerintahan. Bawasanya, ada sekian bnyak Dokumen Negara yang harus di buat dan itu melalui mekanisme politik terutama di DPR barulah kemudian proses itu kemudian bisa di jalankan. Draf RUU ini baru di perbicangkan di tataran kementerian dan belum di bahasa bersama DPR RI. Artinya belum ada landasan yuridis untuk menjadi alasan logis pemindahan ibu kota. Tidak bisah Presiden mengatakan besok atau tahun depan pembagunan harus di jalankan, ini bukan kebijakan Privat sector yang di akomodasikan lewat mandor yang memilikih kewenagana sendiri tanpa melibatkan mekanisme Perundang-undangan. Tetapi inilah pembangunan Kantor pusat negara yang akan punya implikasi terhadap begitu banyak langkah-langkah kedepannya terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara.
Alasan pemidahan ibu kota berikutnya adalah tinjauan geopolitik karena melihat Kalimantan adalah sentralnya indoensia atau pas posisi garis kordinatnya sehingga memudahkan distribusi kebijakan dan lain sebagainya. Disinilah kita melihat kontradiksi dengan argumetasi awal pemerintaah jokowi yang fokus pada geoekonomi terhadap poros maritim terhadap pembangunan dari  daerah terpinngir dan tertinngal. Disinilah tidak di perhatikan kebijkan yang komprehensif dan detail oleh pemerintahan Jokowidodo.
Hari ini kita lebih fokus pada persoalan teknis dan aturan dasar hukum lainya serta pembiayaan yang menurut saya tidak ada penjelasan yang meyakinkan dan pemerintah selalu beralasan bahwa kita percaya dan tunggu presentasi akhir dari Bappenas yang mempunyai otoritas terkait persoalan ini. Akibat nya publik tidak benar-benar di yakinkan bahwa pemindahan ibu kota baru tersebut berjalan mulus seperti apa yang dikatan oleh Presiden Jokowi. Maka pesimisme publikpun terjadi.
Lampiran  Riwayat hidup singkat                                                 
Nama: Salahudin Al-ayubi Sarabiti       
TTL: Tubung Walang, 23-03-1997
Jenia Kelamin: Laki-laki
Alamat Asal: Tubung Walang/RT01/RW01
Kecamatan/ Kab. Prov: Buyasuri, Lembata, Nusa Tenggara Timur
            Agama: Islam
Status: Belum Nikah
Alamat di malang: Landungsari, Dau-Malang. Tirto utomo. gng. 03
Pekerjaan: Pelajar/Mahasiswa
No. Handphone: 081252594429
Email: sasalahudin060@gmail.com
 Latar Belakang Pendidikan
2003-2004 TK Bunga Mawar Tubung Walang
2004-2010 SDI Atulaleng/MIS Atulaleng
2010-2013 SMPN 02 Buyasuri
2013-2016 Madrasah Aliyah Negeri Kedang
2016-sekarang  Universitas Muhammadiyah Malang

Skrinews - Mempersoalkan Pancasila Yang Sekuler Tanpa Agama


Salahudin Al-Ayubi Sarabiti
Mahasiswa Jurusan Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Malang

