BREAKING NEWS
latest
header-ad

468x60

header-ad

GLOBAL

internasional

Danramil 0825/06 Gambiran dan Polsek Gambiran Berikan Penyuluhan Bahaya Narkoba Pada Pemuda Gereja

SKRINEWS.Banyuwangi.
Danramil 0825/06 Gambiran Kapten Inf Muhammad Dahlan bersama Wakapolsek Gambiran Iptu Katyadi melaksanakan kegiatan penyuluhan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba dan kenakalan remaja serta pergaulan sex bebas terhadap para pemuda dan pemudi umat Nasrani, kegiatan tersebut di Gereja Jawi Wetan Dusun Krajan Desa Purwodadi Kecamatan Gambiran Banyuwangi, Minggu, 01/04/2018.

Kegiatan yang diikuti Wawasan Kebangsaan dan penyuluhan Narkoba, Kenakalan Remaja dan pergaulan sex bebas tersebit diikuti sekitar 75 orang pemuda pemudi umat Nasrani di Gereja Jawi Wetan tersebut dilakukan sebagai upaya cegah dini terhadap para pemuda pemudi dalam mencegah penyalahgunaan narkoba maupun kenakalan remaja dan pergaulan bebas.

Menurut Kapten Inf Muhammad Dahlan Danramil 0825/06 Gambiran saat memberikan materi mewakili Dandim 0825 Banyuwangi Letkol Inf Ruli Nuryanto mengatakan,” kegiatan ini perlu dilakukan mengenai apa saja dampak yang dapat timbul dari narkoba, penyebab utama menggunakan narkoba, hukuman bagi pelaku narkoba dan bahaya narkoba bagi generasi penerus bangsa baik untuk dirinya sendiri, keluarga, lingkungan masyarakat maupun bangsa dan negara.

Jangan sampai gara-gara narkoba imbasnya sangat luas dan merugikan semua pihak seperti contoh menghabiskan biaya cukup besar untuk penggunaannya, dapat merubah kepribadian, suka mengganggu ketertiban umum, rentan melakukan tindak pidana, krisis calon penerus pemimpin bangsa dan banyak lagi hal buruk yang terjadi akibat narkoba,”ungkapnya

Dalam pelaksanaan kegiataan Wawasan Kebangsaan terkait penyuluhan narkoba, Kenakalan Remaja dan Pergaulan sex Bebas yang dilakukan oleh Koramil 0825/06 Gambiran dan pihak Polsek Gambiran tersebut sangat penting bagi generasi muda saat ini, selain dapat mengetahui dan mencegahnya sejak dini, agar pemuda pemudi generasi penerus tersebut tidak jatuh ke dalam hal-hal yang buruk, kegiatan Wawawan Kebangsaan dan penyuluhan tentang Narkoba, Kenakalan Remaja dan pergaulan sex bebas tersebut harus terus lakukan secara kontinyu, karena dengan kegiatan tersebut para generasi penerus bangsa nantinya setelah sosialisasi tersebut tidak ada alasan lagi bagi para pemuda dan pemudi untuk tidak mengetahuinya.

Antusias pemuda pemudi umat Kristiani Gereja Jawi Wetan setelah selesai mengikuti kegiatan Ibadah tersebut sangat cukup tinggi, melalui kegiatan Wawasan kebangsaan serta penyuluhan terkait penyalahgunaan narkoba, juga nantinya juga bisa mengetahui terkait hukuman bagi pelaku narkoba dan peredaran narkoba yang sudah menyentuh anak dibawah umur.(Pen25/Ynt)

Koramil 0825/04 Genteng Berikan Wasbang Belanegara dan PBB Pada Pelajar SMK 1 Muhammadiyah Genteng

SKRINEWS.Banyuwangi.
Pendidikan Pendahuluan Bela Negara yang disingkat PPBN adalah pendidikan dasar bela negara guna .menumbuhkan kecintaan kepada tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara Indonesia, keyakinan akan Kesaktian Pancasila, kerelaan berkorban bagi Negara, serta memberikan kemampuan awal Bela Negara.

Dalam melaksanakan kegiatan tersebut Danramil 0825/04 Genteng Kapten Inf Mustohir dibantu personelnya melaksanakan Wawasan Kebangsan Belanegara serta melaksanakan pelatihan PBB di SMK Muhammadiyah 1 Genteng.

Kegiatan tersebut adalah sebagai bentuk Komunikasi Sosial kepada para Siswa-siswi sebagai generasi penerus bangsa guna menanamkan rasa Nasionalisme dan kecintaan kepada tanah air serta menerapkan kedisiplin kepada para Siswa-siswi.

Sebagai aparat Komando Kewilayahan, Koramil 0825/04 Genteng terus bekerja dan turun langsung bersama personel utamanya Babinsa yang berperan aktif membina desa binaannya dalam melaksanakan tugas dikewilayahan.

