KORI Tambolaka,SUARAINDONESIA,1COM
Masyakat Sumba barat daya,Ketika mendengar Informasi dari Pemerintah Desa bahwa mereka terdaftar senagai Warga Penerima Jaringan Pangan Sosial (JPS) tahap ke Dua, untuk tahap kedua Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima Uang Lewat BPD atau BANK NTT per Kepala keluarga menerima sebesar Rp 300.000,' di Bank NTT Cabang Kori Kecamatan Kodi Utara Kabupaten Sumba Barat Daya
Warga tersebut Antrian di Kantor Bank NTT mulai dari hari Selasa 14 Desember 2020 sudah sampai hari Jumat 18 Desember 2020
Dalam pauntauan Media pada hari Rabu bahwa ada banyak warga yang mengeluh karena nama mereka tidak ada sebagai peserta penerima manfaat yang enggan di sebutkan namanya, tetapi ada warga yang mendengar dari pimpinan Cabang BPD Kori Kecamatan Kodi Utara bahwa yang belum ada nama gelombang ini nanti masih ada gelombang kedua tutur warga tersebut menirukan kata Pimpinan Bank BPD Cabang Kori tersebut
Sementara Tanggapan TKSK ketika media Konfirmasi Kepada Dia Aris Kaka, benar warga sudah terima dari hari Selasa sampai hari ini, tetapi saya tidak tau kalau ada warga yang tidak nama sesuai nama penerima beras pada Tahap pertama, dan sekarang warga sudah Mulai terima JPS berupa uang Rp 300.000,' , Lanjutnya Kali ini warga terima uang dan sekaligus proses pembuatan rekening bagi warga atau Keluarga Penerima Manfaat( KPM).
Sedangkan kekurangan atau kelebihan Nama peserta KPM itu untuk Tahap dua ini saya tidak tau, silakan Kaka tanyakan Kepada Dinas tersebut yang lebih tau mengenai data dan perubahan Tutur TKSK Kodi Utara Aris Kaka.
Lanjut Aris Kaka, Memang Tahap satu berupa beras 60 Kg /KK, tapi kali ini sudah berupa uang lewat rek BPD, bank NTT KORI,dan jumlah sebanyak sesuai Tahap pertama
Sementara itu PLT. Kades Desa Hoha Wungo Robertus Rendi Holi, Kecamatan kodi Utara ketika ditanya mengenai Warga KPM yang namanya tidak ada pada Tahap kedua ,Membenarkan bahwa ada nama yang tidak ada pada Tahap kedua tetapi saya sudah arahkan untuk tanya di Dinas Sosial tegas Rendi Holi
Sementara itu ketika media konfirmasi kepada Dinas Sosial Kabupaten SBD , Ibu Kabid Maria Muda Holo, mengatakan, bahwa yang namanya tidak ada pada Tahap dua ada kesalahan teknis, NIK mereka tidak diterima oleh sistem, kadang ketika cocokan data dari penerima KPS tidak cocok dengan NIK yang ada di daftar, tapi saat ini kami sedang perbaikan data jadi tolong infokan Kepada warga yang nama belum ada saat ini agar mereka bersabar, kami juga paham bahwa saat ini adalah persiapan menyongsong hari Raya Natal, tetapi kmi juga pahami semuanya itu, dan juga kami selalu Konsultasi kepada Pemerintah propinsi lawat Dinas Sosial, agar data tersebut bisa Vailed, dan nanti tetap nama ada sesuai dengan nama yang terima beras tahap pertama, dan Jumlah penerima JPS Propinsi Nusa tenggara timur,pada saat yang terima Tahap pertama sebanyak 6416 KK se SBD tegasnya
Dan nanti juga kami akan bersama dengan Dispenduk untuk sandingkan data antara Dinsos Kab. SBD dengan Dispenduk,
Dan kemarin Kami sama-sama dengan Pimpinan Bank NTT SBD, Dinsos Propinsi untuk berikan data kepada serta membahas solusi dari persolan data PKM tersebut tutup Kabid Dinsos SBD,Liputan TiboSuaraIndonesia)





