BREAKING NEWS
latest
header-ad

468x60

header-ad

GLOBAL

internasional

Skrinews - Wakili Danramil, Babinsa Koramil 1310-05/Kauditan Ikuti Penyuluhan Kesehatan



MINAHASA UTARA - Skrinews,
Penyuluhan dari Tim Kesehatan Polda ke semua Polsek-Polsek se-Sulut. tentang tata cara sterilisasi, Penggunaan Masker dan 6 langkah cuci tangan, dihadiri Babinsa Koramil 1310-05/Kauditan Kodim 1310/Bitung, (30/3/2020).

Kegiatan penyuluhan dari Tim Kesehatan Polda ke semua Polsek-Polsek se-Sulut, sebagai langkah pencegahan menyebarnya Virus Corona.

Tim Biddokkes (Bidang Kedokteran dan Kesehatan) Polda Sulut selain melakukan penyuluhan, kunjungan ini dalam rangka pemeriksaan kesehatan (rikkes) berkala bagi anggota Polri dan PNS.

"Untuk mendeteksi dan mencegah sejak dini ada atau tidaknya suatu penyakit, sekaligus upaya penanganan atau pengobatannya," ujar Serda Dodi S. Wardani yang hadir mewakili Danramil.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua Tim Kesehatan Polda Sulut dr. Faridah, Kapolsek Kauditan AKP Polce Moningkey, S.H., Danramil 1310-05/Kauditan diwakili Babinsa Srd Dodi S. Wardani dan seluruh anggota Polsek Kauditan.

Skrinews - Guna Memutuskan Mata Rantai Covid-19, Babinsa Rutin Penyemprotan




MINAHASA UTARA - Skrinews,
Babinsa Serma Arifin Sakamole melaksanakan komsos bersama dengan Hukum Tua dan Aparat Desa Warukapas Kec. Dimembe Kab. Minahasa Utara, dalam kegiatan penyemprotan cairan antiseptik dalam rangka memutuskan mata rantai Virus Corona (Covid-19), (30/3/2020). 

Hadir dalam kegiatan, Hukum Tua Bpk. Adry Moningka, Babinsa Koramil 1310-04/Dimembe, Kodim 1310/Bitung Serma Arifin Sakamole, Kaur Kesra Bpk. Maysel Dotulong, Pendamping Desa Bpk. Jhonly Lumewan, Kepala jaga 10 dan 12 serta Hansip.

Dalam upaya memutuskan mata rantai terhadap penyebaran Virus Corona (Covid-19), Babinsa Koramil jajaran Kodim 1310/Bitung, termasuk Babinsa Koramil 1310-04/Dimembe aktif melakukan penyemprotan cairan disinfektan terhadap tempat-tempat umum sampai ke rumah-rumah warga bersama warga masyarakat setempat.

"Kegiatan menggunakan dua alat semprot dilaksanakan di rumah-rumah warga di Dua (2) Jaga di Desa Warukapas, yakni Jaga 10 dan 12," kata Serma Arifin Sakamole.

Babinsa Serma Arifin Sakamole selaku Babinsa Desa Warukapas Kec. Dimembe, bersinergi bersama masyarakat melakukan penyemprotan cairan disinfektan guna mencegah serta mensterilkan rumah warga dari penyebaran Virus Corona.

Babinsa diminta berperan aktif dan memberikan sosialisasi dan himbauan kepada masyarakat agar tidak perlu takut dan tetap tenang serta senantiasa menbudayakan pola hidup sehat pada diri sendiri, keluarga dan lingkungan.

Skrinews - Personel Koramil Kauditan dan Polsek Kema Rutin Himbau Masyarakat Desa Kema




MINAHASA UTARA - Skrinews,
Babinsa Serda Jefri Tendean, Koramil 1310-05/Kauditan Kodim 1310/Bitung bersama Bhabinkantibmas Polsek Kema melaksanakan kegiatan pengumuman serta himbauan kepada masyarakat di Desa Kema 2 dan Desa Kema 3 Kec. Kema, Kab. Minahasa Utara, (31/3/2020).

Tak bosan-bosannya himbauan pencegahan penularan Virus Corona terus disampaikan oleh Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Himbauan kali ini berlokasi di pelabuhan nelayan Desa Kema, menyampaikan kepada para nelayan dan para ojek untuk dapat berperan aktif melakukan pencegahan penularan Virus Corona (Covid-19).

"Dengan menggunakan pengeras suara dan peralatan seadanya, Kami menyampaikan mengenai bahaya serta pencegahan Covid-19 atau Virus Corona," kata Serda Jefri Tendean.

Di pelabuhan nelayan Desa Kema, Babinsa da Bhabinkamtibmas berharap warga menyediakan air dan sabun untuk melakukan pencucian tangan dan juga dapat menyediakan disinfektan untuk bisa disemprot dikendaraan roda empat atau kendaraan roda dua, termasuk kapal-kapal nelayan.

"Kami mengajak seluruh masyarakat se-Kecamatan Kema dapat bersama-sama mematuhi himbauan pemerintah dan mengingatkan satu sama lainnya untuk berprilaku hidup bersih dan sehat, dan juga selalu berdoa agar penularan wabah Virus Corona (Covid-19) akan segera berhenti," pungkasnya.

Skrinews - Koramil 1310-01/Bitung dan Polsek Ranowulu Gelar Patroli Antisipasi Penyebaran Covid-19




BITUNG - Skrinews,
Personel Koramil 1310-01/Bitung Kodim 1310/Bitung bersama Anggota Polsek Ranuwulu Polres Bitung dipimpin Kapolsek Ranowulu AKP I Wayan Budiartha, melaksanakan apel bersama, (30/3/2020).

Dalam amanatnya saat apel gabungan TNI-Polri di wilayah Hukum Polsek Ranowulu, Kapolsek Ranowulu AKP I Wayan Budiartha mengatakan, Patroli Gabungan ini digelar dalam rangka mensosialisasikan tentang penyebaran Covid-19 atau Virus Corona.

"Kegiatan patroli Gabungan TNI-Polri dilakukan dengan cara memberikan pengertian dan himbauan kepada masyarakat serta mensosialisasikan tentang penyebaran Covid-19," tutur Kapolsek.

Usai pelaksanaan apel pengecekan, Patroli gabungan melaksanakan sambang wilayah di Kel. Danowudu, Kel. Duasudara, Kel. Pinasungkulan, Kel. Batu Putih Atas dan mendapati warga masyarakat yang sedang kumpul, sehingga dihimbau dan diberi penjelasan, pengertian dan sosialisasi tentang bahaya penyebaran Virus Corona, untuk segera bubar dan kembali ke rumah masing-masing.