Kegiatan Wawasan Kebangsaan Belanegara dan Pelatihan PBB tersebut juga bertujuan selain memberikan motivasi kepada sisw-siswi SMK Muhammadiyah 1 Genteng juga mencari para peserta yang memenuhi syarat untuk ikut serta dalam Paskibra dalam rangka Upacara HUT Kemerdekaan RI ke 73 Tahun 2018 mendatang, para Siswa-siswi yang terpilih yang memenuhi syarat untuk ikut Paskibra akan dikirim ke Kabupaten Banyuwangi.

Pada kesempatan tersebut Danramil 0825/04 Genteng Kapten Inf Mustohir bersama personelnya memberikan materi tentang PPBN yang bertujuan untuk membentuk suatu karakter pelajar yang disiplin, setia, berbakti dan menjunjung tinggi dan nilai-nilai luhur bangsa agar senantiasa tetap menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Danramil 0825/04 Genteng Kapten Inf Mustohir mewakili Dandim 0825 Banyuwangi Letkol Inf Ruli Nuryanto mengatakan,” Kegiatan Wawasan Kebangsaan dan Belanegara serta Latihan PBB ini guna melatih kedisiplinan siswa, karena kedisiplinan kini seolah menjadi barang langka di kalangan siswa, dengan mereka dibekali Wawasan Kebangsaan Belanegara dan PBB, kami gembleng kedisiplinan mereka, selain itu kami juga mencari Siswa-siswi yang memenuhi syarat untuk menjadi Calon Paskibra yang nantinya para Siswa-siswi yang kami seleksi yang memenuhi syarat akan dikirim ke Kabupaten Banyuwangi untuk dididik dan dilatih menjadi Paskibra pada HUT Kemerdekaan RI ke 73 pada bulan Agustus 2018 di Lapangan Taman Blambangan mendatang,”
ungkapnya.(Pen25/Ynt)

Pelaku Pembunuhan Meli Ditangkap dari Persembunyiannya  di Bengkulu

Batam 31 Maret 2018

Skrinews.com Batam - Api cemburu yang melanda pasangan kekasih  Juni Ariadi, tega membunuh kekasihnya sendiri, usai menghabisi kekasihnya Juni Ariadi kabur ke Bengkulu ternyata ia bersembunyi di rumah orangtuanya di Kepahiang.

Namun pelariannya tidak bertahan lama pada Jumat (30/3/2018) pukul 15.30 WIB, pelarian Juni Ariadi harus berakhir. Ia dibekuk jajaran Reskrim Polresta Barelang.
Dalam penangkapan itu, Polres Kepahiang juga dilibatkan.

"Jam 06.15 WIB pelaku lansung dibawa dari Bengkulu ke Batam dan pelaku diserahkan orang oleh tuanya kepada Polres Kapahiang, "ujar Kapolres Barelang Kombes Pol Hengki.

Hengki menambahkan, pelaku dibunuh karena korban sakit hati dan cemburu kepada pelaku setelah melihat Facebook dan SMS dihp pelaku.

Hengki mengatakan atas pebuatannya pelaku dijerat Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan.

( mdl )

PPWI Akan Ajukan Pembubaran Dewan Pers

Jakarta – SKRINEWS. Dewan Pers dinilai tidak objektif menyikapi pemberitaan Media Buser Bhayangkara 74 yang mengungkap fakta adanya lokasi yang dijadikan tempat mesum di Ancol dengan bukti-bukti otentik berupa Foto kondom dan foto lokasi. Hal ini bisa menjadi preseden buruk bagi keterbukaan Informasi Publik dan Kemerdekaan Pers.

Media Buser Bhayangkara 74, sebagai salah satu pilar bagian kontrol masyarakat, diberitakan telah mengungkap adanya lokasi yang dijadikan tempat mesum di Pantai Ancol Jakarta dengan bukti-bukti hasil investigasi berupa sejumlah Foto.

Selang beberapa waktu kemudian, PT Pembangunan Jaya Ancol (TIJA) yang merasa dirugikan dengan pengungkapan hasil investigasi tersebut, mengadukan masalah ini ke Dewan Pers. Dewan Pers-pun kemudian menyurati Media Buser Bhayangkara dan meminta klarifikasi terkait pemberitaan tersebut.

Pertemuan klarifikasi I yang digelar digedung Dewan Pers, 9 Maret 2017 pukul 11.00 wib tidak menemukan solusi. “Dewan Pers terlihat jelas berpihak ke Ancol, itu namanya bukan pertemuan klarifikasi, akan tetapi lebih ke arah mengintimidasi kami dan mencari cari kesalahan dari kami,” ujar Gunawan saat dijumpai awak media setelah pertemuan di gedung Dewan Pers, Kamis (9/3/2017).

Gunawan menjelaskan, ada 3 poin dari 7 poin hasil pertemuan tersebut yang dianggap bukan solusi, diantaranya, Pertama, media Buser Bhayangkara 74 diminta membuat permohonan maaf yang dimuat di cover depan terbitan edisi berikutnya. Kedua, mengganti nama media, dan Ketiga, Media Bhayangkara 74 diminta membuat surat permohonan maaf yang berisi permohonan maaf kepada PT. TIJA dan masyarakat, yang diterbitkan dalam 3 penerbitan dan dianggap selesai.

