.
Slrinews - ciledug,
Tak kenal lelah , apa yang sudah di lakukan Kapolsek Ciledug untuk mencapai ukhuwah di dalam Wilayahnya seperti hari minggu tanggal 25 maret 2018 jam 20 0. Wib. Kapolsek Ciledug Kompol Supiyanto SH
melaksanakan giat Sambamg tokoh agama dan menghadiri Maulid Nabi besar Muhammad SAW dalam rangka menyambut bulan Rajab di desa Karang timur Rt. 02/03 Kel. Karang timur kecamatan Karang tengah .
sebagai Penceramaah Al Habib Alshaviq Al Ridho Bsa. Dan Drs. KH. Hasim Sutardi .kegiatan tersebut juga di hadiri oleh Anggota Dewan kodya tng kota Bp Hartoto dan pelawak Ajis Gagap.jamaah berjumlah sekitar 250 orang.
Pada kegiatan tersebut kapolsek Ciledug Kompol Supiyanto.SH memberikan sambutan tentang pesan pesan kamtibmas pada seluruh jamaah yang hadir.
Kapolsek Ciledug
Kompol Supiyanto SH
Berharap ,kegiatan tersebut dapat memberikan Makna dan Manfa'at bagi seluruh Lapisan Masyarakat dan dapat di terapkan di lingkungan tempat tinggal. " Ujar Kapolsek Ciledug"
Humas polsek Ciledug
GLOBAL
internasional
suaraindonesia1
-
3/26/2018 10:08:00 AM
![]() |
| Kapolres Bitung AKBP Philemon Ginting SIK saat penyematan Lencana Jabatan |
WWW.SKRINEWS.COM, Bitung - Kepolisian Resor Bitung, gelar acara serah terima jabatan Kasat Reskrim dan Kasat Resnarkoba yang dirangkaikan dengan pelantikan Kapolsek Lembeh Selatan di halaman Mako Polres Bitung, Sulawesi Utara, senin ( 26/03/2018 )
Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolres Bitung AKBP Philemon Ginting SIK dan dihadiri oleh Wakapolres Bitung, Ketua dan anggota Bhayangkari Polres Bitung, Pejabat Utama Polres Bitung, Seluruh Kapolsek beserta jajaran di lingkungan Polres Bitung
Kapolres Bitung menegaskan dalam menghadapi dinamika situasi dan kondisi yang berkembang Polri yang didambakan sebagai pelindung, pengayom dan pelayanan masyarakat agar mampu menempatkan dirinya secara profesional dan mampu pula bertindak secara profesional dalam melaksanakan tugas di lapangan
Ditambahkan olehnya bahwa mutasi personil merupakan hal penting yang perlu dilakukan oleh pimpinan Polri, karena langkah tersebut adalah dinamika organisasi , merupakan satu hal yang mutlak yang dilakukan sesuai dengan kebutuhan organisasi.
Diakhir sambutannya Kapolres berujar " Saya atas nama pimpinan tertinggi Polri mengucapkan terima kasih kepada para pejabat yang sudah banyak berbuat sekaligus menata di polres bitung, walaupun kita akui masih ada permasalahan yang belum terlaksana namun dapat dimaklumi karena adanya keterbatasan personil, sarana prasarana serta sumber daya yang ada, namun saudara telah melakukan loyalitas dalam melaksanakan tugas, mudah mudahan apa yang telah daudara kerjakan dapat dilanjutkan di tempat kerja yang baru, sekali lagi saya atas nama pimpinan Polri baik dari keluarga serta atas nama personil Polres Bitung menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi - tingginya atas pengabdian saudara - saudara, semoga kiranya Tuhan Yang Maha Esa tetap memberikan limpahan anugerahnya kepada saudara dan keluarga."
Serah terima jabatan serta pelantikan kapolsek Lembeh Selatan terlaksana berdasarkan surat keputusan Kapolda Sulut Nomor : KEP / 53 / III / 2018 TGL 9 MARET 2018 TENTANG PEMBERHENTIAN DARI DAN PENGANGKATAN DALAM JABATAN PERWIRA POLRI DAN PNS POLRI DI LINGKUNGAN POLDA SULUT, menerangkan bahwa IPTU RUDOLOF J. LUMANDUNG, SH sebagai wakapolsek Lembeh Selatan diangkat dalam jabatan baru menjadi KAPOLSEK LEMBEH SELATAN Polres Bitung Polda Sulut. AKP EDY KUSNIADI Kasat Reskrim Polres Minahasa Polda Sulut diangkat dalam jabatan baru sebagai KASAT RESKRIM POLRES BITUNG POLDA SULUT. AKP FRELLY SUMAMPOW, SE PANIT 2 Unit 2 Subdit 4 Ditreskrimum Polda Sulut diangkat dalam jabatan baru sebagai KASAT RESNARKOBA Polres Bitung Polda Sulut
( Tzr/ Sur )
suaraindonesia1
-
3/26/2018 08:37:00 AM
Skrinews - sumbar,
Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA angkat bicara terkait masalah dugaan sikap arogan dan pelecehan terhadap wartawan yang dilakukan oleh oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) berinisial “MD” yang bertugas di Instansi Penanaman Modal Pelayanan Satu Pintu dan Tenaga Kerja (PMPTSP-Naker) Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat baru-baru ini.
Ketua Umum PPWI amat menyesalkan dan prihatin atas fenomena masih banyaknya oknum pegawai pemerintah, yang pakaian seragam dan kehidupan anak-istrinya dibiayai oleh rakyat, bersikap dan perpola-laku arogan.
"Sangat tidak pantas bagi orang yang isi perutnya dibiayai masyarakat berlaku tidak sopan, bahkan melecehkan warga yang membiayai hidupnya,” katanya.
Ditegaskan, terhadap oknum PNS pelaku pelecehan terhadap wartawan dan masyarakat agar diberi pembinaan oleh atasannya. "Pimpinan yang bersangkutan harus memberikan teguran, pembinaan mental dan etika, serta penegakkan disiplin pegawai negeri sipil yang notabene adalah pelayan masyarakat,” tegasnya.
Diharapkan kepada polisi, lanjut Wilson, yang menerima pengaduan wartawan atas perbuatan tidak menyenangkan dari oknum PNS tersebut untuk memproses kasusnya. "Saya mendesak agar polisi bekerja secara profesional menangani masalah ini," harapnya.
Wilson yang juga alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 juga menyampaikan kepada aparat keamanan, terutama aparat Kepolisian, agar senantiasa memberi bantuan perlindungan kepada para wartawan dalam melaksanakan tugas peliputan atau investigasi.
“Jika ada laporan dari rekan wartawan atas perilaku menyimpang dari oknum warga maupun oknum PNS di lokasi peliputan, semestinya segera ditindaklanjuti. Bantu semua pihak mencari solusi damai dengan cara memediasi kedua belah pihak,” sebutnya.
Ditambahkan, jika tidak dapat dicapai kesepakatan damai antara mereka, lakukan tindakan penegakan hukum bagi semua pihak yang dinilai melakukan pelanggaran hukum, harus diproses lebih lanjut ke penegakkan hukum sesuai aturan hukum yang berlaku.
"Upayakan memediasi para pihak yang berperkara, jika tidak dicapai kata damai, harus diproses sesuai aturan hukum yang berlaku," ucap Ketua Umum PPWI kepada media ini melalui pesan WhatsApp-nya, Minggu malam (25/03/2018) saat dimintai tanggapannya atas persoalan sikap arogansi dan pelecehan yang terjadi terhadap Wartawan di Ranah Minang baru-baru ini. (APL/Red)
Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA angkat bicara terkait masalah dugaan sikap arogan dan pelecehan terhadap wartawan yang dilakukan oleh oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) berinisial “MD” yang bertugas di Instansi Penanaman Modal Pelayanan Satu Pintu dan Tenaga Kerja (PMPTSP-Naker) Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat baru-baru ini.
Ketua Umum PPWI amat menyesalkan dan prihatin atas fenomena masih banyaknya oknum pegawai pemerintah, yang pakaian seragam dan kehidupan anak-istrinya dibiayai oleh rakyat, bersikap dan perpola-laku arogan.
"Sangat tidak pantas bagi orang yang isi perutnya dibiayai masyarakat berlaku tidak sopan, bahkan melecehkan warga yang membiayai hidupnya,” katanya.
Ditegaskan, terhadap oknum PNS pelaku pelecehan terhadap wartawan dan masyarakat agar diberi pembinaan oleh atasannya. "Pimpinan yang bersangkutan harus memberikan teguran, pembinaan mental dan etika, serta penegakkan disiplin pegawai negeri sipil yang notabene adalah pelayan masyarakat,” tegasnya.
Diharapkan kepada polisi, lanjut Wilson, yang menerima pengaduan wartawan atas perbuatan tidak menyenangkan dari oknum PNS tersebut untuk memproses kasusnya. "Saya mendesak agar polisi bekerja secara profesional menangani masalah ini," harapnya.
Wilson yang juga alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 juga menyampaikan kepada aparat keamanan, terutama aparat Kepolisian, agar senantiasa memberi bantuan perlindungan kepada para wartawan dalam melaksanakan tugas peliputan atau investigasi.
“Jika ada laporan dari rekan wartawan atas perilaku menyimpang dari oknum warga maupun oknum PNS di lokasi peliputan, semestinya segera ditindaklanjuti. Bantu semua pihak mencari solusi damai dengan cara memediasi kedua belah pihak,” sebutnya.
Ditambahkan, jika tidak dapat dicapai kesepakatan damai antara mereka, lakukan tindakan penegakan hukum bagi semua pihak yang dinilai melakukan pelanggaran hukum, harus diproses lebih lanjut ke penegakkan hukum sesuai aturan hukum yang berlaku.
"Upayakan memediasi para pihak yang berperkara, jika tidak dicapai kata damai, harus diproses sesuai aturan hukum yang berlaku," ucap Ketua Umum PPWI kepada media ini melalui pesan WhatsApp-nya, Minggu malam (25/03/2018) saat dimintai tanggapannya atas persoalan sikap arogansi dan pelecehan yang terjadi terhadap Wartawan di Ranah Minang baru-baru ini. (APL/Red)
suaraindonesia1
-
3/25/2018 08:58:00 PM
Skrinews - Jakarta, Potensi Indonesia bubar tahun 2030 sebagai pernyataan Prabowo harus menjadi keseriusan elit politik di pemerintahan dan parlemen hari ini karena tidak ada yang tidak mungkin dalam konstelasi politik Internasional hari ini. Ujar Senator Fachrul Razi, Anggota DPD RI Asal Aceh pada (24/3).
