BONE BOLANGO – Suaraindonesia1, Komitmen Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Universitas Negeri Gorontalo dalam memberdayakan masyarakat kembali dibuktikan. Bersama kelompok PKK Fishpreneur Desa Olele, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, Al Ridho Hidayat Hamzah, Mahasiswa Fakultas Teknologi Perikanan UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO bersama Tim MBKM melakukan pendampingan untuk mengolah hasil laut menjadi produk bernilai tambah.
Komoditas utama Desa Olele yaitu ikan tuna kini diolah menjadi Abon Ikan Tuna. Adapun sisa proses produksi dimanfaatkan menjadi Kaldu Cair dari Limbah Tuna. Langkah ini sekaligus menerapkan prinsip _zero waste_ dengan memanfaatkan seluruh bagian ikan secara maksimal. Produk hasil inovasi tersebut telah dikemas secara modern dan siap dipasarkan sebagai produk khas Desa Olele.
Potensi Nilai Jual Tinggi:
Diversifikasi ini terbukti mampu mendongkrak nilai ekonomi tuna secara signifikan. Apabila tuna segar dijual dengan harga yang fluktuatif dan memiliki daya simpan terbatas, maka abon dan kaldu cair memiliki potensi nilai jual 2 hingga 3 kali lipat lebih tinggi. Dengan daya tahan 6-12 bulan, kemasan yang menarik, serta target pasar yang lebih luas hingga ritel modern dan e-commerce, produk ini berpeluang besar meningkatkan pendapatan UMKM dan memperkuat daya saing ekonomi masyarakat pesisir Desa Olele.
Al Ridho Hidayat Hamzah, mewakili Tim MBKM UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO, menegaskan bahwa program ini adalah wujud nyata sinergi kampus dengan desa.
"Melalui MBKM kami ingin menunjukkan bahwa potensi perikanan Olele tidak hanya bisa dijual dalam bentuk segar. Dengan diolah menjadi Abon Tuna dan Kaldu Cair, nilai jualnya meningkat, limbah berkurang, dan identitas Desa Olele sebagai pusat olahan perikanan berbasis potensi lokal semakin kuat. Kami optimis produk ini dapat dikenal luas hingga ke pasar nasional," ungkapnya Al Ridho hidayat hamzah mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo
Selain produksi, Tim MBKM juga memberikan pelatihan meliputi teknik pengolahan pangan, desain kemasan, strategi branding, pemasaran digital, hingga pengembangan usaha mikro agar produk berkelanjutan dan kompetitif.
Dengan inovasi ini, Desa Olele yang sebelumnya dikenal sebagai destinasi wisata bahari, kini mulai berkembang menjadi sentra produk olahan perikanan yang inovatif, berkualitas, dan memiliki nilai ekonomi tinggi.
Keunggulan Produk Unggulan Desa Olele
Abon Ikan Tuna
- Kandungan protein tinggi dan bergizi
- Praktis, siap saji, dan memiliki daya simpan lama
- Cocok dijadikan oleh-oleh khas Desa Olele
- Dikemas modern dan memiliki nilai jual yang stabil
Kaldu Cair dari Limbah Ikan Tuna
- Hasil pemanfaatan limbah, mendukung _zero waste_
- Rasa gurih alami dan kaya nutrisi
- Praktis sebagai penyedap masakan
- Menciptakan nilai ekonomi baru dari limbah perikanan.
Red.