Sementara Forum Pers Independen Indonesia (FPII) yang mendampingi Media Buser Bhayangkara 74, menegaskan, FPII sebagai forum yang diminta mendampingi media Buser Bhayangkara 74, meminta Dewan Pers untuk berlaku objeltif dan tidak memihak ke pengusaha. Terlebih ketika didapati adanya laporan pengusiran terhadap utusan FPII Bidang Advokasi oleh Ketua Dewan Pers.

Kasihhati selaku ketua Presidium Forum Pers Independen Indonesia saat dikonfirmasi mengecam tindakan Dewan Pers yang terlampau kasar dan terkesan tidak objectif dalam kasus itu. “Ini akan menjadi buah simalakama buat Dewan Pers, dan kami meminta Dewan Pers untuk segera menarik kembali ucapan kasarnya terhadap utusan forum kami (FPII.red) saat mendampingi media Buser Bhayangkara 74 yang memenuhi undangan Dewan Pers untuk klarifikasi,” Jelas Kasihhati.

Sementara, dalam rapat yang digelar FPII, Sabtu (10/03/2017) terkait persoalan Ancolgate dan ACHN 2 menghasilkan tiga agenda. Pertama FPII akan menggelar aksi demo pada Senin (20/3/2017) di Kantor Dewan Pers dan DPR RI. Semua anggota FPII Jabodetabek diharapkan bisa menghadiri aksi tersebut dan kepada setiap daerah diharapkan juga bisa melakukan aksi pada hari yang sama dengan tujuan Pemda dan DPRD.

Kedua persoalan Ancolgate antara pihak pengelola Ancol dan Media Buser Bhayangkara 74 tetap akan dilanjutkan dengan pemberitaan. Tiga permintaan Dewan Pers kepada Buser Bhayangkara 74 menurut FPII, dianggap sebagai bagian kepentingan Ancol. Untuk itu, Divisi Advokasi Setnas FPII tetap sebagai pendamping media tersebut dalam memberikan saran saran terkait dengan hukum, dan apabila di kemudian hari pihak Ancol melakukan laporan polisi, maka FPII bersedia utk memberikan bantuan pengacara.

Ketiga, dalam ACHN 2 posisi FPII dalam masalah ini tetap berada pada posisi membantu masyarakat terutama para peserta ACHN2. Dalam kasus ini ketua investigasi akan segera melakukan koordinasi dengan pihak EO agar tidak terjadi pembohongan publik.

Dikonfirmasi terpisah terkait rencana aksi demo ke Dewan Pers, Ketua PPWI (Persatuan Pewarta Warga Indonesia), Wilson Lalengke mengatakan, pihaknya tidak akan melakukan aksi tersebut, namun akan mengajukan usulan kepada lembaga terkait agar Dewan Pers dibubarkan. “Pembubaran Dewan Pers via mekanisme yang ada, seperti DPR, DPD, Judicial Review MK, dan lembaga Kepresidenan,” kata lulusan PPRA Lemhannas tahun 2012 itu.

“Anak- anak (anggota PPWI-red.) saya minta gerilya di bawah, buat ribut-ribut goncang di media masing- masing. Saya dan kawan-kawan akan bertemu DPR, DPD, Lemhanas dan Presiden,” kata pria yang menyelesaikan pendidikan masternya di Birmingham University, England dan di Linkoping University, Swedia ini mengakhiri.  (Tim – PPWI – SKRI)

Personil Koramil 0825/01 Banyuwangi Bersama Jajaran Kepolisian Sinergi Jaga Keamanan Gereja

SKRINEWS-Banyuwangi.
Dalam rangka memberikan rasa nyaman dan aman kepada umat Kristiani yang sedang melaksanakan kebaktian Jum’at Agung dalam rangka Peringatan wafatnya Yesus Kristus Tahun 2018, personel Babinsa Koramil 0825/01 Banyuwangi bersama personel Babinkamtibmas Polsek Banyuwangi melaksanakan pengamanan di Gereja Maria Ratu Damai Kelurahan Penganjuran dan Gereja Pantekosta Kelurahan Temenggungan Kecamatan Banyuwangi, Jum’at, 30/03/2018

Di dalam pengamanan tersebut Babinsa Koramil 0825/01 Banyuwangi yaitu Babinsa Kelurahan Penganjuran Serka Dani Rusmana dan Babinsa Kelurahan Temenggungan bersama dengan personel Babinkamtibmas Polsek Banyuwangi melaksanakan pengamanan dalam rangka perayaan peringatan kebaktian wafat Yesus Kristus Tahun 2018, untuk melakukan pengamanan bersama-sama di Gereja. Kegiatan pengamanan tersebut adalah suatu bentuk Sinergitas TNI-Polri guna memberikan perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat.

