Manokwari, suaraindonesia1.com, Kamis (2 Juli 2026),- Anggota MRP Papua Barat Perwakilan Teluk Bintuni, Eduard Orocomna, mendesak perhatian pemerintah bagi pengusaha asli Papua asal Moskona untuk mengerjakan program dan kegiatan pembangunan di daerah ini. Pasalnya, banyak warga Moskona,, Kabupaten Teluk Bintuni, yang memiliki Badan Usaha, tapi tidak diberdayakan.
"Hanya pernah dapat proyek di bawah 100 juta, dapat satu kali, nanti lima tahun lagi, baru dapat. Pemerintah hanya perhatikan yang dianggap tim sukses," urai Eduard.
Banyak perusahaan milik warga Moskona, akhirnya mati, akibat tidak kunjung diberdayakan. Menurut Eduard, dengan adanya penyerahan diri mantan anggota OPM di daerah Moskona, pemerintah mestinya memberi perhatian yang khusus terhadap daerah ini. Terutama terkait tuntutan yang disampaikan para mantan OPM ini. Misalnya, tuntutan pembangunan jalan antar -distrik di Moskona, dapat dikerjakan pengusaha asli setempat. (cr)