"Warga masyarakat pun menerima dan menyambut baik himbauan tersebut sehingga membubarkan diri pulang ke rumah masing-masing," ungkap Pelda Sony Assa, selaku yang tertua dari Koramil 1310-01/Bitung.

Saat kembali melewati Kel. Duasudara, Patroli gabungan mendapati masyarakat yang sedang main Bilyard, mereka juga dihimbau agar segera bubar dan kembali ke rumah, sebelumnya diberikan pengertian dan sosialisasi sekaligus penempelan stiker dari Kepolisian tentang bahaya penyebaran Virus Corona.
Patroli kembali melanjutkan kegiatan, menyasar di Kelurahan Tewaan, Kel. Apela 1 dan Apela 2, Kel. Kumersot, dan Kel. Karondoran namun situasi aman terkendali.

Kegiatan Patroli gabungan Koramil 1310-01/Bitung dan Polsek Ranowulu dipimpin Kapolsek Ranowulu kembali ke Polsek Ranowulu dalam keadaan aman.

Skrinews - Jaga Kamtibmas Dan Sampaikan Edukasi Terkait Covid 19, Koramil dan Polsek Wilayah Aertembaga Lakukan Patroli




BITUNG - Skrinews,
Jajaran Babinsa Koramil 1310-01/Bitung wilayah Kecamatan Aertembaga bersama Polsek Aertembaga menggelar Apel bersama dilanjutkan Patroli Gabungan dalam rangka mensosialisasikan tentang penyebaran Virus Covid-19 dan ciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif, (30/3/2020).

Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek Aertembaga AKP May Diana Sitepu, SH., SIK., selaku pengambil apel melakukan pengecekan kesiapan patroli sembari menyampaikan, Patroli bersama ini sebagai bentuk soliditas dan sinergitas Polri dan TNI dalam upaya antisipasi penyebaran covid-19 serta menyelamatkan kamtibmas.

"Kegiatan patroli gabungan ini merupakan upaya jajaran TNI-Polri dalam rangka upaya antisipasi penyebaran covid-19 serta menciptakan rasa aman dan nyaman sehingga dapat meningkatkan kamtibmas yang dapat terwujud kondusif melalui sinergitas aktif aparat pemerintah bersama dengan segenap lapisan masyarakat," kata Kapolsek Aertembaga.

Dalam hal ini pihak Polsek dan Koramil akan terus melakukan patroli gabungan seperti ini, untuk meminimalisir kriminalitas dan untuk memberikan rasa aman bagi warga masyarakat, disamping itu sosialisasi terkait bahaya virus corona tersampaikan kepada seluruh lapisan masyarakat.

Pada kesempatan itu, Kapolsek, anggota Polsek Aertembaga dan anggota Koramil 1310-01/Bitung, turun ke jalan menghimbau masyarakat terkait dengan pencegahan Virus Corona (Covid-19). 

Adapun dalam himbauan antara lain, masyarakat diwajubkan rajin cuci tangan, jaga kebersihan dan pola hidup sehat, konsumsi makanan yang berserat dan mengandung vitamin C, hindari keramaian atau jaga jarak ketika berinteraksi serta rutin berolahraga untuk jaga kesehatan dan kebugaran tubuh.

Danramil 1310-01/Bitung Lettu Inf Julen Kasiaheng, dalam penuturannya saat dikonfirmasi terkait kegiatan tersebut, menyampaikan, Kegiatan Patroli gabungan ini merupakan wujud sinergitas dan soliditas TNI-Polri guna menjaga Sitkamtibmas yang kondusif, termasuk melaksanakan himbauan edukasi langsung terhadap warga masyarakat untuk pencegahan dan antisipasi terhadap Virus Corona (COVID -19).

"Patroli bersama TNI-Polri untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), terutama mengantisipasi kerawanan penyebaran covid-19. Diharapkan bisa menurunkan angka penyebaran virus ini terutama diwilayah Kota Bitung," pungkas Danramil.

Apel pengecekan personel yang dipimpin langsung Kapolsek Aertembaga AKP May Diana Sitepu, SH., SIK., dilanjutkan Patroli mulai Pukul 20.45 Wita hingga Pukul 22.15 Wita menyambangi tempat-tempat umum di wilayah Kecamatan Aertembaga diantaranya, pangkalan ojek pasar Winenet Dua, Perikani, Ruko Pateten Satu dan Jalan Tinombala.

Skrinews - Dua Unit Mobil Damkar Milik Pemkot Bitung Tabrakan Di Jalan Girian




BITUNG - Skrinews,
Tabrakan dua mobil Damkar milik Pemkot Bitung di jalan Wolter Monginsidi Kelurahan Girian Indah Kota Bitung (31/3) Pukul 11.00 Wita, Siang tadi.

Terjadi di jalan raya Kel. Girian Indah Kec. Girian Kota Bitung, lakalantas tabrakan mobil Damkar milik Pemkot Bitung, tepatnya di depan Secata Rindam XIII/Merdeka. Kejadian tersebut sempat membuat kemacetan arus lalulintas sepanjang jalan Wolter Monginsidi.

Menurut keterangan saksi Sakran Adondang (33) Honorer Satpol PP bidang Damkar, alamat Kel. Batulubang Lingk. 1 Kec. Lembeh Selatan Kota Bitung yang adalah salah satu personel di dalam mobil Damkar yang mengalami kecelakaan tersebut, mengatakan, sekitar Pukul 10.30 Wita, dua mobil Damkar milik Pemkot Bitung No Pol. B 7955 XX dan No. Pol. DB 9113 C berjalan beriringan keluar dari Kantor Pemkot Bitung, untuk mobil No. Pol. DB 9113 C berada di posisi depan sedangkan mobil No Pol. B 7955 XX mengikuti dari belakang menuju ke sasaran pasar Girian untuk melakukan penyemprotan disinfektan.

Dalam perjalanan sekira pukul 11.00 Wita terjadi lakalantas (tabrakan) di depan Secata Rindam XIII/Mdk dari arah belakang mobil No Pol B 7955 XX menyundul kendaraan yang berada didepanya yang sedang berjalan beriringan. 

"Karena mobil yang berada di depan No Pol. DB 9113 C mengerem secara tiba-tiba, maka kendaraan yang berada di belakang No Pol. B 7955 XX tidak bisa mengerem secara mendadak (kaget) maka terjadilah tabrakan tersebut," katanya.