Menurut Kapten Arh Surahman Danramil 0825/01 Banyuwangi mewakili Dandim 0825 Banyuwangi Letkol Inf Ruli Nuryanto mengatakan,” kegiatan pengamanan ini Gereja ini kami dilaksanakan dengan bersinergi antara TNI dan Polri di setiap kegiatan keagamaan umat Kristiani guna memberikan rasa aman kepada masyarakat umat Nasrani, karena kita hidup di Negara yang berpancasila dan berbhineka, walaupun kita berbeda Suku dan Agama, agar kita saling menghormati, bertoleransi sesama pemeluk agama, dan kami melalui Babinsa yang diwilayah tugas dan tanggung jawabnya ada Gereja selalu bersinergi dengan Babinkamtibmas untuk melaksanakan Pengamanan saat Ibadah peringatan wafat Yesus Kristus pada Tahun 2018 ini,”ungkapnya. (Pen25/Ynt)

Silaturahmi Pimpinan Media Skrinews.com. Ke Kombes Pol GR Gultom Dir Pol Airud Polda Sulut.

Skrinews - SULUT. Pimpinan Redaksi Suara Kedaulatan Rakyat Indonesia (Skrinews.com) Abdul Wahid P DiKo Dan wakil Pimpinan Redaksi Jemmy Ishak, Sekaligus Adalah Angoto PPWI Persatuan Pewarta Warga Indonesia NASIONAL   Siraturahmi Ke Kombes Pol GR Gultom Dir Pol Airud Polda Sulut Untuk Mempererat hubungan MEDIA Dan POLAIRUT Sulut. Hari Ini Tanggal: 29- 3- 2018

Dalam pertemuan ini pimpinan redaksi Bung ABDUL WAHID P.DIKO memberikan beberapa masukan dan saran agar Pol Airut  Sulut  bisa lebih baik untuk ke depan. “Persatuan Perwarta  Warga Indonesi(PPWI) NASIONAL, Siap Membantu Kinerja Kombes pol GR Gultom.

Terutama dalam segi keamanan seputar wilayah perairan sulut Dan Perbatasan Wilayah Dan sekitarnya,

 Mengingat Media adalah mitra Polri. Saya ucapakan banyak terimakasih kepada Bapak Kombes Pol GR Gultom, dan kawan-kawan Pol Airud dalam silatuhrahmi Di Markas  Pol Airud Bitung sulut ,”

(Jemmy ishak)

Diskusi perhimpunan Indonesia Tionghoa " ANCAMAN HOAX DAN UJARAN KEBENCIAN BAGI PERSATUAN DAN KESATUAN BANGSA "

Skrinews - Jakarta,
di era abad 21 ini kemajuan teknologi adalah sebuah keniscayaan teknologi informasi ( internet ) membawa manusia menuju zaman yang serba mudah dan saling koneksi satu sama lain di seluruh dunia seakan-akan tanpa batas ( globalisasi/deteritorialisasi ) dalam membeli kebutuhan primer, sekunder sampai tersier, manusia zaman sekarang cukup menyalakan komputer, lalu terhubung dengan internet dan bisa membeli barang-barang kebutuhannya dengan sangat mudah. Beberapa tahun lalu terakhir ini bahkan cukup melalui satu buah smartphone atau HP pintar.

Beberapa tahun terakhir ini lahirlah fenomena sosial media seperti Facebook, Twitter, Instragram,path, Snapchat dll. Sosial ini menghubungkan orang di seluruh dunia dengan sangat mudah kita bisa saling berkomunikasi menulis artikel mengunduh foto mengunduh video mengungkap pendapat bertukar informasi mendapat berita dalam waktu hitungan detik sampai berbisnis berdagang secara online bahkan sampai mencari jodoh.

Revolusi komunikasi yang terjadi di dunia ini mempunyai manfaat yang luar biasa tetapi di sisi lain belakangan kita bisa melihat dan merasakan akses negatifnya ada fenomena HOAX ( berita bohong dan tidak dapat dipertanggungjawabkan ) serta speech of hate ( ujaran kebencian ) membuat polarisasi yang luar biasa di masyarakat. Tidak hanya di Indonesia tapi juga di seluruh dunia. Sosial media yang tadinya sifatnya untuk silaturahmi dan untuk bergembira, sekarang menjadi senjata ampuh untuk mengadu domba masyarakat dengan HOAX dan ujaran kebencian untuk berbagai kepentingan baik bisnis maupun politik yang tadinya berteman menjadi bermusuhan,saling curiga, menjaga jarak,saling tidak percaya, sentimen suku, Agam dan ras ( SARA ) menjadi hal yang sering didengungkan lagi. Ideologi-ideologi radikal dari luar juga dapat masuk dengan mudah ke Indonesia.

Fenomenal ini mulai terasa ketika di mulainya pilkada DKI JAKARTA 2017. HOAX dan ujaran kebencian betul-betul di mainkan di sosial media apalagi ketika terdapat momen sebuah event politik di satu negara seperti Indonesia, Amerika dan juga negara-negara Eropa sosial media menjadi senjata ampuh untuk membelah dan mengadu domba masyarakat.

