WURA HOMBA TAMBOLAKA,SKRINEWS.COM
Pimpinan PLN Sumba Barat Daya , Lengah Mengatasi pegaiwainya,Uang Warga Atas Nama Lukas Loghe Dendo
Ramli telah menerima Uang 700.000 di pemilik kaca surya dari tahun 2015 sampai 2019 dan sampai saat ini Ramli belum ada titik kejelasan terhadap pemilik kaca surya kapan ia pasang meteran karena migrasi kaca surya dan penambahan uang 700.000 oleh Lukas Loghe Dendo tujuannya untuk pasang meteran namun Ramli telah hilang kabar tanpa informasi pasti kepada pemilik kaca surya.
Dalam ketidak jelasan ini pemilik kaca surya bersama saksi martinus bulla dan media tanggal 19 septeber 2019 lalu untuk berusaha menemui ramli di kediamannya sehingga dirinya berhasil di temukan dalam hasil pertemuannya ia berjanji pasang meteran hari senin namun sampai hari senin 23 september lalu sesuai janjinya pada media pemilik dan saksi penyerahan uang 700.000 namun ia hilang kontak sihinga pemilik kaca surya merasa di bohongi berulang-ulang kali tutur lukas loghe dendo kepada media.
Atas tudingan ini pimpinan PLN SBD Tidak Mampu bawahannya atas nama ramli membuat kecolongan pungli uang 700.000 kepada warag desa wura homba lukas loghe dendo dan jawaban ramli ketika di hubungi hanya menjawab satu dua hari lagi pada pemilik. Hal ini ramli hanya tindakan kebohongan tanpa mempertanggunjawabkan utangnya kepada warga bersangkutan.
Pimpinan PLN tanpa solusi dan sebagai pimpinan bijak tanya itu Pak ramli yang apa dia benar terima uang warga 700.000 dan kaca surya satu unit baru minta partanggungjawabannya bukan hanya asal bela bawahan tanpa solusi untuk melayani hak warga yang di rugikan.
Karena ramli telah berulan kali berjanji tapi pimpinan belum berhasil mengambil kebijakan untuk layani hak warga.
Seharusnya PT PLN harus bertanggung jawabkan ulah Ramli tandasnya,liputan Tibo Skrinews.


