Aksi Pencurian Ternak di Desa Mata Kapore SBD Resahkan Warga, Dua Kerbau Hilang Tanpa Jejak Minggu 14 April 2024 Dini Hari


Mata Kapore, SuaraIndonesia1 - Tepat pada hari Minggu 14/4/2024,Warga Desa Mata Kapre di hebohkan 


Kehilangan Ternak Kerbau di desa  Mata Kapre, Kecamatan KODI Bangedo, Sumba Barat daya,  korban pencurian ternak kerbau, terjadi di Dusun Kareka Ndara Minggu  (14/4/2024).


Berdasarkan Hasil Konfirmasi Via Telephonnya Korban Benediktus Danga Ngadi ,ia membenarkan ada Kehilangan Ternak Kerbau tadi pagi tepat pada pukul 3:00 WITA  Ungkap Penjabat Kepala Desa Kareka Ndara Persiapan 



Menurut Penjabat Kepala Desa benar ada Hilang ternak tadi pagi, dan sekarang saya sedang  berada di Waipoyo Desa Waima Kaha , Kecamatan Kodi Balghar jelasnya


Saya ada datangi Keluarga di Waipoya untuk Bisa Membantu untuk Mencari Keberadaan Kerbau 2 ekor itu nanti di beri Imbalan 


Satu ekor kerbau Jantan dengan Satu Ekor Kerbau betina  jawab Beni pada media  pada hari Senin 15/4/2024 pada pukul 21:24 wita


Beberapa Tokoh Masyarakat yang di mintai Keterangn  secara terpisah

Pihaknya juga mengimbau warga untuk ikut mengawasi secara ketat setiap ada gerakan yang mencurigakan agar tidak ada lagi peternak yang kehilangan kerbau di Wilayah kita humbaunya.



Dua ekor kerbau yang dipelihara tersebut merupakan harta kekayaan andalan korban untuk dijadikan biaya hidupnya ke depan saat dijual.


Namun, saat ini kerbau tersebut tidak diketahui lagi di manarimbanya.


Pihaknya juga mengimbau warga untuk ikut mengawasi secara ketat setiap ada gerakan yang mencurigakan agar tidak ada lagi peternak yang kehilangan kerbau.


“Menurutnya, kerbau tersebut selama ini selalu dikurung pada malam hari dan siang harinya diikat di seputaran kebun  atau yang tak jauh dari permukiman penduduk.


 Dalam Pantauan Media  Warga  Ia terangkan bahwa sejak Oktober hingga Desember 2023 kerbau yang hilang itu benar-benar tanpa jejak.



Menurutnya, kasus seperti ini hampir tiap tahun terjadi.


Ketika masyarakat lengah, aksi pencurian itu muncul bahkan marak lagi


“Peristiwa seperti ini jangan dibiarkan terus terjadi.


Masyarakat harus waspada. Jika ada orang dengan gerak-gerik yang diduga sebagai pelaku, laporkan segera kepada pihak kepolisian,” sarannya.

(Tibo SuaraIndonesia1*)