Jika di biarkan terus menerus dan tidak dilakukan tindakan hukum yang tegas oleh aparat bukan tidak mungkin terjadi hal-hal yang dapat mengancam persatuan dan kesatuan bangsa. Benturan horizontal di akar rumput   (masyarakat bawah) dapat terjadi dengan mudah karena kondisi heterogenitas masyarakat Indonesia, isu-isu SARA dapat memancing dengan mudah benturan tersebut apalagi sebentar lagi akan di gelar pilkada 2018 di 171 kabupaten,kota provinsi dan pilpres serta pileg 2019 yang di gelar serentak.bukan benturan saja ancaman disintegrasi dan separatis juga semakin menguat karena HOAX dan ujaran kebencian membuat masyarakat menjadi intoleran satu sama lain dan membuat berjarak kepada pribadi-pribadi yang berbeda suku, agama,ras, pilihan politik sampai ideologi.

Penegakan hukum yang tegas adalah satu satunya jalan yanvg ampuh untuk menjaga kondusifitas Negara jika kelompok-kelompok kecil yang radikal ataupun orang yang mencari uang dari menjual jasa HOAX ataupun ujaran kebencian di sosial media tidak cepat di tangkap maka disintegrasi ataupun benturan di grass root cepat atau lambat tidak dapat dihindarkan. Penangkapan yang dilakukan POLRI kepada kelompok-kelompok seperti MCA ataupun Saracen sudah tepat harus tegas dan cepat karena masih banyak di ku sana kelompok-kelompok seperti itu...


By. Jerry

Koramil 0825/18 Purwoharjo Panen Padi Bersama Dalam Peningkatan Swasembada Pangan 2018

SKRINEWS.Banyuwangi.Koramil 0825/18 Purwoharjo melaksanakan Panen Padi bersama dalam rangka pencapaian Upaya Khusus (Upsus) peningkatan swasembada pangan Tahun 2018 serta memaksimalkan serapan gabah (Sergap) Petani di wilayah Kecamatan Purwoharjo.

Kegiatan panen padi bersama yang dilaksanakan oleh Koramil 0825/18 Purwoharjo di pusatkan di Desa Glagah Agung kecamatan Purwoharjo milik sawah Kholik dengan Luas 0.4 hektar
Kelompok Tani Margo Santoso dengan jenis varietas padi IR 64

Dalam pelaksanaan pendampingan Swasembada Ketahanan Pangan tersebut Babinsa selalu pro aktif dalam melaksanakan pendampingan kepada para petani, mulai dari pengolahan lahan, masa tanam, perawatan, pemupukan, pengairan sampai dengan panen tiba.

Kegiatan panen padi bersama tersebut juga dihadiri oleh Dinas Pertanian Kabupaten Banyuwangi, anggoya DPRD kabupaten Banyuwangi, Danramil Purwoharjo beserta anggota, Kepala Desa Glagah agung, BPP kecamatan Purwoharjo, Babinsa dan babinkamtibmas dan para Petani di Desa Glagah Agung Kecamatan Purwoharjo, selain pelaksanaan panen bersama tersebut juga dilaksanakan kepada para petani terkait Penyuluhan pupuk terhadap SPDP Petrorganik Petrokimia Gresik.

Kapten Inf I Ketut Sukranata dalam sambutannya mewakili Dandim 0825 Banyuwangi Letkol Inf Ruli Nuryanto mengatakan,” Kegiatan Panen Padi bersama ini kami melibatkan Babinsa bersama PPL di guna memberikan motivasi dan semangat kepada para petani untuk meningkatkan produktivitas hasil panen padinya, kami berharap melalui pendampingan swasembada ketahanan pangan Nasional di tahun 2018 ini, semoga para petani semakin dapat berkontribusi dalam membantu Program Pemerintah khususnya Swasembada Ketahanan Pangan Nasional, selain melaksanakan panen padi bersama ini PPL juga melaksanakan penyuluhan pertanian, oleh karena itu dengan kegiatan panen bersama dan penyuluhan ini semoga para petani nantinya diharapkan mendapatkan hasil panen yg lebih baik lagi,”ungkapnya. (Pen25/Ynt)

KUNJUNGAN RESMI DAN SILATURAHMI SKRINEWS.COM KE AKP EDY KUSNADI KASAT RESKRIM  POLRESTA BITUNG.

Skrinews - Bitung,
Dalam Rangka Kunjungan Silaturahmi Pemred dan Wakil Pemred suara Kedaulatan Rakyat Indonesia. Bung Abdul Wahid P Diko bersama Jemmy Ishak untuk ketemu Kasat Reskrim Polres bitung, AKP Edy Kusnadi yang  menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Bitung , Hari ini tangal: 29- 3-  2018.

