Suaraindonesia1, Pohuwato - Sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian dan kinerja selama menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN), Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato menganugerahkan piagam kepada enam orang tenaga pendidik di wilayahnya.
Penyerahan penghargaan dilakukan oleh Sekretaris Daerah Pohuwato, Iskandar Datau, didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Arman Mohamad. Acara berlangsung di halaman Kantor Bupati pada Senin (04/05/2026), bertepatan dengan rangkaian kegiatan peringatan Hari Pendidikan Nasional tingkat kabupaten.
Keenam pendidik yang menerima penghargaan tersebut sekaligus memasuki masa purna tugas terhitung mulai tanggal 1 Mei 2026. Mereka adalah Hamsia A.K. Mohi, S.Pd (Kepala Sekolah TK Negeri Plamboyan, Kecamatan Randangan); Raina Sune, S.Pd (Guru SD Negeri 07 Marisa); Sadiq Dama (Guru SMP Negeri 1 Buntulia); Pakaya Suleman, S.Pd (Guru SD Negeri 05 Marisa); Narwati I. Pakaya (Guru SD); serta Asnin Basiru, S.Pd (Pengawas TK).
Dalam kesempatan itu, Sekda Iskandar Datau menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dedikasi yang telah ditunjukkan oleh para guru dan pengawas sekolah selama menjalani masa pengabdiannya sebagai ASN.
“Jasa dan pengabdian yang Bapak Ibu berikan akan selalu menjadi kenangan berharga bagi pemerintah daerah, apalagi bagi ribuan murid yang pernah Bapak Ibu bimbing. Hal ini juga menjadi catatan prestisius yang tak ternilai bagi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pohuwato,” ungkap Sekda.
Ia menegaskan bahwa masa pensiun adalah tahapan yang pasti akan dilalui setiap ASN sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Oleh sebab itu, pemberian penghargaan ini merupakan wujud nyata apresiasi daerah atas pengabdian mereka selama bertugas.
“Mewakili Pemerintah Kabupaten Pohuwato, Bupati dan Wakil Bupati, kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas segala pengabdian Bapak Ibu. Dari tangan dan bimbingan Bapak Ibu, telah lahir generasi penerus bagi daerah dan bangsa ini. Banyak anak didik yang berhasil meraih cita-cita berkat kesabaran dan ilmu yang Bapak Ibu berikan,” jelasnya.
Sekda juga berharap segala upaya dan pengabdian yang telah dicurahkan selama mengajar menjadi amal jariyah yang bernilai pahala di sisi Allah SWT. Ia pun mengajak para pendidik yang sudah pensiun untuk tetap berperan aktif dan berkontribusi dalam memajukan daerah.
“Perjuangan membangun daerah tidak berhenti sampai di sini. Meski sudah memasuki masa pensiun, semangat pengabdian tetap harus dijaga. Semoga Bapak Ibu senantiasa diberikan kesehatan yang baik dan dapat menikmati masa pensiun dengan tenang dan bahagia,” tutupnya.
(Abd)
(Abd)