Dalam kejadian lakalantas tersebut tidak ada korban jiwa, beberapa anggota Koramil 1310-01/Bitung Kodim 1310/Bitung dan Anggota Yon Marhanlan VIII Bitung yang dipimpin Pelda Sonny Assa yang menaiki mobil tersebut dalam rangka untuk melakukan penyemprotan disinfektan, segera membantu mengeluarkan sopir atas nama Meidi Daeng yang terjepit dan Nurlin Sabihing untuk di evakuasi ke RSUD Manembo-Nembo Bitung. 

"Kejadian ini terjadi di duga sopir yang mengemudikan mobil Damkar yang berada di belakang, kaget melihat mobil yang berada depannya berhenti secara tiba-tiba dan tidak bisa mengendalikan kendaraanya, maka terjadilah tabrakan," kata Pelda Sonny Assa saat dikonfirmasi terkait kejadian lakalantas tersebut.

Kerugian jiwa dalam kejadian tersebut nihi, dan kerugian materiil mobil Damkar milik Pemkot Bitung No. Pol B 7955 XX rusak berat di bagian depan sedangkan mobil Damkar No Pol. DB 9113 C mengalami rusak ringan di bagian belakang.

Skrinews - Kedapatan Membuat Keributan, Babinsa Dan Bhabinkamtibmas Berikan Pembinaan




BITUNG - Skrinews,
Babinsa Serda Sulkan anggota Koramil 1310-01/Bitung Kodim 1310/Bitung bersama Bhabinkamtibmas Polsek Aertembaga melaksanakan pembinaan terhadap warga yang membuat keributan atau berteriak di jalan-jalan, akibat telah mengkomsumsi minuman keras, (31/3/2020).

Bersama Elipson Manderos (Lurah Makawidey), Aiptu Agus Wolok (Bhabinkamtibmas), Kepala Lingkungan dan Ketua RT Kelurahan Makawidey Kec. Aertemabaga Kota Bitung, Babinsa Serda Sulkan menghimbau agar tidak kumpul-kumpul karena untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Dalam arahannya, Babinsa mengimbau agar warga tidak ikut tergabung dalam kelompok gengster yang kerap membuat keributan dan mengganggu keamanan setelah mengkomsumsi miras.

"Agar jangan salah dalam bergaul dan ikut-ikutan mabuk-mabukkan, yang telah membuat gaduh masyarakat, apalagi sekarang dilarang kumpul-kumpul guna mencegah penyebaran covid-19," tutur Babinsa Serda Sulkan.

Adapun keempat pelaku keributan diantaranya, J. Naibaho, S.Sos., (51), Jery Lahope (23), Vecky Mandak (38) dan Richard Bawole (25) alamat alamat RT 004 Lingk. 2 Kelurahan Makawidey.

Untuk mencegah munculnya gengster di wilayah tanggung jawabnya, jajaran Babinsa Koramil 1310-01/Bitung memberikan pembinaan terhadap pemuda yang ditemuinya saat patroli pencegahan covid-19.

Babinsa Serda Sulkan bersinergi dengan Bhabinkamtibmas membawahi keamanan di Kelurahan Makawidey ini menjelaskan, bahwa peran pemuda justru diharapkan menjadi motor penggerak dalam hal-hal positif yang ada di sekitar tempat tinggalnya, tutupnya.

Skrinews - Sosialisasikan Phisical Distancing, Perosnel Koramil 1310-06/Airmadidi, Patroli Bersam Polres Minut





MINAHASA UTARA - Skrinews,
Dua (2) orang anggota Koramil 1310-06/Airmadidi Kodim 1310/Bitung melaksanakan apel kesiapan patroli bertempat di Mapolres Minut yang dipimpin langsung oleh Kapolres Minut, (31/3/2020).

"Kegiatan patroli ini untuk menghimbau kepada masyarakat agar tidak berkumpul di tempat-tempat keramaian, hal ini dilakukan untuk pencegahan Covid 19," kata Kapolres Minut.

Aparat TNI jajaran Kodim 1310/Bitung, terus melakukan langkah atau tindakan antisipasi dengan berbagai kegiatan bersama pihak Kepolisian.

"Tujuannya untuk mencegah atau memutuskan penyebaran virus corona (covid-19)," kata Danramil 1310-06/Airmadidi Mayor Inf Gusnawan M. Kawa, saat dikonfirmasi.

Bersama anggota di seluruh jajaran Koramil dan dibantu Polisi, mereka melakukan patroli ke sejumlah lokasi di beberapa kecamatan di wilayah Kabupaten Minahasa Utara. 

Dengan penuh rasa tanggung jawab dan menjaga kekompakan, aparat TNI Kodim 1310/Bitung melalui jajaran Koramil, terus berkoordinasi dengan baik setiap saat.

Kodim 1310/Bitung bekerja sama dengan Polres Minahasa Utara serta Instansi terkait, cegah penyebaran covid-19 dengan melakukan patroli bersama.

"Mereka memantau dan mengajak warga untuk bersama-sama mematuhi himbauan pemerintah dalam rangka memutuskan rantai covid 19," ungkap Danramil 1310-06/Airmadidi.

Imbauan itu, yakni menepati jam malam dari pukul 20.30 Wita-05.30 Wita, agar masyarakat terbebas dari virus corona.

Dalam upaya mencegah covid-19, Kodim 1310/Bitung bersama unsur terkait termasuk Polres Minahasa Utara, terus proaktif melakukan berbagai langkah dan upaya, dan senantiasa melakukan koordinasi maupun melakukan tindakan nyata di lapangan.

"Selain melaksanakan patroli di tempat umum, jajaran Kodim 1310/Bitung juga selalu mensosialisasikan phisical distancing (jaga jarak) kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Minahasa Utara," terang Mayor Inf Gusnawan M. Kawa.

Skrinews - Antisipasi Penyebaran Covid-19, Babinsa Waspadai Orang Asing di Wilayah Binaannya




BITUNG - Skrinews,
Babinsa Madidir Unet Serda Meidi Lahope anggota Koramil 1310-01/Bitung Kodim 1310/Bitung mendapat telepon dari Ketua RT 02 Lingkungan 01 Kel. Madidir Unet, bahwa ada 6 Orang yang tidak di kenal sedang berbelanja di Indomaret samping Lorong Gaas, (31/3/2020).

Ketua RT 02 Ibu Rita Petiunaung bertanya kepada 6 Orang tersebut bahwa kalian ini darimana dan mau kemana. Saya Ketua RT disini jadi saya punya hak untuk bertanya.

Tiba-tiba 6 orang tersebut tinggalkan Ibu RT dengan berjalan cepat ke arah Pantai samping pagar PT. AMR. Kemudian Ibu RT mengikuti dari belakang, tiba-tiba mereka lari dengan cepat ke arah Pantai.