Fachrul Razi, via whatsapp mengatakan negara kita harus di selamatkan atau akan menjadi wujud nyata kehancuran negara. apalagi kedaulatan kita semakin melemah dimata internasional disisi lain nilai rupiah semakin melemah. Elit harus bersatu menyelesaikan masalah ini secara serius. Optimis penting, tapi bukan optimis yang dibungkus oleh kepentingan asing yang pada akhirnya memghamcurkan bangsa kita sendiri. Apalagi perkembangan teknologi mengakibatkan era digital menjadi alat baru untuk menghancurkan sebuah bangsa.
Terakhir ditambahkan Fachrul Razi, ada 9 indikator kehancuran Indonesia menurut Senator DPD RI Asal Aceh. Dalam hal tersebut diantaranya;
1. Melemahnya konsolidasi elit dan disisi lain juga menunjukkan konsolidasi demokrasi semakin melemah dan ini ancaman demokrasi Indonesia. Masyakarat Indonesia semakin pecah bahkan DPD RI sebagai representatif daerah semakin melemah wewenangnya. perlu dicatat bahwa melemahnya DPD RI maka akan mengakibatkan melemahnya NKRI. Muncul banyak kelompok dan kepercayaan sosial baik horizontal maupun vertikal semakin melemah.
2. Tekanan Internasional untuk Indonesia semakin kuat baik secara ekonomi maupun hukum. Lihat saja kasus penguasaan freeport di Papua dan sumber daya alam lainnya. Bahkan masalah Aceh juga belum selesai. Serta disisi lain perubahan sistem hukum Indonesia yg dipengaruhi kepentingan asing semakin masif dan sistematis. Bahkan RPJP Indonesia bernuansa kepentingan asing.
3. Kekuatan koorporasi politik yang mempengaruhi kebijakan politik indonesia semakin kuat. negara kita diatur oleh uang para pemilik modal.
4. hutang luar negeri Indonesia yang mencapai lebih dari 4000 Triliun. ini menunjukkan Indonesia darurat hutang.
5. Narkoba dan komunisme baru menjadi musuh dan ancaman indonesia dan ini sudah merusak generasi muda. Secara ekonomi, lemahnya kekuatan ekonomi generasi muda sekarang di daerah. Pengangguran tinggi dan nilai kompetisi yang tinggi.
6. Sipil society dan elemen mahasiswa semakin di lemahkan oleh rezim saat ini. perpecahan dimana mana. semua dilakukan dengan design yang sistematis. Saya meminta mahasiswa dan pemuda bangkit dan bergerak. Bahkan rahasia negara bisa di bobol oleh kecanggihan teknologi yang dikuasai oleh asing.
7. Kelompok Islam dan tokoh beragama semakin terancam baik secara keamanan maupun kebebasan dalam menegakkan nilai nilai agama secara kaffah sebagaimana dilindungi oleh Pancasila.
8. Kelembagaan politik juga semakin melemah dan menunjukkan neo patriarki partai yang menguasai perpolitikan Indonesia. diperparah dengan neo dinasti politik era modern dan penguasaan media oleh beberapa kelompok.
9. Terakhir adalah korupsi di Indonesia semakin kuat dan penegakan hukum semakin lemah. sementara permasalahan di daerah banyak yang tidak selesai. lemah nya komitmen pusat dalam menjaga perdamaian dan perhatian terhadap daerah khususnya di daerah pasca konflik. sehingga munculnya kekecewaan baru oleh masyarakat di daerah terhadap pemerintah pusat.
Sembilan indikator ini menurut Fachrul Razi adalah tantangan Indonesia menuju 2045. Tahun 2030 menurutnya adalah puncak kehancuran yang akan terus berlanjut sampai 2045. “Percayalah, sebenarnya Indonesia tidak akan hancur sampai kapanpun kecuali dihancurkan oleh elit-elit politik itu sendiri. Wahai elit dan pemimpin hari ini, bersatulah atau Indonesia akan menuju the failed state (negara gagal) karena ulah kalian,” tutup nya kesal.
Jakarta, 24 Maret 2018
Fachrul Razi, via whatsapp mengatakan negara kita harus di selamatkan atau akan menjadi wujud nyata kehancuran negara. apalagi kedaulatan kita semakin melemah dimata internasional disisi lain nilai rupiah semakin melemah. Elit harus bersatu menyelesaikan masalah ini secara serius. Optimis penting, tapi bukan optimis yang dibungkus oleh kepentingan asing yang pada akhirnya memghamcurkan bangsa kita sendiri. Apalagi perkembangan teknologi mengakibatkan era digital menjadi alat baru untuk menghancurkan sebuah bangsa.
Terakhir ditambahkan Fachrul Razi, ada 9 indikator kehancuran Indonesia menurut Senator DPD RI Asal Aceh. Dalam hal tersebut diantaranya;
1. Melemahnya konsolidasi elit dan disisi lain juga menunjukkan konsolidasi demokrasi semakin melemah dan ini ancaman demokrasi Indonesia. Masyakarat Indonesia semakin pecah bahkan DPD RI sebagai representatif daerah semakin melemah wewenangnya. perlu dicatat bahwa melemahnya DPD RI maka akan mengakibatkan melemahnya NKRI. Muncul banyak kelompok dan kepercayaan sosial baik horizontal maupun vertikal semakin melemah.
2. Tekanan Internasional untuk Indonesia semakin kuat baik secara ekonomi maupun hukum. Lihat saja kasus penguasaan freeport di Papua dan sumber daya alam lainnya. Bahkan masalah Aceh juga belum selesai. Serta disisi lain perubahan sistem hukum Indonesia yg dipengaruhi kepentingan asing semakin masif dan sistematis. Bahkan RPJP Indonesia bernuansa kepentingan asing.
3. Kekuatan koorporasi politik yang mempengaruhi kebijakan politik indonesia semakin kuat. negara kita diatur oleh uang para pemilik modal.
4. hutang luar negeri Indonesia yang mencapai lebih dari 4000 Triliun. ini menunjukkan Indonesia darurat hutang.
5. Narkoba dan komunisme baru menjadi musuh dan ancaman indonesia dan ini sudah merusak generasi muda. Secara ekonomi, lemahnya kekuatan ekonomi generasi muda sekarang di daerah. Pengangguran tinggi dan nilai kompetisi yang tinggi.
6. Sipil society dan elemen mahasiswa semakin di lemahkan oleh rezim saat ini. perpecahan dimana mana. semua dilakukan dengan design yang sistematis. Saya meminta mahasiswa dan pemuda bangkit dan bergerak. Bahkan rahasia negara bisa di bobol oleh kecanggihan teknologi yang dikuasai oleh asing.
7. Kelompok Islam dan tokoh beragama semakin terancam baik secara keamanan maupun kebebasan dalam menegakkan nilai nilai agama secara kaffah sebagaimana dilindungi oleh Pancasila.
8. Kelembagaan politik juga semakin melemah dan menunjukkan neo patriarki partai yang menguasai perpolitikan Indonesia. diperparah dengan neo dinasti politik era modern dan penguasaan media oleh beberapa kelompok.
9. Terakhir adalah korupsi di Indonesia semakin kuat dan penegakan hukum semakin lemah. sementara permasalahan di daerah banyak yang tidak selesai. lemah nya komitmen pusat dalam menjaga perdamaian dan perhatian terhadap daerah khususnya di daerah pasca konflik. sehingga munculnya kekecewaan baru oleh masyarakat di daerah terhadap pemerintah pusat.
Sembilan indikator ini menurut Fachrul Razi adalah tantangan Indonesia menuju 2045. Tahun 2030 menurutnya adalah puncak kehancuran yang akan terus berlanjut sampai 2045. “Percayalah, sebenarnya Indonesia tidak akan hancur sampai kapanpun kecuali dihancurkan oleh elit-elit politik itu sendiri. Wahai elit dan pemimpin hari ini, bersatulah atau Indonesia akan menuju the failed state (negara gagal) karena ulah kalian,” tutup nya kesal.
Jakarta, 24 Maret 2018
suaraindonesia1
-
3/25/2018 07:28:00 PM
SKRINEWS. Banyuwangi.
Guna meningkatkan pengetahuan pemuda tentang kebangsaan dan Bela negara, Koramil 0825/06 Gambiran memberikan pembinaan Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara kepada Pemuda Ansor Kecamatan Gambiran. Minggu, 25-03-2018
Kegiatan Pelatihan Wawasan Kebangsaan dan Belanegara tersebut dipusatkan di halaman PondokPesantren Darul Amien Desa Jajag Kecamatan Gambiran dengan Pelatihan Dasar Kepemimpinan (PKD) dengan melibatkan Pemuda Ansor 77 orang dari seluruh Pemuda Ansor Sekecamatan Gambiran.
Dalam kegiatan Pelatihan Dasar Kepemimpinan tersebut diisi dengan materi Wawasan Kebangsan dan Belanegara serta dilanjutkan dengan pemberian materi dan praktek PBB (Peraturan Baris Berbaris) oleh Serda Asrori Babinsa Desa Purwodadi dan Serda Marzuki Babinsa Desa Jajag.
Menurut Kapten Inf Muhammad Dahlan Danramil 0825/06 Gambiran saat dikomfirmasi mewakili Dandim 0825 Banyuwangi Letkol Inf Ruli Nuryanto mengatakan,” Kegiatan Wawasan Kebangsaan dan Belanegara ini sudah menjadi tugas kami sebagai aparat Teritorial diwilayah, guna memberikan sosialisasi dan arahan tentang pentingnya Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara bagi masyarakat luas, termasuk para pemuda Ansor yang merupakan generasi penerus bangsa, kami berikan Wawasan dan Belanegara serta pelatihan PBB yang dilatih oleh para Babinsa yang tujuannya agar para pemuda ini bisa mengerti dan memahami bagaimana menyatukan pemahaman tentang Nilai-nilai Pancasila, UUD 1945 dan tujuan NKRI, dan juga apa yang harus bisa kita lakukan untuk NKRI, melalui Wawasan dan Belanegara ini kami bisa menyampaikan dan menekankan kepada generasi penerus bangsa ini bagaimana pentingnya kita berkomunikasi, mari sedini mungkin kita harus bisa mengantisipasi hal hal yang mengancam NKRI, sebagai generasi muda harus bisa dengan cepat memahami keadaan NKRI dan mau ikut serta mempertahankan NKRI,” ujar Kapten Inf Muhammad Dahlan.
