BREAKING NEWS
latest
header-ad

468x60

header-ad

John Rumayomi Dorong Waropen Bangkit dari Pertanian, Dukung Food Estate Merauke


WAROPEN-Suaraindonesia1.com. Ketahanan pangan tidak cukup hanya mengandalkan pasokan dari luar daerah. Tokoh Masyarakat Riseisayati, John Rumayomi, mendorong masyarakat Waropen mulai memanfaatkan tanah dan potensi alam yang dimiliki untuk memperkuat pertanian sekaligus membangun kemandirian pangan. Rabu (23/09/2026) 


Pernyataan tersebut disampaikan John saat menyampaikan dukungannya terhadap Program Strategis Nasional (PSN) Food Estate di Kabupaten Merauke yang dinilainya menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat ketahanan pangan dan pembangunan ekonomi.


Menurut John, masyarakat perlu memahami tujuan serta mekanisme pelaksanaan setiap program pemerintah. Namun, pembangunan juga harus dilaksanakan dengan memperhatikan kepentingan masyarakat serta hak-hak masyarakat adat.


“Program pembangunan perlu dipahami dengan baik oleh masyarakat. Yang tidak kalah penting, kepentingan masyarakat dan hak-hak adat harus tetap diperhatikan dalam setiap proses pembangunan,” ujar John.


Selain persoalan ketahanan pangan, John Rumayomi menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat.


Ia menyoroti gangguan keamanan yang terjadi di Kabupaten Jayawijaya serta adanya perbedaan pendapat terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG).


Menurutnya, masyarakat memiliki ruang untuk menyampaikan aspirasi dan perbedaan pandangan. Namun, penyampaian tersebut harus dilakukan secara tertib dan tidak sampai mengganggu kepentingan masyarakat luas maupun pelayanan pemerintah.


“Perbedaan pendapat adalah hal yang biasa. Aspirasi tetap bisa disampaikan, tetapi mari dilakukan dengan cara yang tertib sehingga tidak mengganggu masyarakat dan pelayanan pemerintah,” katanya.


John menilai situasi keamanan yang kondusif menjadi salah satu faktor penting agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari, sementara pemerintah dapat melaksanakan pelayanan dan pembangunan secara maksimal.


John kemudian mengajak masyarakat Waropen melihat kembali potensi daerah yang selama ini menjadi sumber kehidupan masyarakat.


Menurutnya, Waropen memiliki tanah dan hutan yang dapat dikembangkan secara produktif dengan tetap menjaga keberlanjutan lingkungan.


Ia menilai sektor pertanian memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebagai sumber pangan sekaligus sumber ekonomi masyarakat.


“Waropen memiliki tanah dan hutan yang menjadi sumber kehidupan. Potensi ini jangan hanya dilihat sebagai sesuatu yang kita miliki, tetapi harus dikelola secara produktif dan berkelanjutan,” ungkapnya.


John mengatakan, penguatan pertanian juga dapat membantu mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap pasokan pangan dari luar daerah.


Karena itu, masyarakat perlu mulai membangun kebiasaan memproduksi pangan sendiri sesuai dengan potensi lahan dan kondisi masing-masing wilayah.


John Rumayomi mengajak masyarakat Waropen tidak menunggu program besar untuk mulai bergerak di sektor pertanian.


Menurutnya, gerakan pertanian dapat dimulai dari tingkat keluarga, kemudian dikembangkan melalui kelompok masyarakat hingga tingkat kampung.


Budidaya tanaman pangan, kata dia, dapat menjadi langkah awal untuk membangun kemandirian pangan masyarakat.


“Tidak harus menunggu program besar. Kita bisa mulai dari rumah dan keluarga, kemudian kelompok masyarakat dan kampung. Kalau dilakukan bersama-sama, ini bisa menjadi kekuatan besar bagi Waropen,” katanya.


Ia berharap masyarakat dapat memanfaatkan lahan yang tersedia untuk menanam berbagai tanaman pangan yang sesuai dengan kondisi wilayah masing-masing.


Selain memenuhi kebutuhan sehari-hari, hasil pertanian juga dapat dikembangkan menjadi sumber pendapatan apabila dikelola secara serius.


John menegaskan bahwa pengembangan pertanian bukan hanya berbicara tentang kebutuhan pangan hari ini, tetapi juga menyangkut masa depan generasi Waropen.


Menurutnya, tanah yang dimiliki masyarakat merupakan aset penting yang harus dijaga dan dikelola agar tetap memberikan manfaat bagi anak cucu.


Karena itu, ia mengajak masyarakat adat dan seluruh masyarakat Waropen untuk menjaga persatuan, keamanan, serta bersama-sama mendukung pembangunan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.


“Tanah yang kita miliki hari ini harus bisa menjadi sumber kehidupan bagi generasi yang akan datang. Mari kita jaga, kita kelola dengan baik, dan kita manfaatkan untuk membangun kemandirian pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkas John Rumayomi.

« PREV
NEXT »