Kunjungan team skrinews.com adalah kunjungan resmi untuk mempererat tali silaturahmi antara POLRI dan MEDIA dalam memberitakan informasi serta mencegah oknum oknun Wartawan yang melakukan pemerasan serta tindak kekerasan atau ancaman yang tidak sesuai kode etik, Khususnya wartawan suara kedaulatan rakyat Indonesia, apabila melakukan hal hal yang di maksud maka jangan segan segan menghubungi redaksi atau pimpinan redaksi.
(Jemmy Ishak)

Bank Wakaf Mikro Hadirkan Kios Dadakan Di Istana Negara

Skrinews - Presiden Joko Widodo siang ini bersilaturahmi dengan para pengelola dan nasabah Bank Wakaf Mikro di Istana Negara, Jakarta. Selain bersilaturahmi, Presiden ingin mengetahui kendala dan jalannya Bank Wakaf Mikro di lapangan.

Bank Wakaf Mikro diluncurkan dengan semangat membangun jiwa wirausaha di lingkungan pondok pesantren. Sampai dengan saat ini, telah berdiri sebanyak 20 Bank Wakaf Mikro di sejumlah daerah. Jumlah tersebut diharapkan akan semakin meningkat di masa mendatang.

Sebelum berdialog dengan para pengelola dan nasabah, Presiden Joko Widodo sempat melihat-lihat sejumlah "kios dadakan" yang ada di pelataran Istana Negara. Sejumlah nasabah Bank Wakaf Mikro memang berkesempatan untuk menunjukkan jenis usaha yang mereka jalankan dengan modal yang didapat.

"Tadi di depan (pelataran Istana Negara) saya lama berbincang-bincang dengan nasabah Bank Wakaf Mikro yang memamerkan produknya," kata Presiden memulai sambutannya.

Ia menceritakan dialog antara dirinya dengan seorang nasabah Bank Wakaf Mikro yang berjualan gorengan. Dari dialog tersebut, diketahui bahwa sebelum memperoleh model usaha dari Bank Wakaf Mikro, sang nasabah hanya mampu menjajakan dua jenis makanan saja. Namun, setelahnya, ia mampu melakukan diversifikasi produk dengan menjajakan lebih banyak jenis makanan.

"Ini memang kita ingin mengembangkan ekonomi rakyat yang berada di lingkungan pondok pesantren. Tapi memang sekarang ini baru buka 20, ini akan tambah lagi 20. Rencananya setelah ini kita evaluasi sehingga kita bisa membuat perbaikan-perbaikan," Presiden menjelaskan.

Hal yang serupa dengan penjual gorengan juga ditemui Presiden saat menyambangi kios lainnya. Salah satu nasabah lain yang ditemui Presiden mengaku bahwa dengan modal usaha yang diperoleh dari Bank Wakaf Mikro, ia mampu membuka jenis usaha baru yang berbarengan dengan usaha yang telah ia jalankan sebelumnya.

"Ini, yang seperti ini yang kita inginkan. Jangan sampai sudah dapat pinjaman malah tidak dapat tambahan apa-apa. Harus semuanya dipakai untuk modal usaha," ucap Kepala Negara.

Untuk diketahui, mengutip siaran pers Otoritas Jasa Keuangan tanggal 14 Maret 2018, hingga awal Maret ini, 20 Bank Wakaf Mikro yang sudah dibentuk telah menyalurkan pembiayaan ke 2.784 nasabah. Kepada para nasabah itu, Bank Wakaf Mikro telah mengeluarkan pembiayaan sebesar Rp2,45 miliar.

Skema pembiayaan melalui Bank Wakaf Mikro adalah pembiayaan tanpa agunan dengan bagi hasil setara 3 persen. Selain itu, dalam skema pembiayaan Bank Wakaf Mikro juga disediakan pelatihan dan pendampingan serta pola pembiayaan yang dibuat per kelompok atau tanggung renteng.


Jakarta, 28 Maret 2018
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden

Bey Machmudin

Cun RB, Atlet Biliard 50 Kota Lolos Pra Proprov Mengalahkan Peraih Medali Emas 2016

Skrinews - Sumbar,
Sebanyak 69 orang atlet putra dan putri cabor Persatuan Olahraga Billiard Seluruh Indonesia( POBSI) Sumbar, Berebut tempat untuk bisa tampil nantinya di ajang Pekan Olahraga Provinsi(Porprov) ke XV tahun 2018.

Yang diselenggarakan di Kabupaten Padang Pariaman, dan Gelararan Pra Porprov Billiard ini dilaksanakan di dua tempat yakni Tee Box dan DJ Billiardl. Iven ini ditabuh dari tangal 26 Maret sampai 1 April.



Tiga Atlet Biliard Kabupaten 50 Kota meraih tiket untuk melaju dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat 2018.


Pobsi 50 Kota optimistis lolos mengikuti ajang Porprov di Padang Pariaman melihat penampilan baik para atlet pada pertandingan.


Sementara itu, Cun RB Pebeliar senior Payakumbuh 50 Kota ini cukup puas dengan penampilannya.Dengan bisa menyingkirkan peraih medali emas Proprov 2016, Menurutnya meski sempat mengalami kesalahan namum masih dapat diatasi.