Skrinews.com - Sejak dahulu ketika bangsa yang besar ini di merdekakan tidak terlepas dari campur tangan sang maha pencipta, dengan rahmat Tuham Yang Maha Esa, bangsa indonesia bisa berkesempatan merasakan kemerdekaannya dari kolonialisme dan feodalisme Barat. Tak lupa pula dengan di dorong oleh keinginan luhur ( jiwa para syuhada)  meneruskan, membawa indonesia menuju kemerdekaan. Nilai-nilai hisroris, filosopi, sosilogis bahkan religius (yang di kehendaki Allah SWT ) sebagai intsrumen dari proses perjalan bangsa indonesia.
Bangkitnya pemikiran manusia tergantung pada pemikiranya tentang hidup,alam dan manusia serta hubungan ketiga nya dengan sesuatu yang ada sebelum kehidupan dunia dan ada yang sesudahnya. Harus ada perubahan yang mendasar dan menyeluruh terhadapa pemikiran manusia dewasa ini untuk di gantikan dengan pemikiran lain. Melalui perjalanan sejarah umat dari awal kebangkitan hinga pada hari dengan semangat jihad sosial yang luar biasa, mulai dari ekonomi, budaya, sosial, pendidikan bahkan politik yang di anggap paling krusial bisa kita akomodasikan dalam sebuah tata nilai. Tidak dapat di pungkiri alur kekuasaan telah menunjukan keterbukaan dalam politik demokrasi dan arahan yang jelas dasarnya. Gagasan spiritualisme kekuasaan, merupakan reaksi terhadap kecenderungan berbagai analisa politik terjadi di kalangan muslim termasuk apa yang di cita-citakan melalui sebuah gagasan diskurusus tentang dasar negara. Paradokstisasi demokrasi mengharuskan umat dalam lingkaran ukhwa watoniyah melakukan gerakan dalam ritme pembaharuan.
Hubungan Islam dan  negara dalam pandangan kaum agamis revormis adalah hubungan yang integral dan simbiotik, tidak ada dikotomi yang bermuara pada sekulerisme. Menurut Bahtiar Effendi dalam paham formalism-legalism, kebijakan negara yang di rumuskan tidak boleh bertentangan dengan Islam. Kritik  Bahktiar Effendi terhadap paam sekulerisme. Menurutnya, betapa sulit atau mustahil memisahkan agama dari ruang publik (negara). Kegiatan duniawian tidak akan terbebaskan sadar atau tidak sadar dari pengaruh nilai-nilai agama.hal ini dengan jelas bahwa, sekulaisme dalam bentuk ideal tipe tidak ada.
Hal demikian di justifikasi oleh seorang cendikiawan muslim progresif yakni Muhammad Natsir yang dengan pemikiran beliau memahi problem politik bangsa  mengatakan bahwa agama Islam adalah  agama universal yang menata seluruh mekanisme kehidupan, termasuk masalah negara dalam memperlakukan nilai-nilai ketuhanan.
Nilai-nilai ketuhan yang di maksud bukanlah nilai ketuhanan yang terkandung dalam pancasila. Di indonesia, paham yang menggerakan jiwa rakyat indonesia adalah agama. Dengan sendirinya asas negara kita harus berasaskan agama, bukan suatu rangkaian berupa ide yang di anggap oleh masyarkat umum sebagai Pancasila. Pancasila tidak di percayai sebagai agama. Meskipun di dalamnya terumus “ Sila Ketuahan Yang Maha Esa,” sumbernya adalah sekuler. La-diniyah ( tanpa agama ). Sekuler, sebagaimana di kemukakan oleh Presiden Soekarno pada tanggal 17 Juni 1945 yang di terbitkan oleh kementerian Penerangan. Kesimpulan dari pendapat soekarno dengan argumentasi yang di sampiakan itu dalam bemtuk yang paling simpel adalah seorang yang masi dalam taraf kehidupan agraris memerlukan Tuhan, tetapi sudah menjadi industrialis, Tuhan tidak di perlukan lagi. Bukan bersumber pada sala satu wahyu ilahi. Ia adalah ternayata hasil penggalian dari masyarakat indonesia. Ia bukan satu pengakuan akan kedaulatan Tuhan dengan segala konsekuensinya  atas yang mengakui dengan bentuk ketaatan kepada hukum Ilahi yang positif. Ia hanyalah rasa adanya Tuhan “tanpa wahyu, tanpa konsekuensi. Rasa adanya Tuhan, sebagai ciptaan manusia yang relatif, yang berganti-ganti.
Sila ketuahan yang maha Esa, terlepas dari masalah tempatnya dalam urutan perumusan lima sila itu,  yang sudah pasti ia tidak di anggap sebagai sumber dari empat sila yang lain. Ia tidak menjadi point of reference, sila pertama itu adalah relatif tidak memilikih isi yang jelas. Boleh begini, boleh begitu menurut selera masing-masing orang yang mau mengisinya menurut ciptaan manusia bergani-ganti. Lahirnya sila-sila itupun tidak serentak, tetapi konon, satu demi satu, dan sila ketuahan datang menumpang paling belakang.
Kita hendak mempertanayakan letak nilai dari wahyu sebagai intrumen kepercayan yang menopang kehidupan manusia-manusia. Wahyu yang di yakini dengan hakikat independen yang tak terikat oleh kondisi perubahan zaman, seperti pengaruh agraria, nomaden atau industralisasi.
Buruknya performa Negara pancasila dewasa ini, sangat berpotensi untuk membangkitkan semangat politik  umat Islam mengakomodasikan  ideologi Islam di Indonesia. Kita melihat ketidakmampuan Pancasila menciptakan bangsa Indonesia yang bermoral, berkemanusiaan, bersatu, menjunjung tinggi musyawarah dan berkeadilan.
Paradigma pancasila dewasa ini telah bergeser menjadi paradigma yang liberal kemudian di kapitalisasi menjadi kepentingan kelompok yang mempuyai kekuasaan sehingga jauh dari nilai-nilai harmonisasi teologis. Dampak nya adalah bangsa Indonesia yang dengan Rahmat Tuhan dimerdekaan ini terombang-ambing dalam arus global sehingga untuk mewujudkan masyarakat adil makmur tidak tercapai.
Presiden kita dengan keras dan gagap mengharuskan komponen Negara hingga sampai masyarakat untuk melakukan revolusi mental, padahal Ia lupa bahwa yang terpenting adalah bagaimana kita melakukan revolusi moral, beliau dengan kebijkan nya mendahului mental dari pada moral. Bahaya jika kita cermati pernyataan itu, sebab ketika kita fokus pada revolusi mental maka kita tak punya kompas moral untuk membuat suatu perubahan menuju masyarakat yang madani. Akibatnya kita terjebak pada dekadensi moral.
Bicara moral berarti kita bicara nilai kebaikan, dari mana nilai kebaikan itu ? kebaikan itu hanya kita temukan dalam agama, dan islam sangat kompleks berbicara soal itu.