Kapten Inf Muhammad Dahlan juga menambahkan,” Banyak orang yang dengan mudah mempengaruhi kita karena memiliki ruang gerak yang bebas. Kita harus sadar karena kita tidak mudah di pengharuhi dan di kendalikan orang lain, kita jangan mudah di pecah belah, kita harus bangun bangsa yang tangguh, selalu tingkatkan keimanan kepada Tuhan Yang Maha Esa, harus memiliki keterampilan serta jauhi Narkoba. Mari kita Kobarkan Semangat Bela Negara, imbuhnya. (Pen25/Ynt)
Guna meningkatkan pengetahuan pemuda tentang kebangsaan dan Bela negara, Koramil 0825/06 Gambiran memberikan pembinaan Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara kepada Pemuda Ansor Kecamatan Gambiran. Minggu, 25-03-2018
Kegiatan Pelatihan Wawasan Kebangsaan dan Belanegara tersebut dipusatkan di halaman PondokPesantren Darul Amien Desa Jajag Kecamatan Gambiran dengan Pelatihan Dasar Kepemimpinan (PKD) dengan melibatkan Pemuda Ansor 77 orang dari seluruh Pemuda Ansor Sekecamatan Gambiran.
Dalam kegiatan Pelatihan Dasar Kepemimpinan tersebut diisi dengan materi Wawasan Kebangsan dan Belanegara serta dilanjutkan dengan pemberian materi dan praktek PBB (Peraturan Baris Berbaris) oleh Serda Asrori Babinsa Desa Purwodadi dan Serda Marzuki Babinsa Desa Jajag.
Menurut Kapten Inf Muhammad Dahlan Danramil 0825/06 Gambiran saat dikomfirmasi mewakili Dandim 0825 Banyuwangi Letkol Inf Ruli Nuryanto mengatakan,” Kegiatan Wawasan Kebangsaan dan Belanegara ini sudah menjadi tugas kami sebagai aparat Teritorial diwilayah, guna memberikan sosialisasi dan arahan tentang pentingnya Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara bagi masyarakat luas, termasuk para pemuda Ansor yang merupakan generasi penerus bangsa, kami berikan Wawasan dan Belanegara serta pelatihan PBB yang dilatih oleh para Babinsa yang tujuannya agar para pemuda ini bisa mengerti dan memahami bagaimana menyatukan pemahaman tentang Nilai-nilai Pancasila, UUD 1945 dan tujuan NKRI, dan juga apa yang harus bisa kita lakukan untuk NKRI, melalui Wawasan dan Belanegara ini kami bisa menyampaikan dan menekankan kepada generasi penerus bangsa ini bagaimana pentingnya kita berkomunikasi, mari sedini mungkin kita harus bisa mengantisipasi hal hal yang mengancam NKRI, sebagai generasi muda harus bisa dengan cepat memahami keadaan NKRI dan mau ikut serta mempertahankan NKRI,” ujar Kapten Inf Muhammad Dahlan.
Kapten Inf Muhammad Dahlan juga menambahkan,” Banyak orang yang dengan mudah mempengaruhi kita karena memiliki ruang gerak yang bebas. Kita harus sadar karena kita tidak mudah di pengharuhi dan di kendalikan orang lain, kita jangan mudah di pecah belah, kita harus bangun bangsa yang tangguh, selalu tingkatkan keimanan kepada Tuhan Yang Maha Esa, harus memiliki keterampilan serta jauhi Narkoba. Mari kita Kobarkan Semangat Bela Negara, imbuhnya. (Pen25/Ynt)
suaraindonesia1
-
3/25/2018 07:12:00 PM
SKRINEWS. Banyuwangi.
Babinsa Kelurahan Mojopanggung Koramil0825/02 Giri Serma H. Suparman, hadiri kegiatan Olimpiade Pendidikan Agama Islam ke – 3 SMA Negeri Swasta se-kabupaten Banyuwangi 2018 yang dipusatkan SMA Negeri 1 Giri, Kehadiran Babinsa tersebut merupakan bagian dari bentuk komunikasi sosial TNI diwilayah tugas dan tanggung jawabnya. Minggu, 25-03-2018
Kegiatan tersebut merupakan moment yang tepat dan sangat berharga bagi anak-anak untuk dapat berkreasi, berinovasi, berprestasi dan berkompetisi secara sehat sekaligus dapat memberikan pengalaman belajar yang baik, belajar kerja sama, mematuhi aturan, mengakui kelemahan diri sendiri dan belajar menghargai kekuatan lawan.
Olimpiade Pendidikan Agama Islam tersebut digelar di halaman gedung SMA Negeri 1 Giri dan diikuti 521 Siswa-siswi yang telah berpartisipasi dalam acara olimpiade PAI ke – 3 SMA Negeri Swasta dari 32 sekolah baik Negeri maupun Swasta dengan kegiatan lomba yaitu, MTQ sebanyak 42 peserta, Kaligrafi sebanyak 42 peserta, Tahfidz sebanyak 52 peserta , Ceramah Agama sebanyak 64 peserta, Olimpiade PAI sebanyak 93 peserta, Hadrah 19 Group masing -masing Group 10 orang dan Peragaan busana muslim sebanyak 38 peserta .
Menurut Serma H. Suparman Babinsa Kelurahan Mojopanggung mewakili Danramil 0825/02 Giri Kapten Inf I Made Danukusuma mengatakan,” Kegiatan Olimpiade Pendidikan Agama Islam ini positif dan sangat bagus sekali, apalagi kami melihat adik-adik pelajar yang mengikuti Olimpiade PAI ini sangat antusias sekali, melalui kegiatan ini Banyuwangi bisa mencari bibit yang berprestasi untuk selanjutnya akan menjadi Duta Banyuwangi untuk mengikuti lomba PAI baik tingkat Kabupaten/ Propinsi dan tingkat Nasional.
Kami sebagai Babinsa dengan adanya Olimpiade Pendidikan Agama Islam ini nantinya diharapkan bisa membentuk Kepribadian Anak Bangsa yang memiliki budi pekerti yang mulia’ dan semoga kegiatan Olimpiade Pendidikan Agama Islam ini kedepannya bisa di teruskan oleh generasi muda selanjutnya. Ungkapnya.
Kegiatan Lomba Olimpiade Pendidikan Agama Islam tersebut selain dihadiri oleh Babinsa, hadir pula, Kepala Kemenag Banyuwangi , Ust Munip Ketua Panitia serta para pembina SMA Negeri Swasta Sekabupaten Banyuwangi.(Pen25/Ynt)
suaraindonesia1
-
3/25/2018 07:06:00 PM
Skrinews - Pendaftaran Tanah Sistimatis Lengkap (PTSL) merupakan Program yang di usung Kementrian ATR/BPN RI dalam rangka memenuhi tuntutan atau lebih tepat nya Perintah Presiden Joko Widodo dalam rangka mengurangi sengketa Pertanahan, maka melalui Program PTSL Lembaga ini dipaksa bekerja keras Siang malam bahkan tidak jarang pegawai Di tingkat bawah pun sering pulang larut malam ada yang sampai pukul 00.00 menjelang dini hari.
Tidak kurang dari 70x selama kurun waktu beberapa tahun belakangan ini Presiden Joko Widodo telah mendatangi Rakyat Ke desa-desa diseluruh Tanah air untuk membagikan Sertipikat Tanah pada Rakyat mencapai 5000 s/d 15 ribu sertipikat setiap kali kunjungan Presiden.
Belakangan kegiatan penyerahan sertipikat Tanah pada Rakyat tersebut rame diberitakan Media baik Televisi maupun media sosial sehingga mengusik banyak orang terutama Tokoh politik mempertanyakan kegiatan yang lebih tepat kampanye terselubung menurut mereka dengan menggunakan anggaran dan fasilitas Negara.
Gonjang ganjing penyerahan sertipikat Oleh Presiden mengusik komentar Bapak Revormasi, dengan ucapan datar tanpa ekspresi Bapak Amin Rais mengeluarkan kata bahwa proyek bagi-bagi sertipikat oleh Presiden itu adalah membual saja. Sontak mendapat kritikan Keras dari pembantu Setia presiden, Bapak LBP balik menyerang Bapak Amin rais yang sampai hari ini masih diperdebatkan.
Kita kaji lebih dalam tentang PTSL itu yg menelan biaya sangat besar. Tidak kurang 6,3 Triliun Rupiah anggaran telah dikucurkan untuk tahun anggaran 2017 dengan target 5 juta sertipikat harus selesai selama tahun 2017. Sementara untuk Tahun 2018 sebesar 9,6 Triliun Rupiah untuk target 7 juta sertipikat.
Muncul pertanyaan disini apakah target tahun 2017 sebesar 5 juta sertipikat tersebut sudah terpenuhi, Saya berkeyakinan tidak lebih dari 70 % saja yang selesai dalam bentuk sertipikat yang langsung diterima Rakyat, selebihnya bisa jadi masih ada masaalah disana sini. Pertanyaan kemudian adalah bagaimana dengan uang yg telah dihabiskan untuk target 5 juta Sertipikat.
Disisi lain dengan proses percepatan yang luar biasa bagaimana bisa diyakinkan tidak akan terjadi tumpang tindih antara satu sertipikat dengan sertipikat lainnya. Hal ini sangat mungkin terjadi saat pengukuran yg dilakukan pihak ke 3 dimana saat itu para pihak pemilik tanah tidak berada di lokasi, nah karena harus kejar target, pihak ketiga (perusahaan pengukuran Swasta) yang kurang bisa dipertanggung jawabkan melaporkan hasil ukurnya aman-aman saja atau Bersih. Dan setelah habis masa kontrak nya yang hanya beberapa bulan saja bisa saja perusahaan itu bubar.
Pertanyaan berikut nya adalah Bagaimana dengan anggaran yang 6.3 Triliun Rupiah itu apakah anggaran sebesar itu hanya diperuntukkan biaya pensertipikatan Tanah Untuk Rakyat semata jika itu benar Maka secara pribadi Saya sangat mendukung Program Pemerintah ini, namun jika uang Rakyat itu termasuk lah untuk biaya Kegiatan penyerahan Sertipikat yang memobilisasi Rakyat dari desa-desa yang berjauhan dari lokasi kegiatan, bisa dibayangkan berapa biaya Transportasi, biaya Makan dan biaya Panggung dan Tenda-tenda Raksasa yg menampung sampai Pululan Ribu orang, belum lagi biaya akimodasi Pejabat daerah, pejabat pusat dan biaya mobilisasi Kedatangan Seorang Presiden ke Daerah bisa dibayangkan berapa besar dan bisa saja anggaran ini jauh lebih besar dibandingkan dengan biaya pembuatan sertipikat yang dibagikan saat itu.