"Ada beberapa catatan saat saya menyelesaikan pertadingan yang perlu saya perbaiki pada penampilan besok," ujar Cun RB.

kegiatan Pra Porprov ini diikuti oleh 17 Kabupaten dan Kota, sedangkan yang tidak ikut adalah Kepulauan Mentawai, sementara itu Tuan Rumah Porprov Kabupaten Padang Pariaman, telah dipastikan lolos karena selaku tuan rumah”.(Rci)

Koramil 0825/03 Glagah bersama Dinas Intansi dan Warga Gotong Royong Perbaiki Rumah Warga

SKRINEWS.Banyuwangi.Koramil 0825/03 Glagah bersama warga bergotong royong memperbaiki rumah Mustajab (50) di Dusun Gadok Rt. 02 Rw. 03 Desa Tamansuruh Kecamatan Glagah yang diakibatkan oleh bencana banjir, kegiatan karya bakti perbaikan rumah tersebut dipimpin langsung oleh Pelda Fauzi Bati Tuud Koramil 0825/03 Glagah dan Babinsa Desa Tamansuruh Pelda Juharyono, yang melibatkan 137 orang terdiri dari personel Koramil 0825/03 Glagah, Basnas Kecamatan Glagah, para Kadus sewilayah Tamansuruh,para Ketua Rt/Rw sewilayah Desa Tamansuruh dan warga sekitar, Rabu, 28/03/2018

Kegiatan karya bakti perbaikan rumah Mustajab tersebut dilakukan oleh personel Koramil 0825/03 Glagah unsur tiga pilar bersama warga sekitar yang bertujuan guna meringankan beban warga yang terkena dampak banjir.

Menurut Kapten Czi Sahar Susanto Danramil 0825/03 Glagah mewakili Dandim 0825 Banyuwangi Letkol Inf Ruli Nuryanto mengatakan, Kegiatan Karya Bakti ini dilakukan guna menunjukkan wujud kebersamaan TNI dengan masyarakat, kebersamaan ini tercipta dari rasa kecintaan TNI terhadap rakyat, sehingga menumbuhkan rasa ikatan batin yang kuat antara TNI dan masyarakat. Karena TNI akan selalu mencintai dan dicintai oleh rakyat sehingga bersama rakyat TNI kuat, melalui kegiatan karya bakti perbaikan rumah warga yang terkena banjir ini diharapkan nantinya bisa mengurangi beban kesulitan warga dan rumah yang dikerja baktikan ini bisa ditempati kembali, dengan demikian diharapkan kegiatan karya bakti TNI bersama warga ini dapat membawa manfaat yang positif,” ungkapnya.

Kegiatan karya bakti perbaikan rumah Mustajab tersebut juga di hadiri oleh H. Mahmud dari Basnas Kecamatan Glagah, Abd. Holik Pj.Kades Tamansuruh Kecamatan Glagah.(Pen25/Ynt)

TNI – POLRI di Banyuwangi Ikrarkan Sinergitas Demi NKRI

SKRINEWS.Banyuwangi.Sinergitas TNI dan POLRI di Banyuwangi kompak dan bersinergi dalam menjaga keutuhan NKRI, hal tersebut diwujudkan dengan Ikrar Sinergitas TNI dan POLRI yang dipusatkan di Lapangan Taman Blambangan Banyuwangi, Rabu,28/03/2018.

Kegiatan Ikrar Sinergitas TNI dan POLRI diwilayah Kabupaten Banyuwangi dalam menjaga NKRI diwilayah Kabupaten Banyuwangi tersebut langsung dipimpin oleh ketiga Unsur pimpinan TNI POLRI di Kabupaten Banyuwangi yaitu Letkol Inf Ruli Nuryanto Dandim 0825 Banyuwangi, Letkol Laut (P) Suhartaya Danlanal Banyuwangi serta AKBP Donny Adityawarman Kapolres Banyuwangi dengan diikuti oleh 1 SSR personel Kodim 0825 Banyuwangi, 1 SSR personel Lanal Banyuwangi dan 1 SSR personel Polres Banyuwangi.

Aparat TNI- POLRI yang berada di ujung timur Pulau Jawa tersebut mengucapkan Ikrar selalu Bersinergi untuk Menjaga Kedaulatan NKRI sebagai bentuk sinergitas personel TNI dari Kodim 0825 Banyuwangi, Lanal Banyuwangi dan Polres Banyuwangi di dalam menjaga Stabilitas keamanan.

Sinergitas TNI dan POLRI tersebut diharapkan terus bisa dibina, guna menjaga situasi politik dan ekonomi di wilayah Kabupaten Banyuwangi yang semakin dinamis, Kekompakan kedua institusi tersebut bisa menciptakan situasi yang kondusif di wilayah Banyuwangi dan Negara Kesatuan Republik Indonesia pada umumnya.