Skrinews - Peduli Wabah Covid 19 Koramil 1312-07/Miangas Perketat Pintu Masuk ke Miangas



Talaud - Skrinews,
Komandan Koramil 1312-07/Miangas, Mayor Inf Syamsul Ma'arif beserta anggota, Polsek Miangas dan Tim Puskesmas Miangas kembali memperketat akses kapal masuk yang menurunkan dan menaikkan penumpang di Desa Miangas Kec Khusus Miangas Kab Kepl Talaud, Minggu (29/3).

Bertempat di Pelabuhan Dermaga very kapal KMP Sabuk 70 Nusantara yang bersandar di pelabuhan Miangas kembali mencuri perhatian Danramil 1312-07/Miangas beserta para Kepala Intansi yang ada di Kecamatan Khusus Miangas, demi mencegah dan mempersempitnya peyebaran virus Corona Covid 19.

Danramil 1312-07/Miangas memerintahkan jajaranya menyediakan alat cuci tangan dengan sabun antiseptik bagi penumpang yang turun dan menyemprotkan ketubuh sehingga virus covid 19 yang menempel di Baju para penumpang itu bisa dimatikan dengan cairan obat antiseptik

Turut hadir dalam siaga pencegahan Covid 19 diantaranya Mayor inf Syamsul Ma'arif, Danramil 1312-07/Miangas, Letda Cba Hasan Basri, Danposad, Pelda Ari Wibiwo, Danposal, Ipda Odniel Nusa? Kapolsek, Nelly Loepa, Sekcam Miangas, Albert Nusa, Kapuskesmas, Alfte Wello, ka Sahbandar, Gerson Pogo Bea Cukai, dan petugas kesehatan puskesmas serta anggota yang bertugas di pulau Miangas.

Sementara itu, Kapolsek Miangas, Ipda Odniel Nusa meyampaikan dengan adanya kegiatan siaga covid 19 dan mencegah peyebaranya bersama dengan aparat gabungan, ini bentuk kepedulian TNI - Polri yang bertugas di pulau Miangas, ujarnya.

Danramil 1312-07/Miangas, Mayor inf Syamsul Ma'arif mengunpkapkan, wabah virus corona (Covid19) harus dihentikan  peyebarannya, dengan sikap kepedulian terhadap lingkungan dan perorangan terhadap kebersihan, terutama bagi para penumpang kapal yang turun di pelabuhan Miangas

Ini adalah bukti dan wujud nyata kepedulian TNI - Polri terhadap penyebaran dan pencegahan virus covid 19 terus di galakan di pulau Miangas, agar kedepan masyrakat yang ada di kecamatan khusus Miangas ini dapat terhindar dari segala virus yang menggangu kesehatan dan normatif menjalani kehidupannya. (Red).

Skrinews - KORAMIL 1312-05/ESSANG BERSAMA PEMERINTAH DESA KUMA MELAKSANAKAN PEMYEMPROTAN DISINFEKTAN SERENTAK



Talaud - Skrinews,
Bertempat di halaman kantor Desa Kuma, kec Essang selatan, kab kepl Talaud, telah dilaksanakan kegiatan apel pengecekan dan persiapan penyemprotan secara serentak di Desa kuma, Kec Essang selatan, kab kepl Talaud oleh tim penanggulangan wabah virus corona (covid 19), Minggu (29/3).