Nah jika perhitungan ini bisa diuraikan secara Rinci dan Jelas kepada Rakyat maka Ucapan Bapak Amin Rais tersebut tidak harus Ter lontar dari seorang Toloh politik Sepuh Bapak Reformasi.
Saya meng apresiasi Ucapan Presiden Joko widodo yang setiap kali menyerahkan Sertipikat dihadapan Puluhan Ribu orang masyarakat yang mengatakan Jika Tidak tercapai target maka Mentri ATR/BPN RI akan dicopot atau diganti. Ucapan ini sudah puluhan kali ter ucap dari Mulut sang Presiden, namun yang Patut disayang kan ini hanyalah ucapan Guyon atau hanya Lucu-lucuan Saja. Jika serius ayo dong segera lakukan Evaluasi hasil kerja dan Target yang dicapai di tahun 2017 kalau tidak mencapai Target kenapa ngak langsung diganti apa harus menunggu tahun 2019 baru diganti Nah ini juga yang barangkali masuk kategori ucapan Bualan oleh Bapak Amin Rais.
Belakangan seiring berita kesuksenan pelaksanaan penyerahan Sertipikat oleh Presiden ironis nya dibeberapa Daerah banyak Pejabat2 tingkat bawah dan menengah Kementrian ATR/BPN Tertangkap Tangan kasus Katanya Korupsi, suap dan pemerasan. Ada apa dengan pejabat2 Rendahan ini, apa tidak mungkin mereka betul2 melakukan Pungli atau suap atau Gratifikasi atau apapun lah namanya hal ini mereka lakukan karena memenuhi Tuntutan Kurang nya Anggaran pelaksanaan Program PTSL tersebut Hal ini juga Harus dilakukan Pengusutan Jangan Sampai Program Mulia menurut Pemerintah ini mengorbankan Pegawai kecil di lembaga ini.
ANHAR NASUTION
Ketua Umum LSM FAKTA
Anggota DPR RI 2004s/d2009
Tidak kurang dari 70x selama kurun waktu beberapa tahun belakangan ini Presiden Joko Widodo telah mendatangi Rakyat Ke desa-desa diseluruh Tanah air untuk membagikan Sertipikat Tanah pada Rakyat mencapai 5000 s/d 15 ribu sertipikat setiap kali kunjungan Presiden.
Belakangan kegiatan penyerahan sertipikat Tanah pada Rakyat tersebut rame diberitakan Media baik Televisi maupun media sosial sehingga mengusik banyak orang terutama Tokoh politik mempertanyakan kegiatan yang lebih tepat kampanye terselubung menurut mereka dengan menggunakan anggaran dan fasilitas Negara.
Gonjang ganjing penyerahan sertipikat Oleh Presiden mengusik komentar Bapak Revormasi, dengan ucapan datar tanpa ekspresi Bapak Amin Rais mengeluarkan kata bahwa proyek bagi-bagi sertipikat oleh Presiden itu adalah membual saja. Sontak mendapat kritikan Keras dari pembantu Setia presiden, Bapak LBP balik menyerang Bapak Amin rais yang sampai hari ini masih diperdebatkan.
Kita kaji lebih dalam tentang PTSL itu yg menelan biaya sangat besar. Tidak kurang 6,3 Triliun Rupiah anggaran telah dikucurkan untuk tahun anggaran 2017 dengan target 5 juta sertipikat harus selesai selama tahun 2017. Sementara untuk Tahun 2018 sebesar 9,6 Triliun Rupiah untuk target 7 juta sertipikat.
Muncul pertanyaan disini apakah target tahun 2017 sebesar 5 juta sertipikat tersebut sudah terpenuhi, Saya berkeyakinan tidak lebih dari 70 % saja yang selesai dalam bentuk sertipikat yang langsung diterima Rakyat, selebihnya bisa jadi masih ada masaalah disana sini. Pertanyaan kemudian adalah bagaimana dengan uang yg telah dihabiskan untuk target 5 juta Sertipikat.
Disisi lain dengan proses percepatan yang luar biasa bagaimana bisa diyakinkan tidak akan terjadi tumpang tindih antara satu sertipikat dengan sertipikat lainnya. Hal ini sangat mungkin terjadi saat pengukuran yg dilakukan pihak ke 3 dimana saat itu para pihak pemilik tanah tidak berada di lokasi, nah karena harus kejar target, pihak ketiga (perusahaan pengukuran Swasta) yang kurang bisa dipertanggung jawabkan melaporkan hasil ukurnya aman-aman saja atau Bersih. Dan setelah habis masa kontrak nya yang hanya beberapa bulan saja bisa saja perusahaan itu bubar.
Pertanyaan berikut nya adalah Bagaimana dengan anggaran yang 6.3 Triliun Rupiah itu apakah anggaran sebesar itu hanya diperuntukkan biaya pensertipikatan Tanah Untuk Rakyat semata jika itu benar Maka secara pribadi Saya sangat mendukung Program Pemerintah ini, namun jika uang Rakyat itu termasuk lah untuk biaya Kegiatan penyerahan Sertipikat yang memobilisasi Rakyat dari desa-desa yang berjauhan dari lokasi kegiatan, bisa dibayangkan berapa biaya Transportasi, biaya Makan dan biaya Panggung dan Tenda-tenda Raksasa yg menampung sampai Pululan Ribu orang, belum lagi biaya akimodasi Pejabat daerah, pejabat pusat dan biaya mobilisasi Kedatangan Seorang Presiden ke Daerah bisa dibayangkan berapa besar dan bisa saja anggaran ini jauh lebih besar dibandingkan dengan biaya pembuatan sertipikat yang dibagikan saat itu.
Nah jika perhitungan ini bisa diuraikan secara Rinci dan Jelas kepada Rakyat maka Ucapan Bapak Amin Rais tersebut tidak harus Ter lontar dari seorang Toloh politik Sepuh Bapak Reformasi.
Saya meng apresiasi Ucapan Presiden Joko widodo yang setiap kali menyerahkan Sertipikat dihadapan Puluhan Ribu orang masyarakat yang mengatakan Jika Tidak tercapai target maka Mentri ATR/BPN RI akan dicopot atau diganti. Ucapan ini sudah puluhan kali ter ucap dari Mulut sang Presiden, namun yang Patut disayang kan ini hanyalah ucapan Guyon atau hanya Lucu-lucuan Saja. Jika serius ayo dong segera lakukan Evaluasi hasil kerja dan Target yang dicapai di tahun 2017 kalau tidak mencapai Target kenapa ngak langsung diganti apa harus menunggu tahun 2019 baru diganti Nah ini juga yang barangkali masuk kategori ucapan Bualan oleh Bapak Amin Rais.
Belakangan seiring berita kesuksenan pelaksanaan penyerahan Sertipikat oleh Presiden ironis nya dibeberapa Daerah banyak Pejabat2 tingkat bawah dan menengah Kementrian ATR/BPN Tertangkap Tangan kasus Katanya Korupsi, suap dan pemerasan. Ada apa dengan pejabat2 Rendahan ini, apa tidak mungkin mereka betul2 melakukan Pungli atau suap atau Gratifikasi atau apapun lah namanya hal ini mereka lakukan karena memenuhi Tuntutan Kurang nya Anggaran pelaksanaan Program PTSL tersebut Hal ini juga Harus dilakukan Pengusutan Jangan Sampai Program Mulia menurut Pemerintah ini mengorbankan Pegawai kecil di lembaga ini.
ANHAR NASUTION
Ketua Umum LSM FAKTA
Anggota DPR RI 2004s/d2009
suaraindonesia1
-
3/25/2018 03:35:00 PM
Skrinews - Martapura,
Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo bertolak menuju Provinsi Kalimantan Selatan dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan RJ-85 melalui Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta, Minggu, 25 Maret 2018 sekira pukul 12.10 WIB.
Setelah menjalani penerbangan selama 1 jam 35 menit, pesawat yang membawa Presiden dan Ibu Iriana bersama rombongan tiba di Pangkalan TNI AU Syamsuddin Noor, Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan pada pukul 14.45 WITA.
Dalam kunjungan ke Provinsi Kalimantan Selatan kali ini, Presiden akan menghadiri acara Haul ke-13 ulama karismatik asal Martapura, KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani yang berpulang pada 10 Agustus 2005 dalam usia 63 tahun.
Muhammad Zaini bin Abdul Ghani al-Banjari atau Guru Sekumpul lahir di Tunggul Irang, Martapura, 11 Februari 1942.
Haul tersebut rencananya akan digelar dan dipusatkan di kawasan Musala Ar-Raudhah, Kelurahan Sekumpul, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar.
Presiden dan Ibu Iriana beserta rombongan akan bermalam di Kota Banjarbaru guna melanjutkan kegiatan kunjungan kerja keesokan harinya.
Turut mendampingi Presiden dan Ibu Iriana dalam penerbangan menuju Provinsi Kalimantan Selatan adalah Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Staf Khusus Presiden Johan Budi, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI Trisno Hendradi dan Komandan Paspampres Mayjen TNI (Mar) Suhartono.
Jakarta, 25 Maret 2018
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden
Bey Machmudin
Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo bertolak menuju Provinsi Kalimantan Selatan dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan RJ-85 melalui Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta, Minggu, 25 Maret 2018 sekira pukul 12.10 WIB.
Setelah menjalani penerbangan selama 1 jam 35 menit, pesawat yang membawa Presiden dan Ibu Iriana bersama rombongan tiba di Pangkalan TNI AU Syamsuddin Noor, Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan pada pukul 14.45 WITA.
Dalam kunjungan ke Provinsi Kalimantan Selatan kali ini, Presiden akan menghadiri acara Haul ke-13 ulama karismatik asal Martapura, KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani yang berpulang pada 10 Agustus 2005 dalam usia 63 tahun.
Muhammad Zaini bin Abdul Ghani al-Banjari atau Guru Sekumpul lahir di Tunggul Irang, Martapura, 11 Februari 1942.