Babinsa Serda Meidi Lahope yang tiba di rumah Ketua RT 02 dan menanyakan tentang kejadian tadi. Setelah itu Babinsa langsung mencari 6 orang tersebut ke arah pantai. Tiba-tiba ketemu warga yang pulang dari melaut.

Babinsa bertanya apakah Bapak melihat ada 6 orang lewat sini, ternyata bapak tersebut melihat mereka menerobos pesisir pantai melompat pagar PT. AMR ke arah kapal, karena dari pihak perusahaan melarang orang kapal keluar lewat perusahaan.

Babinsa langsung menuju ke kapal tersebut yang berada di Dermaga PT. AMR dengan nama Kapal Mitra Anugerah 2, bermuatan Karnel Kelapa Sawit dan Babinsa langsung memanggil mereka dan memberikan arahan tentang antisipasi penyebaran Covid 19.

Babinsa Serda Meidi Lahope menyampaikan juga, bahwa tidak ada orang Kapal yang turun ke darat dan kalau mau belanja atau ada keperluan lain, koordinasi dengan pengurus kapal yang ada disisni.

"Karena kalian ini orang yang datang dari daerah lain, kami disini selalu waspada setiap saat, mengantisipasi tindak kriminal, terlebih penyebaran covid 19 di wialayah binaan saya," kata Serda Lahope

Skrinews - Pakar Geologi Wanti-Wanti Bahaya Sesar di Selatan Pulau Sulawesi



Nasional_skrinews.com, Makassar - (31/3/20)
Pakar Petrologi dan Geologi Ekonomi Universitas Hasanuddin, Adi Maulana mengatakan, masyarakat perlu mewaspadai pergerakan patahan atau cecar di bagian selatan Pulau Sulawesi.

"Dua gempa terakhir yang terjadi dalam tiga hari terakhir ini diakibatkan pergerakan patahan atau sesar Walanae di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan dan Sigi, Sulawesi Tengah," kata Adi dikutip Antara.

Menurut dia, persoalan antisipasi kebencanaan akibat alam juga patut menjadi perhatian bersama di tengah merebaknya pandemi Covid-19 di daerah ini.

Pasalnya, lanjut dia, dinamika bumi di Pulau Sulawesi dalam bentuk pergerakan patahan-patahan mencapai salah satu zona yang paling membahayakan yang masih menyimpan kisah lara ketika terjadi bencana tsunami dan likuifaksi di Sulteng pada 28 September 2018.

Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar melansir aktivitas gempa bumi di Kabupaten Wajo, Sulsel dengan magnitudo 4,9 skala richter.

Menurut Adi, hal itu terjadi akibat pergerakan patahan atau sesar Walanae, patahan regional yang membelah tepat di tengah Pulau Sulawesi, melewati Kota Palu menuju ke arah tenggara di perut Pulau Sulawesi kembali aktif.

Kemudian pada 28 Maret 2020, daerah eks bencana Sigi ini kembali aktif dengan magnitudo yang lumayan terasa diatas 5 Skala Richter.

"Seperti yang terlihat di peta Tektonik, kita dapat melihat garis-garis yang merupakan jalur-jalur patahan yang bisa menimbulkan gempa bumi dari skala kecil sampai besar," katanya.

Banyaknya patahan-patahan ini tidaklah mengherankan, pasalnya pulau ini terbentuk dari interaksi beberapa lempeng besar. Patahan Palu-Koro, begitu para ahli geologi menyebutnya, adalah salah satu yang sangat aktif dengan cakupan yang sangat panjang dan punya beberapa bagian tambahan, termasuk patahan Matano di Luwu Timur dan beberapa patahan kecil lainnya.

Adi mengatakan, semoga fenomena ini hanya sebatas proses pelepasan energi normal dari bumi, tidak disertai bencana di tengah pandemi Covid-19 di Tanah Air.

Berkaitan dengan hal tersebut, dia mengimbau agar masyarakat yang tinggal di daerah ini tetap tenang, tetapi harus selalu waspada seperti seharusnya yang tinggal di wilayah atau zona patahan.

"Saya yakin pasti kita semua sudah tahu harus bersikap dan bertindak. Begitu juga Institusi setempat, tetap siaga agar segala sesuatu bisa dimonitor. Pengalaman adalah guru yang terbaik. Semoga tidak ada lagi elegi di tengah pandemi Covid-19," kata dosen Fakultas Teknik Unhas itu.

Sumber : Liputan6.com

skrinews.com : RLN

Skrinews-Keterlibatan Pemerintah dalam Mewujudkan RUU Ketahanan Keluarga



Muhammad Syamsul Arifin


Skrinews.com -Para anggota Dewan Perwakilan Rakyat di Indonesia memang selalu membuat heboh masyarakat Indonesia, dari kontroversional RKUHP, RUU Ketenagakerjaan. Sekarang para anggota dewan membuat kehebohan lagi dengan mengajukan rancangan undang-undang mengenai ketahanan keluarga.
Yang kita ketahui, urusan keluarga adalah ranah privasi masing-masing yang dimiliki setiap rakyat di negara Indonesia. Hal ini juga diatur dalam UUD 1945 pasal 28B ayat (1), yang berbunyi “Setiap orang berhak membentuk keluarga dan melanjutkan keturunan melalui perkawinan yang sah.” Namun sekarang negara ingin mengatur juga ranah privasi mereka yang sudah berkeluarga, yang seharusnya negara tidak perlu ikut campur untuk ranah privasi setiap keluarga di Indonesia.
Ada beberapa pasal yang membuat rakyat tak habis pikir kepada para anggota dewan. Karena pasal-pasal ini membuat negara menjadi ikut campur terlalu dalam urusan keluarga di setiap keluarga di Indonesia. Pasal-pasal kontroversial diantaranya pasal 24 ayat (2), pasal 25 ayat (3), pasal 26 ayat (3), pasal 33 ayat (2), pasal 85 ayat (1), pasal 86, pasal 87.
Yang mejadi sorotan adalah pasal 85 ayat (1) yang berbunyi “Yang dimaksud dengan ‘penyimpangan seksual’ adalah dorongan dan kepuasan seksual yang ditunjukan tidak lazim atau dengan cara-cara tidak tidak wajar, meliputi antara lain: 1. Sadisme, 2. Masochisme, 3. Homosexual, 4. Incest.
Seharusnya urusan mereka mau melakukan hubungan intim dengan suami/istrinya tidaklah perlu diatur dalam undang-undang. Karena setiap pasangan suami istri tentu memiliki festish atau ketertarikan cara berhubungan intim yang berbeda-beda dan tidak bisa disama ratakan. Maka apabila RUU ketahanan keluarga ini disahkan akan menjadi susah untuk diberlakukan, karena terkendala tolak ukur.
Meskipun dalam penjelasan pasal 86 yang berbunyi “Keluarga yang mengalami Krisis Keluarga karena penyimpangan seksual wajib melaporkan anggota Keluarganya kepada Badan yang menangani Ketahanan Keluarga atau lembaga rehabilitasi yang ditunjuk oleh Pemerintah untuk mendapatkan pengobatan dan/atau perawatan.”, tetap saja ketertarikan cara berhubungan intim pasangan suami istri tidak bisa diatur dalam undang-undang. Pada dasarnya cara pasangan suami istri berhubungan intim harus berdasarkan kesepakatan bersama dan juga tidak dengan adanya paksaan dan intervensi dari salah satu pihak. Masih banyak urusan dan masalah yang lebih krusial dan harus segera ditangani oleh negara, namun mengapa negara memilih untuk mengurusi ranah privasi rumah tangga rakyatnya. Apabila mengacu pada UUD 1945 pasal 28B, setiap orang berhak membentuk keluarga dan melanjutkan keturunan melalui perkawinan yang sah. Disini sudah jelas apabila harus adanya perkawinan yang sah untuk melanjutkan keturunan. Untuk bagaimana cara mereka melanjutkan keturunan itu sudah urusan masing-masing keluarga dan negara tidak bisa mengaturnya.