Personel Koramil 1312-05/Essang yang tergabung dalam satuan Tim penanggulangan wabah virus corona (covid 19) wilayah kecamatan Essang selatan harus bersatu padu, bahu membahu secara gotong-royong disertai rasa ikhlas untuk bersama sama memberikan kontribusi pelayanan kesehatan terhadap warga masyarakat dengan melaksanakan kegiatan penyemprotan disinfektan disetiap Fasilitas pemerintah, tempat ibadah, sekolah dan rumah warga sehingga  dapat menangkal masuknya virus corona (Covid 19) terhadap warga masyarakat dan kita semua.

Sebelum melaksanakan kegiatan penyemprotan terlebih dahulu diawali dengan berdoa bersama dan Doa bersama dipimpin oleh bpk pendeta Nogi Marasut S.th (pendeta Gereja Germita Eben Haezer Desa Kuma) dengan harapan bahwa dalam pelaksanaan kegiatan penyemprotan ini, Tim dapat bekerja sama secara maksimal dan mohon penyertaan Tuhan dalam pelaksanaan tugas agar terhindar dari hal hal yang tidak diinginkan.

Sasaran penyemprotan disinfektan mulai dari Kantor Desa Kuma, Gereja, Sekolah dan Fasilitas umum lainya.

Kegiatan yang dilaksanakan serentak oleh seluruh Bangsa Indonesia ini merupakan kepedulian Koramil 1312-05/Essang bekerja sama dengan Puskesmas UPTD kec Esaang selatan dan pemerintah Desa agar masyarakatnya terhindar dari wabah virus corona (covid 19).

"Kami dari pemerintah Desa Kuma, kec Essang Selatan mengucapkan terima kasih kepada bapak-bapak dari Koramil 1312-05/Essang yang bekerja sama dengan Puskesmas UPTD kec Essang Selatan sudah membantu kami menyemprotkan disinfektan di wilayah Desa kami, agar masyarakat kami terhindar dari wabah virus corona (covid 19)," ungkap Hotman Laluraa sebagai kepala Desa Kuma. (Red).

Skrinews - Koramil 1312-01/Kabaruan Terus Lakukan Penyemproran Disinfektan


Talaud - Skrinews,
Koramil 1312-01/Kabaruan terus melakukan upaya penyemprotan disinfektan di sejumlah tempat umum yang ada di pulau Kabaruan.

Upaya Koordinasi dengan Pemerintah baik Pemerintah Kecamatan maupun Pemerintah desa dalam rangka penanganan penyebaran virus corona (Covid 19).

Disela kegiatan ini juga diisi dengan kegiatan sosialisasi kepada setiap warga agar dapat menyikapi situasi saat ini, yaitu begitu cepatnya penyebaran virus corona diantaranya berkomunikasi tetap memperhatikan jarak satu dengan yang lain, cara bersalaman sesama warga, membatasi diri pada kegiatan diluar rumah, mencuci tangan, menjaga pola hidup sehat dan sebagainya, Minggu (29/3).

Pada setiap kegiatan, selaku Plh Danramil 1312-01/Kabaruan menghimbau seluruh personil Koramil agar memperhatikan keamanan diri sendiri dan keluarga masing-masing, juga diamanatkan kepada warga agar bersabar dengan situasi ini, dengan bijak menyikapinya dan senantiasa kita memanjatkan doa kepada Tuhan Yang Maha Esa, sehingga wabah virus corona segera dapat teratasi dengan cepat dan tentunya kita melaksanakan apa yang menjadi petunjuk-petunjuk pemerintah dalam menangani persoalan ini.

Ditambahkan pula bahwa, kita berusaha dalam kegiatan ini dilakukan berkala untuk mencegah penyebaran virus corona. (Red).