Haul tersebut rencananya akan digelar dan dipusatkan di kawasan Musala Ar-Raudhah, Kelurahan Sekumpul, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar.
Presiden dan Ibu Iriana beserta rombongan akan bermalam di Kota Banjarbaru guna melanjutkan kegiatan kunjungan kerja keesokan harinya.
Turut mendampingi Presiden dan Ibu Iriana dalam penerbangan menuju Provinsi Kalimantan Selatan adalah Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Staf Khusus Presiden Johan Budi, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI Trisno Hendradi dan Komandan Paspampres Mayjen TNI (Mar) Suhartono.
Jakarta, 25 Maret 2018
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden
Bey Machmudin
suaraindonesia1
-
3/25/2018 01:20:00 PM
Tangerang, skrinews.com – Pentingnya menjaga Keamanan, Ketertiban di Masyarakat, dan sosialisasi terkait berita HOAX. Kamis 22 Maret 2018 Kapolsek Karawaci KOMPOL ABDUL SALIM, SH yang didampingi Kanit Binamas IPDA SUDARTO,SH beserta jajaran laksanakan Sholat subuh bejamaah bersama warga setempat dan juga kultum (Kuliah Tujuh Menit) di Masjid Jami Al-Muhajirin CMP I Jl Pertiwi Raya Rt 02/04 Kel.Cimone Jaya Kec.Karawaci, Kota Tangerang.
Sesuai atensi dari Kapolres Metro tangerang Kota KOMBES POL HARRY KURNIAWAN, S.IK, MH mengintruksikan seluruh jajaran Polsek yang berada di wilayah Polres Metro Tangerang Kota untuk melakukan Sholat subuh berjamaah di masjid-masjid terdekat. selain untuk meningkatkan keimanan, program ini juga untuk menjaga Kamtibmas
Dalam kesempatan Kultum (kuliah Tujuh Menit) Kapolsek Karawaci KOMPOL ABDUL SALIM, SH menghimbau kepada jamaah untuk tidak percaya dengan pemberitaan bohong (HOAX) dan bila warga curiga terhadap seseorang, laporkan ke Binamas atau langsung ke polsek Karawaci.
Diselesai acara KOMPOL ADBUL SALIM,SH menghimbau kepada seluruh masyarakat karawaci ini merupakan program dari Kapolres Metro Tangerang Kota KOMBES POL HARRY KURNIAWAN, S.IK, MH yaitu program POLISI CINTA MASJID yang sebelumnya dilaksanakan Jum’at Keliling dan saat ini sholat Subuh bejamaah
Ketua Rukun Tetangga (RT) sekaligus Jamaah Masjid AL- Muhajirin mengucapkan terimakasih dengan kedatangan Kapolsek Karawaci KOMPOL ABDUL SALIM beserta jajaran
Editor: Awd
Sesuai atensi dari Kapolres Metro tangerang Kota KOMBES POL HARRY KURNIAWAN, S.IK, MH mengintruksikan seluruh jajaran Polsek yang berada di wilayah Polres Metro Tangerang Kota untuk melakukan Sholat subuh berjamaah di masjid-masjid terdekat. selain untuk meningkatkan keimanan, program ini juga untuk menjaga Kamtibmas
Dalam kesempatan Kultum (kuliah Tujuh Menit) Kapolsek Karawaci KOMPOL ABDUL SALIM, SH menghimbau kepada jamaah untuk tidak percaya dengan pemberitaan bohong (HOAX) dan bila warga curiga terhadap seseorang, laporkan ke Binamas atau langsung ke polsek Karawaci.
Diselesai acara KOMPOL ADBUL SALIM,SH menghimbau kepada seluruh masyarakat karawaci ini merupakan program dari Kapolres Metro Tangerang Kota KOMBES POL HARRY KURNIAWAN, S.IK, MH yaitu program POLISI CINTA MASJID yang sebelumnya dilaksanakan Jum’at Keliling dan saat ini sholat Subuh bejamaah
Ketua Rukun Tetangga (RT) sekaligus Jamaah Masjid AL- Muhajirin mengucapkan terimakasih dengan kedatangan Kapolsek Karawaci KOMPOL ABDUL SALIM beserta jajaran
Editor: Awd
suaraindonesia1
-
3/25/2018 10:17:00 AM
![]() |
| Arif Munawar, Kepala Seksi Perbendaharaan Bea dan Cukai / Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) |
WWW.SKRINEWS.COM, BITUNG - Tertangkapnya Kepala Urusan (KAUR) Kepegawaian Bea dan Cukai terkait dugaan kasus perselingkuhan yang terjadi di Rumah Dinas pada 21 Maret lalu, ditanggapi oleh Kepala Seksi Perbendaharaan Bea dan Cukai Arif Munawar yang juga selaku Pejabat Pembuat Komitmen ( PPK) yang didampingi oleh Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Layanan Informasi, bertempat di Kantor Bea dan Cukai Kota Bitung, Jumat (23/3/2018),
Saat di konfirmasi, Munawar mengatakan sampai saat ini pihak Bea dan Cukai masih menunggu proses penyelidikan dari Kantor Wilayah Manado atas pemanggilan KAUR Kepegawaian Bea dan Cukai terkait kasus tersebut
“Sebenarnya kami, terus terang tidak tau persis tentang kejadian tersebut, sehingga tertangkap salah satu oknum pegawai. Kami baru mengetahui berita tersebut dari media." ujar Munawar
Munawar tidak menyangka bahwa oknum pegawai yang kesehariannya bertugas dengan penuh tanggung jawab, telah melakukan hal yang mencoreng Instansi Bea dan Cukai.
“Kami sampai saat ini, belum menerima apapun dari laporan polisi tentang penyelidikan tersebut, namun dari kanwil sudah melakukan pemanggilan kepada pegawai tersebut guna penyelidikan atas tindakannya,” kata Munawar.
Munawar mengungkapkan, kinerja Kepala Urusan Kepegawaian termasuk bagus kesehariannya saat bertugas. Begitu pun dengan oknum honorernya.
“Saya tidak menyangka, sekaligus kecewa dengan tindakan tersebut. Kenapa bisa sampai seperti itu,” singkatnya.
Sementara itu, Kapolsek Maesa Moh Kamidin saat dikonfirmasi terkait pengembangan penyelidikan kasus tersebut memberikan pernyataan terhadap status KAUR Kepegawaian Bea dan Cukai.
“Sudah ditetapkan sebagai tersangka, istrinya sudah membuat laporan dari hari sabtu lalu, dengan merujuk pada Pasal 284 KuHp dengan ancaman sembilan bulan,” beber Kamidin.
“Tidak perlu tembusan, untuk apa, Sp2hp diberikan kepada pelapor, jangan Buang - buang waktu,” tegas Kamidin.
(Tzr)
suaraindonesia1
-
3/25/2018 09:34:00 AM
Skrinews - KOPI,
Jakarta - Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas (IKAL) adalah wadah resmi satu-satunya organisasi, tempat berkumpulnya para alumni Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas), yang merupakan gabungan dari lulusan Program Pendidikan Singkat Angkatan (PPSA), Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) dan Program Pendidikan Pemantapan Nilai (Taplai) Kebangsaan. Jumlah alumni Lemhanas sejak berdiri tanggal 17 Maret 1978 sampai sekarang mencapai lebih dari 22 ribu orang, terdiri atas alumni lulusan 21 angkatan PPSA, 56 angkatan PPRA dan puluhan program pemantapan nilai kebangsaan.
Ketahanan Nasional adalah kondisi dinamik suatu bangsa, meliputi seluruh aspek kehidupan Nasional yang terintegrasi, berisi keuletan dan ketangguhan yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional dalam menghadapi dan mengatasi segala tantangan, ancaman, hambatan dan gangguan, baik yang datang dari luar maupun dari dalam, yang langsung maupun tidak langsung membahayakan integritas, identitas, kelangsungan hidup bangsa dan negara serta perjuangan mengejar tujuan Nasional.
Di berbagai kesempatan, Ketua Umum Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas, Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar menyatakan, pengabdian alumni IKAL hanya ditujukan pada kepentingan Bangsa dan Negara. “Jadi IKAL ini adalah organisasi tempat berkumpulnya para pemikir profesional yang berwatak pejuang dan berwawasan negarawan, yang pengabdiannya hanya ditujukan demi kepentingan bangsa dan Negara,“ Agum menandaskan.
Sampai dengan 40 tahun usianya tanggal 17 Maret 2018, IKAL telah melakukan berbagai kegiatan di bidang pengkajian masalah strategis, yang diterjemahkan di berbagai bentuk seperti seminar nasional, simposium, focus grup discussion, diskusi publik dan sarasehan, bersinergi dengan berbagai instansi dan lembaga di antaranya dengan Bank Indonesia melalui Seminar Nasional masalah ekonomi di perbatasan, diselenggarakan di Jakarta dan Pontianak Kalimantan Barat serta dengan Pusat Pengkajian Strategis Nasional PPSN di Jakarta.
Alumni IKAL juga aktif terlibat dalam kegiatan bhakti sosial masyarakat, berupa pengobatan gratis, penanaman pohon penghijauan, kepedulian terhadap anak yatim serta publikasi melalui pembuatan kompendium dan penerbitan majalah Telaah STRATEGI.
“Jika suatu bangsa ingin maju, maka harus memperhatikan tiga faktor penting, yakni pertama adanya semangat nasionalisme, yang kedua kualitas Sumber Daya Manusia – SDM dan yang ketiga sikap Disiplin,“ kata Agum Gumelar.
Sampai sekarang sudah berhasil terbentuk 11 Komisariat IKAL Propinsi, yakni di Papua, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Maluku, Sulawesi Tengah, Aceh, Sumatera Utara, Jawa Tengah, Sulawesi Utara, Jawa Barat dan Banten. Pimpinan IKAL hasil Musyawarah Nasional MUNAS ke III tahun 2015, secara maraton terus berupaya meningkatkan kualitas profesionalisme pengelolaan organisasi, disesuaikan dengan tuntutan jaman di era demokratisasi.
Alumni IKAL tidak hanya tersebar di berbagai daerah di Indonesia dengan beragam profesi, namun juga ada di manca negara, karena peserta pendidikan program di Lemhannas ada yang berasal dari mancanegara seperti Singapura, Malaysia, Thailand, Laos, Myanmar, Kamboja, Vietnam, Aljazair, Nigeria, dan Timor Leste.