Nama: Muhammad Syamsul Arifin
Tempat tanggal lahir: Sidoarjo, 06 Juni 1997
No HP: 0895 6309 89012
Pekerjaan: Mahasiswa Program Studi Ilmu Pemerintahan FISIP (Universitas Muhammadiyah Malang)
Alamat: Jl Jenggala Rt 31 Rw 04, Dsn. Blere, Ds. Sebani, Kec. Tarik, Kab. Sidoarjo

Skrinews - ‘’Anak Muda Dalam Politik di Era Milenial’’

Yuda Darma Rajasa
Mahasiswa Ilmu Pemerintahan
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Malang


Skrinews.com - Berbicara tentang politik di era milenial ini tentunya membawa kita pada kaum muda yang kerap tampil dan berpartisipasi dalam politik. Panggung politik tidak hanya diisi oleh generasi tua yang berpengalaman. Namun justru itu yang membawa kaum milenial yang dikatakan sebagai agent of change tentunya memberi warna-warni dalam dunia perpolitikan. Mereka berpikir kondisi perpolitikan di Indonesia sudah saatnya diisi oleh orang-orang yang berjiwa muda, dengan segala gagasan dan terobosan barunya dapat menghasilkan arah perubahan demokrasi Indonesia menjadi lebih baik.
Sejak memanasnya suhu politik di tahun 2019, berdasarkan survei LIPI keterlibatan kaum milenial dalam pemilu mencapai 35-40 persen suara dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya jauh berbanding dengan tahun 2019. Artinya politisi mengganggap suara kelompok ini tidak bisa diremehkan dan tentunya sangat berpengaruh besar dalam merubah arus demokrasi di Indonesia.
Generasi muda bebas untuk berpolitik, tetapi harus memperhatikan tanggung jawabnya, yaitu berpolitik untuk memajukan negara. Kita adalah generasi muda yang menjadi pilar bangsa ini. Apakah kita hanya mau berdiam diri dan hanya menjadi penonton setia, ataukah kita maju menjadi agen-agen perubahan bangsa ke depan?
Lalu apa yang menjadi latar belakang mereka terjun ke dunia politik?
Sudah tentu dikarenakan adanya problem sosial, ekonomi, pendidikan, politik di lingkungannya sehingga ia mulai gelisah dan memilih jalan yakni terjun ke dunia politik. Masalah sosial,ekonomi, pendidikan sudah menjadi momok di sekitaran kita, entah itu dikarenakan kebijakan-kebijakan  yang dibuat sangat kontras di masyarakat ataupun karena mendukung golongan-golongan tertentu.
Untuk itu dengan adanya problem-problem diatas tentunya kaum milenial terdorong untuk melakukan dan mengatasi problem tersebut. Generasi muda merupakan generasi penerus bangsa. Meneruskan estafet politik di negara, mengatur dan membuat kebijakan kearah yang lebih baik. Pemuda adalah harapan untuk memperbaiki politik di masa depan.
Siapakah anak muda yang terjun ke politik itu?
Keberadaan para milenial memang menumbuhkan spirit baru dalam berdemokrasi dan berpolitik Hadirnya anak muda dalam kancah politik tentunya membawa puncak masa depan demokrasi kita. Lalu siapa saja mereka? Mereka ialah Generasi X (1965-1976), Generasi Y (1977-1997) dan Generasi Z (1998-sekarang). Generasi Z ini dikenal pula sebagai generasi milenial. Sejak dini, pendidikan politik dan penguatan partisipasi penting menyasar kalangan ini.
Munculnya Tsamara Amany pada kancah dunia politik tahun 2017 lalu, menjadi sebuah signal, ke depan Indonesia akan dihadapkan pada sebuah fenomena baru mengenai pandangan sekaligus peran anak muda dalam kancah dunia politik. Tsamara dikenal karena keberaniannya menyuarakan isu-isu politik Tanah Air. Secara garis besar Tsamara menjadi icon PSI dan seolah mampu membawa suara anak muda.