Skrinews - NARKOBA MENJADI MUSUH BANGSA



 Skrinews.com - Belakangan ini  kasus narkoba semakin merajalela di Indonesia. Masalah ini terjadi hampir kepada seluruh kalangan masyarakat di negeri ini. Mulai dari kalangan publik figur dan pada remaja-remaja yang seharusnya menjadi generasi muda. Narkoba adalah singkatan dari narkotika dan obat-obatan terlarang. Sementara nafza merupakan singkatan dari narkotika, alkohol, dan zat adiktif lainnya obat-obat terlarang, berbahaya yang mengakibatkan seseorang mempunyai ketergantungan terhadap obat-obat tersebut. Kemampuan yang harus dilakukan anak muda untuk masa depannya akan hilang akibat apa yang mereka lakukan dengan menggunakan narkoba. Karena generasi muda sendiri adalah calon-calon penerus bangsa yang mampu untuk membangun bangsa ini kedepannya. Apabila generasi muda sudah menyalah gunakan narkoba mulai sejak dini siapa lagi yang akan menjadi penerus bangsa ini jika penerus bangsa kita aja hancur akibat penggunakan narkoba, Bukan hanya masa depan bangsa kita aja yang akan hancur apabila masyarakat terlibat narkoba, mereka sendiri pun akan hancur masa depannya jika menggunakan barang terlarang tersebut.
Masyarakat yang tersandung kasus narkoba
Banyak kasus narkoba yang terdengar melalui media tv lokal yang menjerat para public figur. Mereka menganggap barang terlarang tersebut digunakan alasan untuk doping mereka untuk bekerja suapaya tidak cepat capek. Tapi meraka semua salah dengan barang tersebut malah membuat mereka berurusan dengan pihak berwajib akibat tindakannya. Publik figure sendiri biasa menjadi contoh untuk masyarakat umum untuk bertindak lebih baik dalam kehidupan sehari-hari,bukan malah menjadi contoh yang tidak baik terhadap masayarakat umum dengan tindakan yang menyebabkan diri semua masyarakat penerus bangsa hancur dalam penggunakan narkoba tersebut.
Dengan apa yang dilakukan oleh seorang publik figur membuat banyak kalangan masyarakat menjadi penasaran akibat perbuatan yang mereka lakukan. Hal negatif tersebut dapat mengundang pengguna-pengguna baru dikalangan masyarakat. Apalagi yang lebih berbahaya jika generasi muda sampai ikut-ikutan untuk melakukan hal yang diharamkan tersebut.
Penyebab seseorang menggunakan narkoba
Dari masalah yang sering tejadi mengenai kasus narkoba ini awal mulanya ada yang menawari kepada salah satu individu untuk mengkonsumsi narkoba, mereka yang masih awam ingin mencoba merasakan atau dibilang ingin mencoba-coba terlebih dahulu. Dengan hal ingin mecoba tersebut membuat mereka menjadi ketergantungan mengkonsumsi narkoba, mereka semua tahu padahal narkoba tidak baik bila dikonsumsi oleh manusia.
Faktor lingkungan juga berpengaruh dalam hal penggunaan narkoba pad individu seseorang. Karena dari lingkungan membuat orang penasaran untuk mencoba dengan hal-hal yang biasa dilakukan disekitar lingkungannya. Oleh karena itu, hindarilah lingkungan yang negatif demi kebaikan kedepannya.
Adapun faktor lainnya yaitu mengenai ekonomi yang dapat membuat mereka yang menggunakan narkoba, orang yang memiliki banyak uang biasanya mampu untuk membeli barang haram tersebut. Akibatnya dapat memberikan ketagihan terhadap orang yang mampu untuk membeli barang haram dengan mudah karena memiliki banyak uang.
Penyebab orang yang menggunakan narkoba akibat adanya masalah individu yang membuat mereka merasa tidak tenang pikiran nya hal tersebut membuat seseorang mencoba menggunakan narkoba,dengan menggunakan narkoba mereka merasa tenang dan masalah yang mereka hadapi seakan tidak begitu serius dengan menggunakan narkoba.
Solusi untuk pemerintah
Oleh karena itu kasus narkoba tersebut sangat berbahaya dan menjadi musuh bangsa karena berbahaya bagi kelangsungan hidup bangsa ini. Karena narkoba membuat para penggunanya ketergantungan, yang mengakibatkan hancurnya masa depan bangsa. Ketentuan Pidana UU No 22 Thn 1997 tentang Narkotika terdapat didalam Pasal 78 sampai dengan Pasal 104 yang mengatur tentang pelarangan, peredaran dan penggunaannya yang diperbolehkan maupun tidak diperbolehkan. Dengan begitu perlu ditingkatkan lagi bagi pemerintah untuk memerangi kasus narkoba tersebut yang menjadi musuh bagi bangsa sendiri supaya masa depan bangsa bisa terselamatkan. Hal yang paling penting dalam menangani kasus narkoba ini dengan cara lebih menengakkan hukum lagi. Karena masih banyak lagi kasus narkoba yang menyelundupkan dari luar negeri secara sembunyi. Penjagaan pada bagian daerah yang rawan penyelundupan harus lebih diperketat supaya tidak mudah masuk lagi narkoba ke negara Indonesia.

Biodata
Nama : Faris Rhahman Fauzi
TTL : Lumajang,15 Maret 1999
Status : Mahasiswa
Jurusan : Ilmu Pemerintah
Study : Universitas Muhammadiyah Malang