Memperingati Hari Ulang Tahun ke 40 IKAL tahun 2018, dengan tema “Demokrasi Sehat Negara Kuat", Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas menggelar kegiatan *Reuni Akbar IKAL* yang dipusatkan di Balai Samudera Kelapa Gading Jakarta Utara, hari Senin tanggal 26 Maret 2018 pukul 19.OO WIB sampai selesai. Diharapkan, pada puncak peringatan HUT ke 40 Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas IKAL, akan hadir Presiden RI Joko Widodo.
Sebelumnya, hari Minggu tanggal 25 Maret 2018 mulai pukul 06.00 WIB diselenggarakan Fun Walk dan Bakti untuk Rakyat, berupa cek kesehatan jantung dan pengobatan gratis.
Ketua Umum PPWI Nasional, Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA, sebagai salah satu anggota IKAL menyampaikan harapannya agar kiranya para anggota IKAL benar-benar mampu menjadi pionir dalam mempertahankan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. "Harapan saya semoga setiap anggota IKAL menyadari posisi strategis yang diembannya, dan untuk itu mereka jangan sekali-kali terjebak dalam kontestasi yang mengandalkan primordialisme, politik identitas, dan menghindarkan diri dari konflik bernuansa SARA demi persatuan dan kesatuan bangsa," tegas alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 itu. (DS/Red)
Informasi:
Humas, Publikasi & Dokumentasi
IKAL Pusat
Jl. Merdeka Selatan No. 10 Jakarta Pusat
Telp. : 021-3451279
HP : 087785333644
Email : ikalpusat@yahoo.com libracopa48@yahoo.com
Jakarta - Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas (IKAL) adalah wadah resmi satu-satunya organisasi, tempat berkumpulnya para alumni Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas), yang merupakan gabungan dari lulusan Program Pendidikan Singkat Angkatan (PPSA), Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) dan Program Pendidikan Pemantapan Nilai (Taplai) Kebangsaan. Jumlah alumni Lemhanas sejak berdiri tanggal 17 Maret 1978 sampai sekarang mencapai lebih dari 22 ribu orang, terdiri atas alumni lulusan 21 angkatan PPSA, 56 angkatan PPRA dan puluhan program pemantapan nilai kebangsaan.
Ketahanan Nasional adalah kondisi dinamik suatu bangsa, meliputi seluruh aspek kehidupan Nasional yang terintegrasi, berisi keuletan dan ketangguhan yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional dalam menghadapi dan mengatasi segala tantangan, ancaman, hambatan dan gangguan, baik yang datang dari luar maupun dari dalam, yang langsung maupun tidak langsung membahayakan integritas, identitas, kelangsungan hidup bangsa dan negara serta perjuangan mengejar tujuan Nasional.
Di berbagai kesempatan, Ketua Umum Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas, Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar menyatakan, pengabdian alumni IKAL hanya ditujukan pada kepentingan Bangsa dan Negara. “Jadi IKAL ini adalah organisasi tempat berkumpulnya para pemikir profesional yang berwatak pejuang dan berwawasan negarawan, yang pengabdiannya hanya ditujukan demi kepentingan bangsa dan Negara,“ Agum menandaskan.
Sampai dengan 40 tahun usianya tanggal 17 Maret 2018, IKAL telah melakukan berbagai kegiatan di bidang pengkajian masalah strategis, yang diterjemahkan di berbagai bentuk seperti seminar nasional, simposium, focus grup discussion, diskusi publik dan sarasehan, bersinergi dengan berbagai instansi dan lembaga di antaranya dengan Bank Indonesia melalui Seminar Nasional masalah ekonomi di perbatasan, diselenggarakan di Jakarta dan Pontianak Kalimantan Barat serta dengan Pusat Pengkajian Strategis Nasional PPSN di Jakarta.
Alumni IKAL juga aktif terlibat dalam kegiatan bhakti sosial masyarakat, berupa pengobatan gratis, penanaman pohon penghijauan, kepedulian terhadap anak yatim serta publikasi melalui pembuatan kompendium dan penerbitan majalah Telaah STRATEGI.
“Jika suatu bangsa ingin maju, maka harus memperhatikan tiga faktor penting, yakni pertama adanya semangat nasionalisme, yang kedua kualitas Sumber Daya Manusia – SDM dan yang ketiga sikap Disiplin,“ kata Agum Gumelar.
Sampai sekarang sudah berhasil terbentuk 11 Komisariat IKAL Propinsi, yakni di Papua, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Maluku, Sulawesi Tengah, Aceh, Sumatera Utara, Jawa Tengah, Sulawesi Utara, Jawa Barat dan Banten. Pimpinan IKAL hasil Musyawarah Nasional MUNAS ke III tahun 2015, secara maraton terus berupaya meningkatkan kualitas profesionalisme pengelolaan organisasi, disesuaikan dengan tuntutan jaman di era demokratisasi.
Alumni IKAL tidak hanya tersebar di berbagai daerah di Indonesia dengan beragam profesi, namun juga ada di manca negara, karena peserta pendidikan program di Lemhannas ada yang berasal dari mancanegara seperti Singapura, Malaysia, Thailand, Laos, Myanmar, Kamboja, Vietnam, Aljazair, Nigeria, dan Timor Leste.
Memperingati Hari Ulang Tahun ke 40 IKAL tahun 2018, dengan tema “Demokrasi Sehat Negara Kuat", Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas menggelar kegiatan *Reuni Akbar IKAL* yang dipusatkan di Balai Samudera Kelapa Gading Jakarta Utara, hari Senin tanggal 26 Maret 2018 pukul 19.OO WIB sampai selesai. Diharapkan, pada puncak peringatan HUT ke 40 Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas IKAL, akan hadir Presiden RI Joko Widodo.
Sebelumnya, hari Minggu tanggal 25 Maret 2018 mulai pukul 06.00 WIB diselenggarakan Fun Walk dan Bakti untuk Rakyat, berupa cek kesehatan jantung dan pengobatan gratis.
Ketua Umum PPWI Nasional, Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA, sebagai salah satu anggota IKAL menyampaikan harapannya agar kiranya para anggota IKAL benar-benar mampu menjadi pionir dalam mempertahankan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. "Harapan saya semoga setiap anggota IKAL menyadari posisi strategis yang diembannya, dan untuk itu mereka jangan sekali-kali terjebak dalam kontestasi yang mengandalkan primordialisme, politik identitas, dan menghindarkan diri dari konflik bernuansa SARA demi persatuan dan kesatuan bangsa," tegas alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 itu. (DS/Red)
Informasi:
Humas, Publikasi & Dokumentasi
IKAL Pusat
Jl. Merdeka Selatan No. 10 Jakarta Pusat
Telp. : 021-3451279
HP : 087785333644
Email : ikalpusat@yahoo.com libracopa48@yahoo.com
suaraindonesia1
-
3/24/2018 10:25:00 PM
WWW.SKRINEWS.COM, Bitung -(23, 03,2018) Setelah santap makanan di acara Konsolidasi Partai NASDEM yang dihadiri SURYA PALOH.56 orang diboyong ke rumah Sakit karena diduga keracunan makanan. Ruangan IGD RSUD kota Bitung, Sulawesi Utara,
Tak pelak RSUD Bitung menjadi ramai dengan kejadian tersebut.
Mendengar kabar ini, Wali Kota Bitung Max Lomban pun langsung ke RS mengecek kondisi korban yang diduga keracunan. Peristiwa ini terjadi pada Jumat (23/3/2018) siang.
korban yang datang kebanyakan merasa mual ,pusing dan muntah - muntah ,ada juga salah satu korban yang pingsan.
" Walikota Bitung memerintahkan ke pihak Rumah Sakit supaya ditangani dengan cepat, Saya bersyukur dari 56 pasien tadi, sekarang sisa 24 orang. Memang sih masih ada satu yang agak parah, masih diinfus. Semua dibiayai pemerintah menggunakan BPJS, masalah ini jadi pembelajaran kita."
24 orang yang masih dirawat terdiri dari 5 anak-anak, 2 pria, dan 17 perempuan di masa satu di antaranya masih diinfus.
Para korban keracunan diduga setelah memakan nasi kotak yang berisikan nasi putih, telur ayam rebus saus, ketimun, dan air mineral yang dibagikan pihak panitia usai acara Konsolidasi Partai NasDem di Kota Bitung.
Polres Bitung masih mengidentifikasi kasus ini,serta petugas BPOM juga sudah mengambil sample makanan yang dicurigai membuat keracunan tersebut
"Kemungkinan, satu-dua hari bisa ditunjukkan hasilnya. Belum bisa dikatakan adanya unsur kesengajaan. kasus ini masih dalam penyelidikan petugas dilapangan," ungkap ,Kapolres Bitung AKBP Philemon Ginting.
( Sur )
suaraindonesia1
-
3/24/2018 07:53:00 PM
SKRINEWS.Banyuwangi.Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan, perekonomian dan memudahkan akses guna kelancaran masyarakat petani dalam melakukan aktivitas dan terjalinnya kemanunggalan TNI dan Rakyat, Koramil 0825/04 Genteng bersama unsur Dinas Intansi terkait dan masyarakat melaksanakan Kerja Bakti pembersihan jalan penghubung yang terletak di Dusun Jepit, Dusun Kaliwadung dan Dusun Wadung Dollah Desa Kaligondo Kecamatan Genteng.
Kegiatan kerja bakti tersebut melibatkan unsur tiga pilar Desa Kaligondo, yaitu Babinsa di bantu personel Koramil 0825/04 Genteng, Babinkamtibmas, Kepala Desa dan masyarakat setempat guna melaksanakan kerya bakti gotong royong membuka jalan yang menghubungkan ketiga Dusun yang berada di Desa Kaligondo Kecamatan Genteng tersebut.
Dalam pelaksanaan kerja bakti jalan yang dikerjakan lebar 3 meter dan panjang 500 meter dilaksanakan secara gotong royong
Menurut Kapten Inf Mustohir Danramil 0825/04 Genteng mewakili Dandim 0825 Banyuwangi Letkol Inf Ruli Nuryanto mengatakan," Kami dari pihak TNI dari Koramil 0825/04 Genteng melalui Babinsa diwilayah Desa Binaannya memberikan apresiasi kepada para Babinsa yang bersinergi bersama unsur tiga pilar diwilayah telah mampu memberikan support kepada masyarakat untuk terus membangun Desa binaannya baik dilakukan secara perorangan sesuai tugas dan tanggung jawab terhadap desa binaannya maupun secara kelompok yang menerjunkan personel Koramil secara keseluruhan,"ungkapnya.