Jika dilihat selama ini PSI seolah mampu menjawab kegelisahan sekaligus sebagai wadah anak muda yang ingin berekspresi dalam bidang politik dengan gagasan yang sederhana tidak kaku dan mampu menampilkan sosok-sosok muda. ini menjadi sebuah titik balik bagi politik indonesia mengingat posisi anak muda selama ini hanya menjadi pendukung dari gagasan yang dimilikinya kemudian tidak diberikan peran yang cukup signifikan dalam pengambilan keputusan. Alhasil banyak anak-anak muda potensial dengan latar belakang aktifis akhirnya gerakannya terhenti dan kemudian menjadi apatis.
Apa tujuannya terjun ke dunia politik?
Terutama koneksi, milenial sangat berpengaruh dalam membangun koneksi. Sehingga koneksi yang mereka bangun memberi dampak yang signifikan contohnya sebut saja Tsamara Amany dari partai PSI ia seorang milenial yang terjun ke dunia politik kerap tampil di media massa untuk menyampaikan segala bentuk program politiknya, sehingga koneksi yang ia bangun menjadi daya tarik untuk mengikuti tren politik seperti Tsamara Amany.
Kaum milenial berpolitik itu juga tidak lain untuk memperjuangkan segala kebijakan-kebijakan pemerintah yang selama ini kontras di masyarakat dengan cara masuk ke partai politik. Makanya tidak heran tingkat kepercayaan masyarakat terhadap kaum milenial itu berbanding jauh dari generasi kaum tua. Masyarakat meyakini sepenuhnya saatnya milenial-lah yang bergerak, mendombrak segala gagasan-gagasan untuk membangun bangsa Indonesia.
Bagaimanakah keterlibatan kaum muda dalam dunia politik di era milenial?
Proses kaum muda dimulai dari keterlibatan dalam organisasi, ikut aktif dalam berbagai kegiatan contoh kegiatan seperti demonstrasi, memberikan penyuluhan, melakukan komunikasi (lobi-lobi), melakukan sosialisasi program sosial. Semua itu harus komunal, melebur dengan massa, dengan masyarakat yng bertujuan untuk menghadirkan eksistensi bahwa kaum muda pantas berkontribusi dalam sumbangan pikiran dan tenaga dan ini sangat dibutuhkan dalam politik.
Langkah itu merupakan modal. Mempunyai kekuatan modal seperti yang di atas yakni tenaga dan pikiran, ada juga tambahan yakni materi. Pandangan tentang materi ini sering disinggungkan atau sering dikaitkan dengan persoalan uang. Uang disinyalir menjadi pengaruh ketika seseorang ingin terjun ke dalam politik formal(jalur partai) ketika mencalonkan dan ingin meraih suara. Seringkali uang menjadi biaya politik, mahar politik, dan kepentingan lainnya agar berjalan sesuai rencana.
Sayangnya tidak semua kaum muda memiliki modal berupa materi ini. Itulah mereka berjuang dari bawah (akar rumput) membangun kesadaran diri dengan terlibat dalam kegiatan sosial yang melibatkan massa (kemasyarakatan) menciptakan koneksi sejak bergabung dengan komunitas atau organisasi. Dari situlah modal diperoleh untuk bisa menarik simpati orang-orang lantaran kontribusi. Jika kontribusinya ada, maka kaum muda cukup dipehitungkan dan disinlah akan membentuk jejaring seperti kekerabatan, kekeluargaan yang memudahkan langkahnya ketika terjun ke dunia politik.
Kekerabatan dan kekeluargaan juga bisa bersifat praktis ketika kaum milenial itu merupakan darah daging dari golongan elite(pejabat politik), ketika ia sah untuk dipilih dan memilih dalam pemilu, maka ia akan ditawarkan, diberi jabatan politik dari keluarganya misalnya dalam partai politik atau memakai partai politik sebagai alat untuk menambah kekuatan elektabilitas. Contoh AHY, Puan Maharani, Hanum Salsabila Rais, Laura Hafidz, mereka adalah kaum milenial dan punya posisi politik tentu dari pegaruh keluarganya juga.

Skrinews - PEMBANGUNAN SUMBER DAYA MANUSIA (SDM) DI ERA JOKOWI PERIODE KEDUA

Ahmad Nizami Fadillah
Mahasiswa Ilmu Pemerintahan
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Universitas Muhammadiyah Malang 



Skrinews.com - Pada akhir tahun 2019 menjelang awal tahun 2020 lalu, Indonesia telah dihebohkan dengan adanya skema tindakan ilegal yang dilakukan oleh aparatur Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yakni Garuda Indonesia (GI). Adanya penyelundupan atau smuggling moge (motor gede) Harley Davidson serta dua sepeda lipat Brompton, telah mencatut nama Direktur Utama GI yakni Ari Askhara, sedangkan penyelundupan ini tentu masuk pada aksi perilaku koruptif karena niat untuk menghindari biaya serta prosedur pabean. Masyarakat tentunya sangat geram dengan perilaku koruptif tersebut, sehingga banyak dari para tokoh masyarakat yang ikut menggaungkan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang seharusnya diterapkan di lingkungan pemerintahan sebagai aksi percontohan. Peningkatan sumber daya manusia di lingkungan pemerintahan memang sangat diperlukan. Pengembangan sumber daya aparatur diharapkan dapat tercapainya pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat yang optimal.
Kasus korupsi dalam ekonomi dunia pada tahun 2016 lalu telah mencakup 35% dari semua penipuan pada pekerjaan dan menimbulkan kerugian ekonomi rata-rata Rp 2,7 milyar (Asosiasi Penipuan Bersertifikat Pemeriksa / ACFE, 2016).  Sedangkan data terakhir di bidang ini menunjukkan bahwa kasus korupsi di Indonesia semakin parah. Jumlah orang yang dihukum dengan kasus korupsi meningkat sekitar 38% setiap tahun dengan total 3.109 orang yang divonis dalam 15 tahun terakhir dan setiap kasus telah terjadi kerugian finansial rata-rata Rp 40,6 miliar (Pradiptyo, Partohap, & Pramashavira, 2016).Dibandingkan dengan negara lain, Indonesia menempati peringkat ke-90 dari 176 negara dengan Korupsi Indeks Persepsi (CPI) 37 di bawah rata-rata IHK global; 43 (Transparansi-Internasional, 2017).  Di kawasan Asia-Pasifik, Indonesia menempati peringkat ke 15 dari 30 negara, di bawah yang lain berkembang negara-negara seperti China dan India, tetapi di atas negara-negara ASEAN kecuali Singapura, Brunei, dan Malaysia.   
Mampukah Pengembangan SDM Berjalan Dengan Efektif ?
Apabila dianalisa, fenomena perilaku koruptif di lingkungan pemerintahan kerap terjadi dengan adanya berbagai jenis kasus, mulai dari kasus yang bersifat individual maupun berkelompok akan persetujuan dan ide sebuah instansi yang memiliki niat atau etika buruk dalam penyampaian prinsip keadilan bagi rakyat. Permasalahan ini dapat berujung pada tindakan penyelundupan, KKN, money laundry, atau pemindahan aset publik menjadi aset pribadi atau perkelompok.
Sedangkan menurut Prioritas Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun 2020 ini, pemerintah memberdayakan berbagai program melalui sinergi antara Kementerian serta Lembaga Koordinator Bidang Pembangunan dan Kebudayaan (Kemenko PMK) terhadap pengembangan kualitas SDM di Indonesia. Amanat Presiden Joko Widodo sendiri, telah memberikan gagasan terkait harapan dalam pencapaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang pada tahun 2018 lalu sempat menduduki angka 71, 39 (Kominfo, 2019).
Penyusunan perencanaan SDM yang baik tentu dengan mengenali kapasitas SDM yang sekarang dimiliki oleh negara Indonesia. Sedangkan analisa kuantitatif dapat dilakukan dengan pemetaan. Pemetaan ini bisa memberikan banyak informasi mengenai kemampuan yang dimiliki rakyat, jumlah produktivitas rakyat atau masyarakat, jumlah SDM yang akan pensiun, serta informasi kepegawaian lain. Sedangkan analisa kualitatif, dapat dengan menggunakan peninjauan peningkatan pendapatan negara melalui produktivitas masyarakat. Dengan demikian, kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di negara Indonesia, akan dapat dikaji ulang dan dimaksimalkan di tahun 2020 ini.
Kebijakan Dalam Pengembangan SDM
Pengembangan SDM serta peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dapat menjadikan karakter pribadi seseorang menjadi lebih bertanggungjawab dan diharapkan dapat menyadari bahwa perilaku koruptif merupakan tindakan yang dapat merugikan negara. Korupsi adalah salah satu masalah besar dalam ekonomi dunia. Ada banyak variasi dari satu negara ke negara lain, baik untuk sejauh mana sifat dan aktivitas perilaku koruptif tersebut dilakukan. Sedangkan kesuksesan dari pengembangan SDM untuk menekan perilaku koruptif, tergantung pada sikap pemerintah dan para pemangku yang terlibat. Sedangkan percontohan dari pemerintah untuk tidak melakukan aksi korupsi, tentu dapat membentuk budaya anti korupsi di suatu negara.
Tantangan Kebijakan SDM
Pengembangan SDM yang dilakukan oleh pemerintah sebagai tombak utama berbagai ide program pemerintah di tahun 2020 terhadap masyarakat, harus dilakukan dengan metode percontohan. Sedangkan dalam kegiatan pemerintah, korupsi dapat muncul dalam keadaan seperti kontrak pemerintah, jalur pendapatan pemerintah, manfaat yang akan diperoleh pemerintah, penghindaran peraturan, dan pengaruh proses hukum dan peraturan. Untuk mencapai kesuksesan program pengembangan SDM, pemerintah harus dapat mengevaluasi dan mengontrol segala intervensi yang berhubungan dengan kegiatan pemerintahan. Masyarakat akan memerangi perilaku koruptif apabila masyarakat memiliki kepercayaan bahwa pemerintah yang menaunginya juga telah melakukan hal yang sama. Sehingga apabila masih banyak beberapa oknum di lingkungan pemerintah yang melakukan korupsi hingga kasus tersebut mencuat di beberapa media Indonesia, maka program pengembangan SDM dalam rangka menanggulangi perilaku koruptif pun tidak akan berjalan efektif.

