Boalemo — Suaraindonesia1, Aktivis mahasiswa dan tokoh pemuda Gorontalo, Sahril Tialo, melontarkan kritik keras terhadap kinerja Kepala Kejaksaan Negeri Boalemo, Nurul Anwar, yang dinilai gagal menunjukkan keseriusan dalam menuntaskan berbagai kasus dugaan korupsi di wilayah Boalemo.
Dalam pernyataannya, Sahril menegaskan bahwa Kajari Boalemo Nurul Anwar yang saat ini telah digantikan, hanya meninggalkan jejak tanpa capaian nyata. Ia menyebut, selama menjabat, yang ditampilkan ke publik lebih banyak janji ketimbang bukti konkret dalam penyelesaian perkara.
“Secara tegas saya katakan, ini bentuk ketidakberanian dalam menuntaskan kasus. Janji terus disampaikan ke publik, tetapi realisasinya nihil. Bahkan saya menilai sikap seperti ini adalah pengecut dalam menghadapi kasus-kasus besar,” tegas Sahril.
Ia juga menyoroti lambannya penanganan kasus dugaan perjalanan dinas fiktif di DPRD Boalemo Tahun Anggaran 2020–2022 yang hingga kini belum menunjukkan titik terang. Menurutnya, hal tersebut menjadi bukti nyata bahwa penegakan hukum tidak berjalan sebagaimana mestinya.
Lebih lanjut, Sahril mengungkapkan bahwa pihaknya bersama Aliansi Masyarakat dan Mahasiswa Peduli Boalemo telah berulang kali melakukan aksi sebagai bentuk tekanan moral agar kasus-kasus korupsi segera dituntaskan. Namun, hingga saat ini, tidak ada hasil yang signifikan dari upaya tersebut.
“Kami sudah turun aksi, kami sudah menyuarakan ini secara terbuka. Tapi apa hasilnya? Tidak ada. Ini menunjukkan bahwa tidak ada keseriusan dari pihak kejaksaan dalam menyelesaikan persoalan ini,” ujarnya.
Menurut Sahril, kondisi ini tidak hanya mencerminkan lemahnya kinerja, tetapi juga mencederai rasa keadilan masyarakat. Ia menegaskan bahwa penegakan hukum tidak boleh berjalan setengah hati, apalagi terhadap kasus yang menyangkut uang rakyat.
“Kalau terus seperti ini, publik akan kehilangan kepercayaan. Hukum seolah-olah hanya jadi simbol, bukan alat untuk menegakkan keadilan,” tambahnya.
Ia pun mendesak agar Kejaksaan Negeri Boalemo di bawah kepemimpinan yang baru segera mengambil langkah tegas dan berani untuk menuntaskan seluruh kasus yang selama ini terkesan mandek.


