BONE BOLANGO, SuaraIndonesia1.com – Kasus kematian almarhum Hamid Pakaya di lokasi tambang Tibor 19, Suwawa, kembali memasuki babak baru. Kali ini, Aliansi Peduli Kemanusiaan secara terbuka mendesak Kapolda Gorontalo untuk segera memanggil, memeriksa, dan memproses hukum Hendrik Hadju yang diduga sebagai pemilik sling yang digunakan di lokasi kejadian.
Desakan tersebut muncul sebagai bentuk dorongan terhadap aparat penegak hukum agar tidak tebang pilih dalam mengusut seluruh pihak yang diduga memiliki keterkaitan dengan insiden yang merenggut nyawa almarhum Hamid Pakaya.
Aktivis lingkungan Gorontalo, M. Fadli, menegaskan bahwa kasus ini tidak boleh berhenti hanya pada pemeriksaan pekerja lapangan semata. Menurutnya, seluruh pihak yang diduga memiliki keterlibatan maupun tanggung jawab harus dipanggil, diperiksa, dan diproses sesuai hukum yang berlaku.
“Tidak ada yang sebanding dengan nyawa manusia. Kami mendesak Kapolda Gorontalo untuk segera memanggil dan memeriksa Hendrik Hatju atas dugaan sebagai pemilik sling yang digunakan di lokasi tambang Tibor 19. Jika ditemukan adanya unsur kelalaian maupun tanggung jawab hukum, maka harus diproses secara tegas dan transparan,” tegasnya.
Aliansi Peduli Kemanusiaan juga menyatakan bahwa tuntutan tersebut akan dibawa dalam agenda aksi demonstrasi mendatang sebagai bentuk tekanan moral kepada aparat penegak hukum agar serius mengusut tuntas kasus kematian Hamid Pakaya.
Selain mendesak pemeriksaan terhadap Hendrik Hadju, aliansi juga meminta pihak kepolisian mengusut seluruh unsur yang diduga bertanggung jawab dalam aktivitas pertambangan di Tibor 19, termasuk pihak pengelola maupun pihak lain yang berkaitan dengan operasional tambang tersebut.
Menurut aliansi, pengusutan menyeluruh penting dilakukan agar keluarga korban mendapatkan keadilan dan agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi di wilayah pertambangan rakyat di Gorontalo.
“Jangan sampai kasus ini berakhir tanpa kejelasan hukum. Nyawa manusia tidak boleh dianggap biasa dalam aktivitas pertambangan,” tutup pernyataan Aliansi Peduli Kemanusiaan.
(JO)