Riwayat Hidup
Nama                           : Ahmad Nizami Fadillah
Tempat, tanggal lahir  : Tanah Grogot, 10 November 1999
Alamat                        : Jl. Ulil Abshor No.1, Jetis, Mulyoagung, Kec. Dau, Malang, Jawa Timur 65151
No. Handphone          : 081250513211
Jenis kelamin              : Laki-laki
Agama                         : Islam
Status                          : Mahasiswa
Email                           : ahmadnizami576@gmail.com
Riwayat Pendidikan
Pendidikan Formal :
-          SDN 016 Tanah Grogot
-          MTSN Tanah Grogot
-          SMAN 1 Tanah Grogot

Skrinews - Kejamnya Usulan RUU Si Kaya Harus Nikahi Si Miskin !

Ayu Hanggara Kusumawati
Mahasiswi Jurusan Ilmu Pemerintahan
Fakultas Ilmu Sosial dan Politik
Universitas Muhammadiyah Malang



Skrinews.com - Rancangan Undangan-undang (RUU) Ketahanan Keluarga menjadi sorotan publik. Beberapa pasal dalam RUU tersebut menuai pro dan kontra. Dimana ada salah seorang mantan menteri yang mengusulkan si kaya harus menikahi si miskin agar tercipta ketahanan keluarga atau untuk memutus mata rantai kemiskinan.
Dalam pandangan saya ada banyak solusi untuk kesejahteraan dan kemiskinan sesungguhnya adalah kewajiban pemerintah dalam mengatasi persoalan tersebut. Dimana pemerintah seharusnya mengeluarkan kebijakan atau program untuk menghapus kemiskinan dan tidak menambah beban rakyat. Pemerintah seharusnya memfokuskan penyelesaian masalah utama yang meminggirkan perempuan, seperti penghancuran wilayah kelola perempuan di kelautan, kehutanan, dan pertanian hingga penggusuran.
Pemerintah juga belum mampu memenuhi hak dasar masyarakat seperti pangan, air, pendidikan maupun layanan kesehatan. Dengan adanya privatisasi pendidikan atau kenaikan BPJS, kata Yura, artinya memang pemerintahlah yang membuat masyarakat, apalagi perempuan semakin miskin. Pemerintah seharusnya fokus pada pemenuhan hak warga negara daripada mengatur pernikahan. Di sisi lain, pemerintah juga berlebihan dalam mengatur perkawinan seseorang. Sebab tugas negara hanya mencatat perkawinan. Pemerintah baru bisa mengintervensi jika ada kekerasan yang mengarah pada tindak kriminal dan kejahatan kepada negara.
Seharusnya, negara lebih fokus pada kebijakan terkait penghapusan kekerasan seksual, perlindungan pekerja rumah tangga, atau bagaimana mengintegrasikan kesetaraan dan keadilan gender dalam setiap kebijakannya melalui RUU Kesetaraan Gender. Negara seharusnya tidak ikut campur dalam masalah berkeluarga karena tidak sesuai ketentuan Hak Asasi Manusia. Soal berkeluarga kan hak setiap orang masuk hak ekonomi sosial budaya yang mana negara yang harus provide mekanismenya. Sifatnya hak. Enggak perlu diatur begitu sama negara.
Apakah Menjamin Apabila Usulan Tersebut Di Sah kan ?
Dalam RUU Ketahanan Keluarga memberikan pemahaman bahwa keluarga merupakan institusi terkecil dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Apabila mengingat usulan si kaya harus nikahi si miskin atau mengenai perkawinan itu ada di bawah tanganan Kementrian Agama. Dalam pandangan saya mngenai hal ini, sama saja seperti memaksa untuk menikahkan seseorang.
Jodoh juga sudah ada yang ngatur, tidak mungkin tertukar. Memang saat ini pemerintah perlu memberantas kemiskinan. Namun, rasa empati itu bisa diberikan dalam bentuk apapun bisa dengan si kaya menyumbang kepada si miskin. Pemerintah terlalu jauh masuk ke ranah privasi seseorang. Seharusnya untuk hal pernikahan dikembalikan kembali kepada individu masing-masing. Ini pendapat pribadi saya karena saya bukan pejabat, bukan ada dalam pemerintahan, tapi itu harapan saya.