Kapten Inf Mustohir juga menambahkan dengan dilakukannya kerja bakti perbersihan jalan penghubung tersebut diharapkan akan menambah akses untuk meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat setempat dan kepada para Babinsa untuk selalu berbuat yang terbaik, tulus dan ikhlas dalam setiap membantu kesulitan masyarakat diwilayah tugas dan tanggung jawab Desa binaannya", imbuhnya(Pen25/Ynt)
Kegiatan kerja bakti tersebut melibatkan unsur tiga pilar Desa Kaligondo, yaitu Babinsa di bantu personel Koramil 0825/04 Genteng, Babinkamtibmas, Kepala Desa dan masyarakat setempat guna melaksanakan kerya bakti gotong royong membuka jalan yang menghubungkan ketiga Dusun yang berada di Desa Kaligondo Kecamatan Genteng tersebut.
Dalam pelaksanaan kerja bakti jalan yang dikerjakan lebar 3 meter dan panjang 500 meter dilaksanakan secara gotong royong
Menurut Kapten Inf Mustohir Danramil 0825/04 Genteng mewakili Dandim 0825 Banyuwangi Letkol Inf Ruli Nuryanto mengatakan," Kami dari pihak TNI dari Koramil 0825/04 Genteng melalui Babinsa diwilayah Desa Binaannya memberikan apresiasi kepada para Babinsa yang bersinergi bersama unsur tiga pilar diwilayah telah mampu memberikan support kepada masyarakat untuk terus membangun Desa binaannya baik dilakukan secara perorangan sesuai tugas dan tanggung jawab terhadap desa binaannya maupun secara kelompok yang menerjunkan personel Koramil secara keseluruhan,"ungkapnya.
Kapten Inf Mustohir juga menambahkan dengan dilakukannya kerja bakti perbersihan jalan penghubung tersebut diharapkan akan menambah akses untuk meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat setempat dan kepada para Babinsa untuk selalu berbuat yang terbaik, tulus dan ikhlas dalam setiap membantu kesulitan masyarakat diwilayah tugas dan tanggung jawab Desa binaannya", imbuhnya(Pen25/Ynt)
suaraindonesia1
-
3/24/2018 07:49:00 PM
SKRINEWS.Banyuwangi.Koramil 0825/01 Banyuwangi bekerjasama dengan Mirah Hotel, Indonesian Hotel General Manager Assosiation Profesional Integrity Networking ( IHGMA ) Chapter Jawa Timur (Jatim) dan Klatak Peduli, mengadakan kegiatan bakti sosial terhadap korban banjir bandang di Jalan Ternate Lingkungan Kebun Jeruk Rt 04, 05 Rw 03 Kanalan Kelurahan Lateng, Banyuwangi, Sabtu (24/3/2018), dengan membagikan paket sembako dan Bedah Rumah.
Kali ini, untuk bantuan bedah rumah, diberikan kepada Andri Sulistyo Wibowo ( 34 ), warga Rt 04 Rw 03 Lingkungan Kebun Jeruk Kelurahan Lateng yang rumahnya diterjang banjir bandang beberapa hari lalu
Acara tersebut karya bakti tersebut diikuti sekitar 100 orang, meliputi personel Koramil 0825/01 Banyuwangi yang dipimpin langsung oleh Kapten Arh Surahman Danramil 0825/01 Banyuwangi, Peltu Khusnul Abd. Hakim Bati Tuud Koramil 0825/01 Banyuwangi beserta anggota, Serka Riduwantoro Bati Bakti TNI Koramil 0825/01 Banyuwangi, Arief Baliawan Lurah Lateng bersama perangkat Kelurahan, Ketua Penggerak PKK Kelurahan Lateng, Sudarmaji Ketua BKM Kotaku Kelurahan Lateng, H. Fauzi Ketua Tanggap Bencana Kelurahan Lateng, Mufidah Ketua KPS Kecamatan Kalipuro, Rina Dwi Wahyuni anggota KPS Kecamatan Kalipuro, Ahmad Nursyam Jendral Manajer Mirah Hotel dan 20 orang Karyawan Mirah Hotel, Brigadir Teuku Rahmat Babinkamtibmas Kelurahan Klatak Kecamatan Kalipuro, Aipda Sudarselo Babinkamtibmas Kelurahan Lateng, Serda Suyono Babinsa Kelurahan Lateng dan warga sekitar.
Kepada media, Kapten Arh Surahman Danramil 0825/01 Banyuwangi mewakili Dandim 0825 Banyuwangi Letkol Inf Ruli Nuryanto mengatakan," Kegiatan bedah rumah tersebut yang dibantu oleh pihak Mirah Hotel ini tentu sangat memberikan manfaat bagi masyarakat yang terkena dampat korban bencana banjir bandang.
“Dalam pelaksanaan bedah rumah, bagi korban banjir bandang beberapa hari lalu, kami kerahkan Babinsa dan personel Koramil 0825/01 Banyuwangi untuk membantu pelaksanaan perbaikan bedah rumah warga yang rusak akibat diterjang banjir bandang tersebut,” jelasnya, (24/3).
Lebih lanjut, Kapten Arh Surahman Danramil 0825/01 Banyuwangi menambahkan kegiatan ini dilakukan bertujuan sebagai wujud Kemanunggal TNI-Rakyat dalam pelaksanaan tugas kewilayahan.
“karena ini adalah bagian tugas kami selain tugas pokoknya menjaga keutuhan Negara,” tambahnya.
Sementara itu Arief Baliawan Lurah Lateng mengatakan," Pelaksanaan Karya Bakti Bedah Rumah akibat Banjir Bandang ini kami sebagai Aparat Pemerintah mengucapkan terima kasih kepada Kominitas KPS dan Pihak Mirah Hotel, dan kepada pihak TNI dari Koramil 0825/01 Banyuwangi yang telah membantu tenaga pelaksanaan bedah rumah, mudah-mudahan apa yang diperbuat mendapatkan balasan dari Allah SWT, sehingga bagi warga kami bisa terbantu apa yang telah diupayakan oleh Komunitas KPS dan Mirah Hotel. Sekali lagi kami selalu aparat Pemerintah mengucapkan terima kasih kepada TNI dan pihak yang membantu meringankan beban kesulitan masyarakat kami,"ungkapnya.
Diketahui, serangkaian kegiatan dalam acara tersebut, diawali dengan acara selamatan tumpengan yang dipimpin oleh H. Fauzi Tokoh Masyarakat Kelurahan Lateng Banyuwangi, dilanjutkan dengan penyerahan bahan bangunan secara Simbolis serta pengalungan bunga oleh JM Mirah Hotel Ahmad Nursyam kepada penerima Bantuan Bedah rumah Andri Sulistyo Wibowo dan istri yang diikuti oleh Danramil, Lurah, KPS serta perwakilan Tokoh masyarakat, dan dilanjutkan dengan Apel dan doa yang dipimpin Kapten Arh Surahman Danramil 0825/01 Banyuwangi, kemudian pelaksanaan bedah rumah dimulai dengan bergotong royong mengerjakan pengecoran pemasangan pondasi Batako dengan tinggi 140 cm , dilanjutkan dengan pemasangan Calsiboat pembuatan WC dan tempat cuci piring.
Kemudian, untuk Pelaksanaan Karya Bakti bedah rumah kepada warga yang terkena musibah banjir bandang akan dilaksanakan hingga 1 hari kedepan, dengan pengerjaan pemasangan Keramik dan isi perabotan Rumah Tangga.
Dan rencananya setelah selesai pengerjaan bedah rumah, rencana penyerahan Bedah Rumah yang dibantu oleh KPS Kecamatan Kalipuro dan Mirah Hotel tersebut akan diserahkan oleh Wakil Bupati Banyuwangi, Yusuf Widiatmoko, S, Sos pada hari Senin 26 Maret 2018. (Pen25/Ynt)
Kali ini, untuk bantuan bedah rumah, diberikan kepada Andri Sulistyo Wibowo ( 34 ), warga Rt 04 Rw 03 Lingkungan Kebun Jeruk Kelurahan Lateng yang rumahnya diterjang banjir bandang beberapa hari lalu
Acara tersebut karya bakti tersebut diikuti sekitar 100 orang, meliputi personel Koramil 0825/01 Banyuwangi yang dipimpin langsung oleh Kapten Arh Surahman Danramil 0825/01 Banyuwangi, Peltu Khusnul Abd. Hakim Bati Tuud Koramil 0825/01 Banyuwangi beserta anggota, Serka Riduwantoro Bati Bakti TNI Koramil 0825/01 Banyuwangi, Arief Baliawan Lurah Lateng bersama perangkat Kelurahan, Ketua Penggerak PKK Kelurahan Lateng, Sudarmaji Ketua BKM Kotaku Kelurahan Lateng, H. Fauzi Ketua Tanggap Bencana Kelurahan Lateng, Mufidah Ketua KPS Kecamatan Kalipuro, Rina Dwi Wahyuni anggota KPS Kecamatan Kalipuro, Ahmad Nursyam Jendral Manajer Mirah Hotel dan 20 orang Karyawan Mirah Hotel, Brigadir Teuku Rahmat Babinkamtibmas Kelurahan Klatak Kecamatan Kalipuro, Aipda Sudarselo Babinkamtibmas Kelurahan Lateng, Serda Suyono Babinsa Kelurahan Lateng dan warga sekitar.
Kepada media, Kapten Arh Surahman Danramil 0825/01 Banyuwangi mewakili Dandim 0825 Banyuwangi Letkol Inf Ruli Nuryanto mengatakan," Kegiatan bedah rumah tersebut yang dibantu oleh pihak Mirah Hotel ini tentu sangat memberikan manfaat bagi masyarakat yang terkena dampat korban bencana banjir bandang.
“Dalam pelaksanaan bedah rumah, bagi korban banjir bandang beberapa hari lalu, kami kerahkan Babinsa dan personel Koramil 0825/01 Banyuwangi untuk membantu pelaksanaan perbaikan bedah rumah warga yang rusak akibat diterjang banjir bandang tersebut,” jelasnya, (24/3).
Lebih lanjut, Kapten Arh Surahman Danramil 0825/01 Banyuwangi menambahkan kegiatan ini dilakukan bertujuan sebagai wujud Kemanunggal TNI-Rakyat dalam pelaksanaan tugas kewilayahan.