Melalui kegiatan Ikrar tersebut Sinergitas TNI dan POLRI diwilayah Kabupaten Banyuwangi dapat terus bersinergi guna Menjaga Kedaulatan NKRI, serta diharapkan sinergitas TNI dan POLRI tetap terjaga, sehingga bisa menciptakan soliditas kedua institusi tersebut guna menjaga kokohnya NKRI.(Pen25/Ynt)

Rstusan Karyawan PT Delta Pasific Indotuna Minta Perlindungan Pemerintah Kota


WWW.SKRINEWS.COM, Bitung - Rabu (28/03/2018) Ratusan karyawan PT Delta Pasific Indotuna penuhi halaman hingga loby depan kantor Walikota Bitung, mereka meminta perlindungan dari pihak pemerintah Kota Bitung karena aktifitas mereka untuk bekerja di cegah oleh eks karyawan PT Delta Pasific Indotuna yang melakukan aksi demo

Mereka  meminta perlindungan dari pihak pemerintah Kota Bitung karena sudah sejak hari kamis seminggu yang lalu dilarang masuk oleh para mantan karyawan yg di phk.

 "Yang bermasalah ini kan antara perusahaan dengan mereka yang di phk, namun justru kami para karyawan yg masih bekerja di ancam tidak boleh masuk bekerja oleh mereka " ujar Serdi, salah satu karyawan

Permintaan perlindungan mereka diterima oleh Assisten lll Pemkot Bitung Youke Senduk bersama HRD PT Delta Pasific Indotuna Ibu Ivon untuk membicarakan persoalan yang terjadi

Oleh HRD kepada para karyawan menyampaikan bahwa supaya membubarkan diri dan kembali ke rumah masing-masing, sambil menunggu himbauan yang akan disampaikan kepada eks karyawan PT Delta Pasific Indotuna besok hari


( Tzr )

KAPOLSEK CILEDUG KOMPOL SUPIYANTO SH,MELAKSANAKAN SHOLAT SUBHUH KELILING

Skrinews - Ciledug,
Kapolsek Ciledug melaksanakan giat sholat subuh keliling di Masjid Nurul Fatah di Rt.01/02, Kelurahan Karang timur, Kec.Karang Tengah, Rabu (28/3/2018).

Hadir sebagai muadzin H.Muhammd  beserta imam masjid Ustad Sholihin yang berjumlah jamaah sekitar 100 orang.

Selesai sholat Shubuh berjamaah Kompol Supiyanto Sh,melanjutkan silatulrohim dengan para tokoh agama di masjid Nurul Fatah.

"Dirinya berserta para jamaah menyampaikan pesan kamtibmas kepada warga di lingkungannya masing-masing. " ujar
Kompol Supiyanto Sh,
Selaku pembina dan Pimpinanan di Polsek Ciledug.

Humas Polsek Ciledug

Koramil 0825/11 Pesanggaran Karya Bakti Rumah Pasca terjadinya kebakaran

SKRINEWS.Banyuwangi.
Pasca terjadinya insiden kebakaran rumah milik ibu Wiji Rahayu 50 tahun warga Dusun Silir Baru Rt. 01 Rw. 04 Desa Sumberagung Kecamatan Pesanggaran yang diduga akibat Konsleting arus listrik, pada hari senin, 26 Maret 2018 kemarin, Personel Koramil 0825/11 Pesanggaran bersama Polsek, Desa Tanggap Bencana Sumberagung, Karyawan PT BSI dan masyarakat melaksanakan kerja bakti pembersihan puing-puing bekas kebakaran tersebut. Selasa 27/03/2018

Pelaksanaan kerja bakti pembersihan puing-puing akibat pasca terjadinya kebakaran yang melalap rumah ibu Wiji Rahayu tersebut melibatkan sekitar 35 orang yang dipimpin oleh Pelda Winardi Koramil 0825/11 Pesanggaran. Kegiatan pembersihan puing-puing rumah ibu Wiji Rahayu tersebut dilaksanakan sambil menunggu pelepasan garis polisi (police line) terlebih dahulu dari pihak kepolisian Polsek Pesanggaran.

Setelah pelepasan garis polisi (police line) dari Anggota Polsek Pesanggaran yang di wakili oleh Aiptu Edi dan Bripka Yudi Sugiarto setelah dari pihak keluarga membuat surat pernyataan menerima kenyataan bahwa kejadian kebakaran yang menghabiskan rumah dan harta benda tersebut murni merupakan kejadian atau kecelakaan tanpa di sengaja, namun pihak Polsek Pesanggaran rencana tetap akan mengadakan penyidikan dari penyebab kebakaran tersebut.

Menurut Kapten Arm Sutoyo Danramil 0825/11 Pesanggaran mewakili Dandim 0825 Banyuwangi Letkol Inf Ruli Nuryanto menjelaskan,”
Tujuan dilaksanakan kerja bakti pembersihan puing-puing rumah korban ini adalah upaya untuk memberikan bantuan tenaga atau moril kepada keluarga korban kebakaran, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Koramil 0825/11 Pesanggaran bersama Dinas Intansi terkait kepada rakyatnya, sehingga diharapkan meringankan beban kepada yang punya rumah, selain itu kegiatan karya bakti ini juga mempererat hubungan kerjasama yang baik antara TNI dengan Pemerintah serta masyarakat demi Kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ungkapnya.(Pen25/Ynt)