Riwayat Hidup:
Nama​​​​: Ayu Hanggara Kusumawati
TTL.        : Magelang, 27 April 1999
Alamat​​​ : Asrama Kodim Sumbawa 1607
No. Hp​​​ : 081238425623
Jenis Kelamin : Perempuan
Agama​​​ : Islam
Status​​​​: Mahasiswa
Email​​​​: ayu.hanggara.51@gmail.com

Riwayat Pendidikan :
- SD Karang Dima
- SMP Negeri 1 Labuhan Badas
- SMA Negeri 1 Sumbawa Besar

Skrinews - AKSI PEDULI BAGI-BAGI MASKER SECARA GRATIS KEPADA MASYARAKAT.



Skrinews Sumba Timur. Frisky Palliosa Ketua Organisasi mudah MAJU

Konfirmasi oleh Media terkait degan Kegiatan  bagi-bagi Masker penutup Hidung secara Gratis pada Masyarakat yang dilakukan pada jam 4.00 Sore  tanggal 23-3-2020.

Menurutnya bahwa kegiatan yang kami lakukan ini,berawal dari peristiwa Wabah virus Corona Covid 19 yang kita tahu bersama  Mewabah di seluruh Dunia bahkan Sudah merebak sampai di Pulau sumba yang menimbulkan Kepanikan kita semua.  Sehingga kami Anak Mudah bersama teman-teman yang terhimpun dalam Organisasi Mudah Maju,memiliki Rasa keterpanggilan dan kepedulian serta Rasa   Tanggung jawab Atas sebuah peristiwa Dunia di mana  Virus Corona atau Covid 19 Sangat Mematikan sehingga saya bersama-sama dengan teman  bersepakat  pada hari ini untuk melakukan Aksi Sosial Membagikan Masker secara Gratis tanpa di pungut biaya sepeserpun kepada Seluruh Masyarakat Sumba Timur. yang kami kemas dengan sebuah Topik
AKSI PEDULI GENERASI MAJU
 Yang dimana tujuannya untuk menguragi Rasa panik dan rasa ketakutan Masyarakat.

Aksi ini kami Lakukan Benar-benar  berawal dari Niat yang Tulus Saya Berasama Teman-teman membangun sebuah ide yang bisa menolong Sesama mengumpulkan Dana yang di bantu oleh beberapa Donatur dan Relawan mendatangkan Masker .karena beberapa waktu yang kita sudah lewati terjadi kelangkaan dan kurangnya ketersediaan baik di apotik-apotik maupun di Toko-toko yang ada di kota Waingapu. dan Kalaupun ada juga memang Harganya di jual sampai Rp, 15.000 itupun juga tidak ada kata Frisky.

Lebih lanjut Risky menjelaskan, Tujuan kami lakukan ini adalah benar-benar Murni berangakat dari Rasa kepedulian kami dan antusias yang ada dalam Hati kami dan keterpanggilan Kami orang Mudah secara pribadi dan Organisasi ini karena Kami melihat Dengan kelangkaan  Alat Pelindung Diri (ADP)dari ancaman Virus yang merebak ini.

Frisky juga Menambahkan Kegiatan ini kami Rencanakan target 3 hari di lakukan pembagian dan hari ini kami awali di titik pertama hari pertama di Payeti Lampu Merah. Setelah itu kami kembali di sekretariat kami Rapat lagi untuk menyepakati Titik kedua hari kedua untuk esok hari tempat untuk di lakukan pembagian berikutnya.
Frisky juga menyampaikan Harapan kiranya dengan sebuah tindakan yang kami lakukan ini walaupun tidak sebesar apa yang di Harapkan Namun kami sangat berterima kasih bahwa bisa Menolong sesama agar bisa dapat terbantu menguragi  kesulitan  yang di Alami.

Lebih lanjut Ia menjelaskan Menurutnya, ini Mesti orang Muda yang melakukan dan bertindak ,oleh karena itu saatnya Orang Mudah berpikir Maju, bertindak Majuh, dan kita harus Pedulih pada sebuah kemajuan, dan kalau bukan kita siapa lagi dan kalau bukan sekarang di mana lagi dan inilah Saatnya Kita bepikir MAJU. Kata dia.


Mengakhiri penjelasannya Frisky  menghimbau kepada seluruh Masyarakat untuk sementara Waktu kita Batasi Kumpul-kumpul, Selalu jaga jarak,atau Social Distancing, dan hindari kontak langsung atau Fishical Distancing. Hentikan Kumpul-kumpul bikin pesta  tahu sendiri kita Orang Sumba Kapala Batu tidak mau dengar-dengaran harus kumpul buat pesta  sukannya Harus Makan Daging Candaannya (red).

Sole DD.

Skrinews - BREAKING NEWS. Kasus Virus Covid-19 di Kota Balikpapan Semakin Meluas dan Pasien Positif Covid-19 Bertambah 3 Orang



Balikpapan,Skrinews.com,Kaltim  -   Kasus Virus Covid-19 di Kota Balikpapan semakin meluas dan pasien positif Covid-19 bertambah 3 orang. Baru saja pemerintah Balikpapan mengumumkan terhadap penambahan jumblah pasien positif virus Corona.
Diketahui, sejumblah pasien telah terkomfirmasi positif setelah resmi didapat loporan hasil dari Balai Besar Laboraturium Kesehatan Surabaya. Hari ini ada 30 laporan kami terima dari 30 laporan itu, 27 dinyatakan negative dan tiga dinyatakan positif,” kata Walikota Balikpapan Rizal Effendi dalam jumpa Persnya, selasa (31/3/2020)
Dengan begitu saat ini jumblah pasien yang terkomfirmasi positif di Kota Balikpapan telah menginjak angka 15 orang. Dengan satu kasus positif yang sebelumnya telah dinyatakan meninggal pada hari Minggu (29/3/2020) kemaren.
Sementara mengenai riwayat tiga pasien positif terbaru yakni satu orang memiliki riwayat perjalanan ke daerah jawa barat karena tugas. Satu orang berikutnya mendapat kunjungan dari orang tuanya yang telah melaukan perjalanan dari Lampung menuju Jakarta.
Dan satu pasien terahir tidak memiliki riwayat perjalanan kemanapun. Hali ini bisa diartikan pasien terahir merupakan pasien trasmisi local yang saat ini tengah dikhawatirkan terus bermunculan di Kota Balikpapan.
Dan bisa jadi pasien yang pertama atau kedua dalam status transmisi local satu pasien ini riwayatnya tidak perna kemana-mana dia hanya di Balikpapan saja tapi terkomfirmasi positif,” pungkasnya. (spr)