“karena ini adalah bagian tugas kami selain tugas pokoknya menjaga keutuhan Negara,” tambahnya.
Sementara itu Arief Baliawan Lurah Lateng mengatakan," Pelaksanaan Karya Bakti Bedah Rumah akibat Banjir Bandang ini kami sebagai Aparat Pemerintah mengucapkan terima kasih kepada Kominitas KPS dan Pihak Mirah Hotel, dan kepada pihak TNI dari Koramil 0825/01 Banyuwangi yang telah membantu tenaga pelaksanaan bedah rumah, mudah-mudahan apa yang diperbuat mendapatkan balasan dari Allah SWT, sehingga bagi warga kami bisa terbantu apa yang telah diupayakan oleh Komunitas KPS dan Mirah Hotel. Sekali lagi kami selalu aparat Pemerintah mengucapkan terima kasih kepada TNI dan pihak yang membantu meringankan beban kesulitan masyarakat kami,"ungkapnya.
Diketahui, serangkaian kegiatan dalam acara tersebut, diawali dengan acara selamatan tumpengan yang dipimpin oleh H. Fauzi Tokoh Masyarakat Kelurahan Lateng Banyuwangi, dilanjutkan dengan penyerahan bahan bangunan secara Simbolis serta pengalungan bunga oleh JM Mirah Hotel Ahmad Nursyam kepada penerima Bantuan Bedah rumah Andri Sulistyo Wibowo dan istri yang diikuti oleh Danramil, Lurah, KPS serta perwakilan Tokoh masyarakat, dan dilanjutkan dengan Apel dan doa yang dipimpin Kapten Arh Surahman Danramil 0825/01 Banyuwangi, kemudian pelaksanaan bedah rumah dimulai dengan bergotong royong mengerjakan pengecoran pemasangan pondasi Batako dengan tinggi 140 cm , dilanjutkan dengan pemasangan Calsiboat pembuatan WC dan tempat cuci piring.
Kemudian, untuk Pelaksanaan Karya Bakti bedah rumah kepada warga yang terkena musibah banjir bandang akan dilaksanakan hingga 1 hari kedepan, dengan pengerjaan pemasangan Keramik dan isi perabotan Rumah Tangga.
Dan rencananya setelah selesai pengerjaan bedah rumah, rencana penyerahan Bedah Rumah yang dibantu oleh KPS Kecamatan Kalipuro dan Mirah Hotel tersebut akan diserahkan oleh Wakil Bupati Banyuwangi, Yusuf Widiatmoko, S, Sos pada hari Senin 26 Maret 2018. (Pen25/Ynt)
suaraindonesia1
-
3/24/2018 01:11:00 PM
Skrinews - MINUT, Berdasarkan dari hasil pengembangan dari penemuan 28 kaleng Sianida dan carbon super aktif di gudang milik ekspedisi PT Teru Tri Tunggal Cabang Manado di Kelurahan Sukur Kecamatan Airmadidi 16 Maret 2018 lalu, Polres Minahasa Utara (Minut) kembali mengamankan barang berbahaya berjenis sianida dan borak, Rabu (21/3/2018) siang sekira pukul 13 30 Wita, kemarin.
Kanit (Tipiter) Ipda Iwan Toani SH saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan tersebut.
Dibeberkannya, penangkapan ini, hasil dari pengembangan penahanan 28 colly pekan lalu, hingga kami berhasi menemukan 20 colly sianida yang dikemas dalam kaleng, dengan berat 50 kg, bersama 20 sak borak.
“Ini merupakan hasil pengembangan dari penahanan 28 kaleng Sianida dan carbon super aktif beberapa waktu lalu. Barang-barang tersebut kami temukan dalam kontainer dengan nomor ICBU 2490538 truk hino B 9131 AU yang dikirim dari jasa ekspedisi. Kami menghadang kontainer ini di Desa Treman, Kecamatan Kauditan, berawal dari informasi warga, dan barang bukti tersebut, langsung di bawa ke Polres,” jelasnya.
Menurut Toani, dalam pengecekan pada daftar barang, tercantum pemilik borak bernama Cliferd dan pemilik sianida bernama Haris tapi dalam daftar pemilik tertulis tablet kaporit.
“Kasus ini masih sementara dalam pengembangan. Setelah di tahan di Polres, kasus ini langsung diambil Polda,” ujarnya.
Terpisah Kapolres Minut AKBP Alfaris Pattiwael SIK MH membenarkan penangkapan tersebut.
“Pekan lalu kami sudah mengamankan 28 koli sianida dan saat ini kembali diamankan lagi, 20 koli sianida dan 20 sak borak,” katanya.
Ditambahkan Pattiwael, pihaknya masih terus melakukan pengembangan dalam kasus ini, jangan sampai masih ada lagi bahan berbahaya yang beredar di Minut.
“Apalagi tidak ada izin. Ataupun menuliskan dalam formulir pengiriman, bukan bahan berbahaya. Ini sudah pemalsuan dokumen. Untuk itu, kami akan terus melakukan pengembangan lagi,” tukasnya. (Buyung-Jemmy)
Kanit (Tipiter) Ipda Iwan Toani SH saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan tersebut.
Dibeberkannya, penangkapan ini, hasil dari pengembangan penahanan 28 colly pekan lalu, hingga kami berhasi menemukan 20 colly sianida yang dikemas dalam kaleng, dengan berat 50 kg, bersama 20 sak borak.
“Ini merupakan hasil pengembangan dari penahanan 28 kaleng Sianida dan carbon super aktif beberapa waktu lalu. Barang-barang tersebut kami temukan dalam kontainer dengan nomor ICBU 2490538 truk hino B 9131 AU yang dikirim dari jasa ekspedisi. Kami menghadang kontainer ini di Desa Treman, Kecamatan Kauditan, berawal dari informasi warga, dan barang bukti tersebut, langsung di bawa ke Polres,” jelasnya.
Menurut Toani, dalam pengecekan pada daftar barang, tercantum pemilik borak bernama Cliferd dan pemilik sianida bernama Haris tapi dalam daftar pemilik tertulis tablet kaporit.
“Kasus ini masih sementara dalam pengembangan. Setelah di tahan di Polres, kasus ini langsung diambil Polda,” ujarnya.
Terpisah Kapolres Minut AKBP Alfaris Pattiwael SIK MH membenarkan penangkapan tersebut.
“Pekan lalu kami sudah mengamankan 28 koli sianida dan saat ini kembali diamankan lagi, 20 koli sianida dan 20 sak borak,” katanya.
Ditambahkan Pattiwael, pihaknya masih terus melakukan pengembangan dalam kasus ini, jangan sampai masih ada lagi bahan berbahaya yang beredar di Minut.
“Apalagi tidak ada izin. Ataupun menuliskan dalam formulir pengiriman, bukan bahan berbahaya. Ini sudah pemalsuan dokumen. Untuk itu, kami akan terus melakukan pengembangan lagi,” tukasnya. (Buyung-Jemmy)
suaraindonesia1
-
3/24/2018 12:02:00 AM
WWW.SKRINEWS.COM, Bolsel- Dugaan penyelewengan Dana Dasar Desa tahun 2017 sekitar Rp.200.000.000 diDesa Duminanga Kecamatan Helumo Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan,Sulawesi Utara, kuat dugaan dilakukan oleh oknum Pejabat sementara Kepala Desa Duminanga berinisial (ED),”Jumat (23/3/18).
ditanggapi serius oleh Kordinator Indonesia Tengah Lembaga Anti Korupsi Republik Indonesia ( LAKRI ) Ahmad Derek Ismail.
Dilansir dari suaraindonesia.co, " Derek mendesak agar Kepala Kejaksaan Negeri Cabang Kotamobagu Dumoga-Bolsel.untuk segera memanggil dan memeriksa oknum PJS sangadi,Bendahara,Sekertaris dan Ketua tim Pelaksana Pekerjaan,(PPK) sebab masi menurut Derek berdasarkan hasil investigasinya dilapangan penggunaan DDS di Desa tersebut sarat dengan penyimpangan."
Dimana berdasarkan Buku APBDES Desa Duminanga 2017 tercantum beberapa barang untuk dibeli yang akan menjadi aset Desa. tetapi hingga berakhir tahun anggaran Barang yang tertuang pada buku tersebut tidak dibelanjakan, dengan adanya hal ini sekali lagi kami meminta agar Kepala Kejaksaan Negeri Cabang Dumoga-Bolsel untuk segera memanggil oknum-oknum tersebut dan jika terbukti bersalah,kiranya dapat diproses sesuai undang-undang yang berlaku,guna menjadi contoh kepada Kepala Desa lainnya untuk berhati-hati dalam pengelolaan keuangan negara.
Kepala Kejaksaan Negeri Cabang Dumoga-Bolsel Sumarni Larape SH.menjelaskan bahwa pihak kejaksaan akan segera menindak lanjuti dan jika terbukti , terjadi penyelewengan anggaran pada penggunaan anggaran Dana Desa tahun 2017 saya akan tindak tegas,”tutup Sumarni
(Andris Laiya )
Langganan:
Postingan
(
Atom
)
Postingan Populer
-
SBD,SuaraIndonesia1.Com,Telah terjadi musibah kebakaran yang menimpa warga desa Mali iha kecamatan Kodi Sumba Barat Daya Provinsi Nusa Tengg...
-
Tamiang Hulu- Suaraindonesia1com--Tak Terima Namanya Dicatut Dan Dipalsukan Tanda Tangannya 2 (dua) Warga Desa Bandar Setia Dusun Karang R...
-
Salah satu penerima manfaat RLH 2023 hingga 2024 haknya belum diberikan oleh pemerintah desa waitaru SBD - SuaraIndonesia1.Com, Kementerian ...
-
Tamiang Hulu- Suaraindonesia1com- Terkait Pemberitaan Pemalsuan Tanda Tangan 2 (dua) Warga Bandar Setia Dusun Karang Rejo Yang Berinisial S...
-
Nasional-Skrinews.Com.Bitung. Seiring terjadi Kejadian perkelahian antar kampung tinombala atas dan bawah, kecamatan maesa, kelurahan p...
-
GOWA - JAKARTA | SKRINEWS. COM/ Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan, "Alumni dari SMA Salis angkatan 85 Sung...
-
SBD,SuaraIndonesia1.Com,Program pemasangan meteran listrik gratis untuk masyarakat kurang mampu di Desa WeeKabala, Kecamatan Loura Sumba Bar...





















